Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 223 Kesempatan Dan Latihan


__ADS_3

Kesempatan Dan Latihan


Edi Zhou sedikit terkejut setelah mendengar kata-kata dari Viky barusan, bukan masalah proyeknya tapi masalah dia memanggil nama Deky secara langsung, dan Viky juga bilang dia tidak akan turun tangan secara langsung. di pikiran dia bahwa tuan Besar dari Octa Grup dan Lord Jendral adalah orang yang berbeda, tapi di saat ini kenyataan tidak sama dengan apa yang dia pikirkan.


Awalnya Edi Zhou ingin berlindung di balik salah satu orang besar tersebut, jika Lord Jendral tidak bisa melindunginya maka Tuan besar dari Octa Grup adalah solusinya.


"Maaf Tuan Viky… sebelum membahas yang lain… apa boleh aku bertanya terlebih dahulu…?" Ucap Edi bertanya dan meminta ijin untuk bertanya kepada Viky.


"Silahkan… jika kamu berhak mengetahui jawaban atas pertanyaan kamu maka aku akan menjawabnya dan memberitahukan apa yang kamu mau tahu…" Jawab Viky dengan santai.


"Aku minta maaf sebelumnya… jika tuan Viky tidak mau menjawab pertanyaan dari saya tidak apa-apa… tapi jika saya boleh tahu, Lord Jendral dan Tuan Besar dari Octa Grup adalah orang yang sama yaitu tuan…? aku hanya ingin memastikannya saja tidak ada niat lain…" Jawab Edi bertanya namun ada sedikit rasa takut kepada Viky, takut menyinggung Viky.


"He… he… he… Tuan Edi… tuan Edi hal seperti itu saja anda perlu bertanya seserius itu… aku kira ingin bertanya apa… yah baik itu Lord Jendral atau Tuan Besar yang tuan Edi maksud adalah aku… mungkin hanya sebagian orang yang tahu tetang hal itu… karena aku juga tidak sembarangan memberitahukan hal itu… belum saatnya aku mengatakan semuanya di depan umum…" Jawab Viky dengan tersenyum kepada Edi, dan menjelaskan apa yang Edi ingin tahu.


"Baik tuan… untuk ke 2 rencana tuan, setelah ini aku akan memberitahukan kepada jajaran aku, untuk mempermudah dan mempercepat semua perijinan yang di perlu kan…" Jawab Edi dengan sedikit terburu-buru dan terdengar dari nada Edi ada nada bahagian.


Kenapa tidak, karena dia tidak perlu melakukan hal lain untuk dapat berlindung dari orang besar yang berada di depannya, dan dia juga tidak perlu memilih salah satu orang besar tersebut keran ke 2 orang besar yang di isukan adalah orang yang sama.


"Terima kasih tuan Edi… mungkin kedepannya aku akan selalu merepotkan tuan Edi…" Jawab Viky dengan sopan kepada Edi tapi aura seorang Lord Jendral masih terpancar dari tubuh Viky.


"Tidak perlu seperti itu tuan Viky… aku juga tidak merasa di repot kan oleh tuan Viky… karena yang tuan Viky lakukan juga untuk kemajuan Kota Taraka ini…" Jawab Edi dengan sedikit tidak enak oleh Viky.


Dari arah pintu masuk Ritz sudah kembali ke sana dan di ikuti oleh Jeri Neo di belakangnya, namun raut wajah Jeri terlihat sangat kusut dan suram.


"Lord… perintah dari Lord sudah saya laksanakan…" Ucap Ritz setelah dia berada di dekat Viky yang tengah duduk di kursi.


"Baiklah… terima kasih, jika kamu ada kerjaan, kamu tidak usah menemani aku di sini… tapi jika tidak, kamu bisa di sini bersama kami, sampai acara utamanya di mulai…" Jawab Viky.


"Tidak Lord… semua persiapan sudah selesai, hanya tinggal menunggu acara utamanya di mulai…" Jawab Ritz.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu… setelah urusan aku dengan Jeri selesai, ada hal yang ingin aku bicarakan dengan kalian semua…" Jawab Viky, dengan melihat ke arah Ritz dan yang lainnya.


"Jeri… aku bukan orang jahat tapi aku juga bukan orang yang baik… hanya saja aku bisa menempatkan kepada siapa aku harus berbuat baik atau jahat… kamu adalah seorang ahli bela diri, kamu pasti sudah tahukan jika pusat energi seseorang yang melatih energi di hancurkan maka akibatnya adalah sebuah kematian yang sangat menyakitkan… karena kamu adalah saudara sedarah dari istriku, maka aku akan memberi kamu sebuah kesempatan… tapi jika itu juga kamu mau mengambilnya…" Ucap Viky menatap tajam ke arah Jeri.


"Terima kasih Lord… atas kebaikan yang Lord berikan kepada saya… saya sungguh minta maaf atas kejadian yang terjadi dulu… dan untuk kesempatan yang Lord berikan aku akan mengambilnya… apa pun yang harus aku lakukan aku siap menjalaninya…" Jawab Jeri dengan nada yang sopan, namun di kalimat terakhir nadanya penuh dengan tekad yang membara.


"Aku hanya akan memberikan sebuah jalan kepada kamu… setelah itu, hanya bagaimana kamu saja, apa kamu sanggup melewatinya atau tidak, yang jelas jika kamu tidak bisa melawati nya maka kematian sudah jelas berada di depan mata…" Jawab Viky sedikit menjelaskan kepada Jeri tentang resiko yang akan terjadi.


"Tidak apa-apa Lord… apa pun resikonya akan aku jalani… walau kegagalan adalah sebuah kematian, lebih baik berusaha terlebih dulu dari pada tidak sama sekali…" Jawab Jeri.


"Bagus aku sangat suka dengan jawaban kamu… seorang prajurit harus berpikir seperti itu… mencoba yang terbaik, untuk hasil adalah urusan lain…" Jawab Viky.


"Kamu cari bahan obat yang tertulis kertas ini… dan kamu lakukan semua arahan dan petunjuk dari buku ini setelah kamu mendapatkan semua bahan obat yang aku tulis di kertas… jika kamu sudah melakukan semuanya sesuai petunjuk yang ada, dan kamu masih hidup… kamu cari aku untuk langkah selanjutnya…" Ucap Viky dengan mengeluarkan secarik kertas dan sebuah buku kecil dari dalam sakunya dan menaruhnya di atas meja.


"Terima kasih Lord… terima kasih Rere…" Ucap Jeri dengan terus menerus mengucapkan terima kasih kepada Viky dan juga Rere, sambil bersujud dan membenturkan kepalanya ke lantai, dia juga mengerti dengan apa yang Viky katakan, karena semua prosesnya tidak mudah maka Viky mengatakan bahwa jika masih hidup bisa pergi mencari Viky.


"Sudahlah… kamu cepat ambil buku dan kertasnya sebelum aku berubah pikiran kembali…" Ucap Viky dengan sedikit mengancam kepada Jeri.


"Baiklah… satu urusan sudah selesai… sekarang kita tinggal membahas siapa saja orang yang akan kita ambil untuk kita latih…"Lanjut Viky berkata dengan melihat ke arah orang-orangnya, dan Edi juga hanya bisa terdiam karena dia juga tidak tahu menahu dengan semua kejadian yang terjadi.


"Ijin menjawab Lord… ini adalah daftar nama-nama yang sudah aku pilih, jumlahnya hanya ada 330 orang…" Ucap Ritz dengan menyerahkan beberapa lembar kertas kepada Viky, yang bertuliskan nama-nama orang yang dia pilih.


"Aku juga sudah memilih beberapa orang Lord… hanya saja orang yang aku pilih hanya sedikit… jumlahnya hanya ada 120 orang…" Timpal Eagle dengan menyerahkan sebuah kertas kepada Viky.


Setelah Eagle selesai berkata, kemudian di susul oleh Lion yang memilih 250 orang, dan Jaguar memilih 430 orang, dan Tiger memilih paling banyak dengan jumlah 850 orang, karena dia adalah seorang pelatih jadi dia bisa membedakan mana yang bisa di latih dengan mudah mana yang akan mengalami kesulitan saat berlatih


"Aku hanya memilih 5 orang Lord… aku sudah mengecek ke 5 orang ini, dan mereka ber 5 sedikit berbeda dari yang lain… jika di ijinkan aku akan mengajarinya sedikit kemapuan aku kepada ke 5 orang ini…" Ucap Cheetah meminta ijin kepada Viky, dan menyerahkan selembar kertas kepada Viky.


"Baiklah… jadi jumlah keseluruhannya adalah 1985… tapi apa kalian sudah mengecek kembali daftar nama-nama yang ada di sini… aku takut kalian memilih nama yang sama…" Jawab Viky dengan melihat-lihat daftar nama yang ada di kertas yang di berikan oleh semua orang kepadanya.

__ADS_1


"Sudah Lord… semuanya sudah kami cek kembali dan kami juga sudah memisahkan semua orang yang ada di dalam daftar tersebut untuk membuat barisan baru di lapangan…" Jawab Eagle atas pertanyaan Viky.


"Baguslah kalau begitu… dan untuk Cheetah kamu bisa mengajari sedikit kemampuan yang kamu miliki kepada ke 5 orang yang kamu pilih ini…" Jawab Viky, kemudian dia melihat ke arah Cheetah dan memberikan ijin untuk melatih ke 5 orang yang Cheetah pilih untuk di latih secara khusus, karena untuk melatih kemampuan seperti Cheetah memerlukan kualifikasi khusus jadi tidak bisa sembarang orang memilih untuk di latih.


"Untuk menggenapkan orang yang akan kita latih agar berjumlah 2000 orang… Aldo, nanti kamu bisa memilih 10 orang yang ada, dan mungkin aku juga akan memilih 5 orang sisanya… jika ke 5 orang ini mempunyai ukuran yang pas maka aku sendiri yang akan memberikan latihan tambahan untuk mereka dan nantinya ke 5 orang ini akan menjadi pemimpin dari orang-orang yang akan kita latih…" Lanjut Viky berkata, dan juga memberikan perintah kepada Aldo untuk memilih orang juga.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2