
Pesan Dari Viky
"Aduh… adik kecilku ini sudah mengenal tempat seperti ini yah…" Jawab Viky dengan mengacak-acak rambut Vanteko Ma.
"Ini juga aku baru pertama kalinya ke sini kak… teman-teman aku yang mengajak aku ke sini…" Jawab Vanteko Ma mengelak sambil merapihkan rambutnya yang di acak-acak oleh Viky.
"Orang lain bisa kamu bohongi… tapi aku kakak kamu tidak bisa kamu bohongi seperti orang lain…" Jawab Viky, dan memang benar, bahwa Viky sudah tahu Vanteko, suka pergi ke tempat seperti ini.
"Apa kakak marah kepada aku… karena aku mengajak kakak ketempat seperti ini…?" Tanya Vanteko Ma dengan sedikit ragu-ragu karena takut Viky marah kepadanya.
"Aku tidak marah kamu membawa aku ke tempat seperti ini… tapi aku hanya bisa mengingatkan kepada kamu, jangan sampai kesalahan kakak kamu, di lakukan oleh kamu…" Jawab Viky, dan mengingatkan Vanteko Ma untuk tidak meniru kakaknya Cipto Ma.
Bagi Viky pergi ke tempat seperti ini adalah hal normal bagi semua orang, dan Viky tidak membencinya, tapi yang Viky tidak suka adalah cara pemaksaan untuk dapat menikmati tubuh seorang wanita, karena wanita itu bukan untuk di paksa tapi untuk di sayang.
"Aku tahu kak… dan aku juga selalu mengingat tentang pesan kakak dari dulu… cintai dan sayangi wanita dengan tulus, setelah mereka merasa nyaman, apa pun akan mereka berikan untuk kita… dan jangan tinggalkan mereka, kecuali mereka ingin pergi dari kita…" Jawab Vanteko Ma dengan percaya diri dan bangga karena masih mengingat tetang pesan dari Viky, yang Viky katakan kepadanya dulu.
"Baguslah kalau kamu masih mengingat tentang hal itu… tapi kamu jangan hanya mengingatnya tapi juga kamu harus terapkan kepada diri kamu… setelah kamu, maka ajaklah orang-orang yang berada di dekat kamu… namun jika sampai kamu ketahuan memaksa seorang perempuan… kamu akan tahu sendiri akibatnya…" Jawab Viky dengan memberikan sedikit peringatan kepada Vanteko Ma.
"He… he… he…" Vanteko Ma hanya menjawab dengan sebuah senyuman.
Mereka pun telah sampai di sebuah ruangan yang mana di dalam ruangan tersebut terdengar musik yang lebih keras lagi dari pada di luar, dan di ruangan tersebut pun terdapat banyak lampu berwarna warni yang berkelap-kelip, serta di sana sudah banyak orang, ada yang mengobrol sambil minum, ada yang sedang menikmati musik sambil berjoged di area tengah, dan ada juga yang hanya berjalan-jalan mencari teman untuk mereka ajak ngobrol dan menemani mereka atau mereka berjalan-jalan untuk mencari orang yang akan membayarkan minuman yang dia minum, untuk yang terakhir mungkin hanya bisa berlaku untuk perempuan saja.
Mereka berdua tidak tinggal diam di tempat tersebut, dan hanya melawati tempat tersebut dan masuk lebih ke dalam lagi. tidak sedikit wanita yang menyapa kepada Viky, dan mengajak Viky untuk menemani mereka, tapi Viky tidak memperdulikan mereka, dan terus berjalan mengikuti Vanteko Ma.
__ADS_1
Kemudian mereka berdua sampai di sebuah pintu yang di mana pintu tersebut di jaga oleh dua orang pria yang berbadan besar dan terlihat cukup kekar.
"Silahkan Tuan…" Ucap Kedua pria tersebut dengan kompak dan mempersilahkan Vanteko Ma masuk serta membukakan pintu untuk Vanteko Ma, namun di saat Viky akan masuk, dia di hentikan oleh si penjaga.
"Dia adalah Temanku…" Ucap Vanteko Ma melihat ke arah kedua penjaga tersebut.
"Maaf Tuan… silahkan…" Ucap penjaga tersebut segera meminta maaf dan mempersilahkan Viky untuk masuk.
Ruangan yang baru saja di masuki oleh Viky dan juga Vanteko Ma sangat berbeda dengan ruangan sebelumnya, ruangan tersebut sangat tenang, dan suara musik yang keras dari ruangan tadi tidak terdengar lagi setelah si penjaga menutup pintunya kembali,
"Teko ruangan apa lagi ini…? kamu ingin membawa aku kemana…?" Tanya Viky kepada Vanteko Ma, yang terus berjalan masuk lebih dalam lagi, Viky melihat sekeliling dan di sana terdapat banyak pintu yang entah ada apa di balik pintu tersebut, namun dia tidak menanyakan tetang apa fungsi dari pintu itu dan apa yang ada di balik pintu tersebut, serta di setiap pintu tertulis sebuah angka dan entah apa fungsi dari angkat tersebut.
"Ini adalah ruangan khusus Kak… ruangan ini lebih privat lagi… dan untuk masuk ke sini juga memerlukan akses khusus, jadi tidak sembarang orang bisa masuk ke sini… " Ucap Vanteko Ma menjelaskan kembali kepada Viky.
"Oh seperti itu… kamu bilang tadi kamu baru pertama ke sini… tapi kenapa tadi kamu bisa masuk ke sini dengan mudah, dan si penjaga melarang aku untuk masuk…?" Ucap Viky kembali bertanya kepada Vanteko Ma.
"Baguslah… dari kapan kamu menjalankan bisnis ini… apa kamu tidak ingin bisnis ini berkembang…?" Ucap Viky kembali bertanya kepada Viky.
"Sekitar 1 tahun lebih kak… maka dari itu aku mengundang kakak ke sini untuk membicarakan hal ini… aku ingin mengembangkan bisnis ini, tapi aku tidak tahu harus memulai dari mana…" Jawab Vanteko Ma.
"Aku tidak terlalu mengerti soal bisnis… tapi untuk masalah keamanan disini sangat kurang dan jauh dari kata cukup, kamu bilang ini ruangan khusus tapi kamu hanya menempatkan dua orang penjaga keamanan di sana… dan selama aku berjalan ke sini, hanya menemukan dua penjaga keamanan tadi… dan di ruangan tadi tidak ada satu pun penjaga keamañan yang berpatroli di sana…" Ucap Viky mengomentari tempat tersebut.
Dan memang benar keamanan di sana sangat kurang, tapi hal itu di lakukan karena tempat tersebut sangat tertutup hanya sedikit orang yang mengetahui tempat tersebut dan hanya sedikit orang yang mengetahui caranya untuk bisa masuk ke sana, jika orang yang tidak tahu dengan tempat ini, mereka pasti hanya akan menilai bahwa tempat ini hanya sebuah restoran biasa.
__ADS_1
Cukup dalam dan lama mereka berjalan dan akhirnya mereka sampai di sebuah pintu yang cukup besar, dan di pintu tersebut tertulis sebuah angka 18. Vanteko Ma membuka pintu tersebut dan di dalam ruangan tersebut terlihat ada beberapa orang laki-laki dan perempuan yang tengah mengobrol, ketika pintu tersebut terbuka, semua orang dengan serempak melihat ke arah pintu.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...