Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 318 Hasil dari Misi Eagle dan Cheetah


__ADS_3

Hasil dari Misi Eagle dan Cheetah


Dengan kecepatan yang cukup cepat dan stabil juga tidak membahayakan pengendara lain, Viky akhirnya tiba di tempat latihan dengan cukup cepat.


Di sana semua orang sudah berbaris dengan sangat rapih menunggu kedatangan Viky. walau pun berbeda tujuan, yang mana awalnya mereka semua menunggu Viky untuk memulai acara pertarungan persahabatan, akan tetapi saat ini mereka semua sedang menunggu instruksi selanjutnya dari Viky, dan mereka semua juga sudah mengenakan seragam serta senjata yang cukup lengkap.


Beberapa menit yang lalu Cheetah sudah memberikan instruksi kepada semua orang untuk bersiap dengan seragam dan senjata lengkap, dan menunggu instruksi selanjutnya, serta menunggu kedatangan Viky.


Ketika Viky turun dari mobil, Aldo, Lion, Tiger, Jaguar, Vanteko Ma, Dewi, Dadan Ling, dan ke 5 orang lainnya dengan segera menyambut kedatangan Viky namun di sana tidak ada Eagle dan juga Cheetah, karena Eagle masih berada di luar sedang menjalankan misinya, dan Cheetah masih berada di dalam ruangan khusus miliknya untuk melacak keberadaan Rere.


"Salam Lord…" Ucap Aldo dan 11 orang lainnya dengan serempak namun mereka semua juga tanpa sadar berlutut di hadapan Viky karena merasakan aura seorang Lord yang keluar dari tubuh Viky, Viky berjalan melewati semua orang yang sedang berlutut, dengan aura seorang Lord, dia berjalan menuju ke depan rumah yang ada di sana, mata semua orang melihat ke arah Viky, dari saat turun dari mobil hingga berdiri tepat di depan rumah.


Vanteko Ma, Dewi, Dadan Ling dan 5 orang lainnya pun masuk ke dalam barisan dan mereka semua berdiri di barisan depan, Aldo dan ke 3 pilar mereka semua menghampiri Viky yang sedang berdiri di depan rumah atau Basecamp tempat pelatihan, dan berdiri di belakang Viky.


"Untuk acara adu kekuatan, mungkin akan di undur untuk sementara atau bisa jadi di batalkan… walau pun begitu, aku dan Tiger sudah mempunyai 20 nama yang tingkat kekuatannya berada di atas rata-rata kalian… dan orang-orang ini yang akan menjadi seorang pemimpin yang membawahi sekitar 100 orang…" Ucap Viky dengan melihat ke arah semua orang.


"Dan untuk sekarang kita menunggu terlebih dulu bagaimana hasil yang di dapat oleh Cheetah dan menentukan langkah apa yang akan kita ambil…" Lanjut Viky dengan memberikan sebuah instruksi lain kepada semua orang.


Kemudian dia berbalik dan berjalan menuju kursi utama yang sudah di siapkan sebelumnya, Aldo dan ke 3 pilar pun mengikuti Viky, dan ikut duduk di kursi kosong yang ada di sana, dengan sebuah meja bundar di depan mereka.


Di saat semua orang tengah menunggu Cheetah keluar dari dalam rumah, dari arah samping rumah, Eagle keluar, dengan raut wajah yang sedikit bingung dia berjalan menuju ke arah Viky dan sesekali melihat ke arah semua orang yang sudah bersiap dengan senjata lengkap.


"Salam Lord…" Ucap Eagle, dengan berlutut di hadapan Viky, namun raut wajahnya masih terlihat sangat bingung, karena dia belum tahu apa yang sedang terjadi di sana.


"Eagle… berdiri lah… dan duduk di sini" Jawab Viky dengan memberikan perintah kepada Eagle untuk berdiri dan duduk di kursi yang kosong yang berada di sebelahnya.

__ADS_1


"Baik Lord…" Jawab Eagle sambil berdiri dan berjalan ke arah kursi yang kosong.


"Bagus… kepergian kamu tidak sia-sia dan membuahkan hasil yang cukup memuaskan, kamu sekarang sudah bisa sepenuhnya mengendalikan kekuatan pada tingkat Lord dengan baik…" Ucap Viky setelah Eagle duduk dan dia bisa merasakan aura tingkat Lord dari Eagle lebih stabil dari sebelumnya, walau pun hanya keluar sedikit tapi dia sudah bisa merasakannya.


"Ini semua berkat pengarahan dan juga petunjuk dari Lord… tanpa adanya Lord, aku tidak akan bisa mencapai tahap seperti sekarang ini… tapi misi yang di berikan oleh Lord kepada saya… saya hanya bisa mendapatkan 3 dari 4 tanaman yang Lord perintahkan untuk mendapatkannya… maaf Lord saya tidak bisa menyelesaikan semua Lord…" Jawab Eagle, namun di kalimat terakhir nada Eagle terdengar penuh dengan kekecewaan, dia sangat kecewa kepada dirinya karena tidak berhasil menjalankan misi dari Viky dengan tuntas.


"Tidak apa-apa… untuk ke 4 tanaman tersebut memang tidak terlalu penting untuk sekarang… dan tujuan aku dari awal hanya ingin kamu bisa mengontrol dengan baik kekuatan pada tingkat Lord, dan sekarang kamu sudah bisa mengontrolnya dengan baik… untuk masalah tanaman itu, hanyalah sebuah bonus dari pelatihan kamu… jadi tanaman apa saja yang bisa kamu dapatkan…?" Jawab Viky menjelaskan kepada Eagle tentang tujuan awal dia, dan dia bertanya tentang tanaman apa yang Eagle bisa dapatkan.


"Aku sudah menyimpannya di belakang Lord… karena kemarin Lord tidak mengatakan seberapa banyak aku harus mengambil tanaman ini, jadi aku mengambilnya sebanyak yang bisa aku ambil… dan ini 1 tangkai yang aku ambil dari belakang dari setiap tanaman yang aku bawah… ini adalah bunga Cantigi, ini bunga Telang biru, dan ini bunga Verbena Ungu…" Jawab Eagle dengan mengeluarkan 3 tangkai bunga, dari kantong yang dia bawah tadi, dengan nada yang sedikit lega karena Viky tidak mempermasalahkan tentang kegagalan dalam misinya.


"Keberuntungan kamu memang sangat bagus… ke 3 bunga ini adalah yang paling sulit di dapatkan, karena ke 3 bunga ini, tumbuh tanpa ada waktu yang bisa di tentukan ke 3 bunga ini bisa tumbuh di musim hujan tau bisa jadi di musim panas, jadi untuk mendapatkan ke 3 bunga ini hanya bisa mengandalkan keberuntungan saja… dan untuk tanaman bunga Edelweis putih, hanya bisa tumbuh di musim hujan dan ketika nanti sudah masuk musim hujan maka akan ada banyak tanaman ini di pasaran, selain dari musim hujan, sampai ke ujung dunia pun aku rasa akan sulit untuk mendapatkannya…" Jawab Viky dengan mengambil ke 3 tangkai bunga yang di berikan oleh Eagle.


"Lord… jika boleh saya tahu, kenapa semua orang menggunakan senjata lengkap, apa akan ada perang lagi…?" Ucap Eagle bertanya, dengan melirik ke arah semua orang yang berbaris dengan rapih serta dengan senjata yang lengkap.


"Aku bingung harus menjelaskannya dari mana… yang pasti, untuk sekarang, kita tidak bisa bersembunyi lagi, karena musuh sudah bergerak dan menangkap Rere…" Jawab Viky, sedikit menjelaskan kepada Eagle atas situasi yang terjadi.


Ketika Viky akan berkata untuk menenangkan semua orang, dari dalam rumah Cheetah keluar dengan membawa sebuah dokumen di tangannya.


"Salam Lord…" Ucap Cheetah dengan posisi berlutut di hadapan Viky.


"Cheetah… berdirilah… dan katakan apa yang sudah kamu dapatkan…" Jawab Viky memberikan perintah kepada Cheetah.


"Baik Lord… ini adalah hasil yang aku dapatkan…" Jawab Cheetah dengan berdiri dan menyerahkan dokumen yang di pegang kepada Viky, dengan berisi beberapa lembar foto di dalamnya.


"Untuk lokasi pasti Ratu berada di mana, aku tidak bisa melacaknya dengan peralatan yang ada di sini sekarang, karena orang yang menangkap Ratu sudah bersiap dan memasang anti pelacakan dan anti pelacak yang mereka miliki bisa di bilang sangat canggih, bisa menutupi wilayah dengan radius 1 kilo meter, bisa di bilang mereka semua sudah bersiap untuk melawan kita, tapi hal ini juga secara tidak langsung memberitahukan kepada kita tentang lokasi mereka… hanya saja kita harus menyisir secara manual wilayah tersebut untuk menyelematkan Ratu… namun kita tidak tahu apa yang ada di dalam radius 1 kilo meter tersebut… bisa jadi banyak jebakan atau ada banyak musuh yang sedang menunggu kedatangan kita dan menyergap kita di saat kita sedikit lengah…" Lanjut Cheetah berkata dan menjelaskan atas apa yang dia dapatkan.

__ADS_1


"Untuk hal itu memang di lakukan oleh orang yang memiliki kemampuan di bidang ini, tapi untuk yang menyimpan surat di hotel serta yang mengirim surat ke Octa Grup… mereka seperti dengan sengaja memberitahukan kepada kita siapa pelaku dari semua itu… karena jejak rekaman vidio CCTV masih ada dan belum di hapus dan pelakunya adalah Cipto Ma dan juga Rahma Neo… aku tidak tahu hubungan mereka ber 2 dengan orang yang berada di balik semua ini apa…" Lanjut Cheetah dengan memberikan dokumen lain kepada Viky, yang mana di dalamnya terdapat beberapa foto Cipto Ma yang sedang memberikan sesuatu kepada penjaga keamanan yang ada di Octa Grup dan juga Rahma Neo yang sedang berada di depan sebuah pintu kamar hotel, walau pun wajah mereka tidak nampak terlalu jelas di foto, tapi dengan kemampuan Cheetah identitas yang ada di foto tersebut bisa dengan mudah di ketahui.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2