Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 126 Citra Mengajak Makan Malam


__ADS_3

Citra Mengajak Makan Malam


"Baik Lord… besok malam aku akan pergi makan malam dengan dia…" Jawab Aldo atas saran dari Viky.


"Baguslah… dan aku sarankan agar kamu tidak terlalu kaku, coba lah rileks dan nikmati suasana yang ada sama seperti saat kamu berolah raga, bersenang-senang lah dengan dia… dan untuk malam ini, kita akan pergi makan malam di kediaman Keluarga Ma… kita akan bersenang-senang di sana…" Jawab Aldo.


"Baik Lord, akan aku coba bersenang-senang dengan dia…" Jawan Aldo dengan sedikit tersenyum.


"Tapi aku kurang yakin jika kamu akan bersenang-senang dengan dia… dan perlu kamu ingat maksud dari aku bersenang-senang dengan Citra berbeda dengan bersenang-senang dengan Keluarga Ma…" Ucap Viky dengan sedikit curiga kepada Aldo, karena pasti pemikiran Aldo akan di anggap sama.


"Memang apa bedanya Lord… kan ke 2 2 nya sama-sama bersenang-senang…" Jawab Aldo dengan polosnya.


"Jelas berbeda… namun aku tidak dapat menjelaskan apa perbedaannya kepada kamu, kamu ikutin saja apa yang Citra mau, nanti juga kamu akan mendapatkan jawabannya, dan nanti aku akan berbicara kepada Citra terlebih dahulu biar tidak terjadi salah paham di antar kalian berdua…" Ucap Viky, dia bingung harus menjelaskan seperti apa kepada Aldo.


"Baik… terima kasih Lord…" Jawab Aldo.


Viky dan Aldo sudah sampai di lantai atas, dan lantai tersebut hanya memiliki satu ruangan yang mana ruangan tersebut di buat khusus untuk Viky, namun selama Octa Grup di dirikan ruangan tersebut tidak pernah di pakai dan lampunya pun tidak pernah di nyalakan, sampai pada akhirnya Viky datang dan lantai paling atas ini di gunakan


Di dalam ruangan tersebut terdapat Rere yang tengah serius mempelajari beberapa dokumen tentang Octa Grup. Viky dan Aldo duduk di sebuah kursi dan tidak mengganggu Rere yang tengah serius mempelajari dokumen yang ada.


Viky menatap ke arah Rere, melihat dengan seksama kecantikan yang Rere miliki.


"Di saat kamu serius seperti ini, kamu terlihat lebih cantik lagi, memang tidak salah, banyak orang yang menginginkan kamu…" Gumam Viky melihat ke arah Rere.


"Viky… sejak kapan kamu berada di sini… kenapa kamu tidak berbicara dan diam saja…" Ucap Rere yang baru menyadari bahwa di ruangan tersebut sudah ada Viky dan juga Aldo.


"Aku baru saja berada di sini, aku tidak mau mengganggu kamu, jadi aku diam saja dari tadi dan memperhatikan kamu yang tengah serius mempelajari beberapa dokumen yang ada…" Jawab Viky kepada Rere.


"Bagaimana dengan kondisi perut kamu, apa masih terasa sakit…?" Lanjut Viky bertanya.


"Masih ada sedikit rasa perih, tapi tidak terlalu perih seperti tadi pagi…" Jawab Rere, dan berjalan ke arah Viky, dan duduk di dekat Viky.

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu… jadi apa yang kamu dapat dari semua dokumen yang kamu baca…?" Tanya Viky kepada Rere, dan mengelus lembut kepala Rere.


"Aku sudah sedikit memahami tentang Octa Grup, namun ada beberapa hal yang membuat aku aneh…" Jawab Rere, dengan raut wajah bingung.


"Apa yang membuat kamu bingung…?" Tanya Viky kembali.


"Dari semua dokumen yang aku pelajari, kenapa kontrak kerja sama yang di ajukan hampir kebanyakan dari perusahaan yang sama, padahal banyak perusahaan yang lebih kompeten dari yang mengajukan kerja sama…" Ucap Rere menjelaskan kepada Viky atas kebingungan dia.


"Oh seperti itu… baguslah kalau kamu sudah mengerti sampai di situ, dan semua pengajuan kontrak kerja sama itu akan di batalkan dan di gantikan dengan kontrak kerja sama yang baru…" Jawab Viky.


"Kalau semua kontrak kerja itu di batalkan kenapa kamu menyuruh aku untuk mempelajari semua kontrak kerja ini…" Ucap Rere dengan nada yang sedikit kesal kepada Viky.


"Aku hanya ingin tahu kamu menyadari hal aneh yang terjadi atau tidak… dan bagusnya kamu bisa menyadarinya…" Ucap Viky menjelaskan maksudnya kepada Rere.


"Terserah kamu saja, aku tadi sudah sangat serius mempelajari semua dokumen yang ada, kamu dengan gampangnya menggagalkan semua kontrak kerja sama itu…" Ucap Rere dengan sedikit ketua kepada Viky.


"Iya… Iya… aku minta maaf… tapi walau pun begitu, kamu juga mendapatkan sebuah pelajaran jadi semua itu tidak sia-sia kan…" Ucap Viky membela dan merayu Rere agar tidak marah lagi kepadanya.


"Tok… tok… tok…" Dari arah pintu terdengar ada yang mengetuk pintu.


Dan orang yang mengetuk pintu tersebut adalah Deky, Deky kemudian masuk ke dalam ruangan tersebut setelah di persilahkan masuk oleh Viky, dan dia saat ini tidak sendirian, di belakangnya ada 3 orang laki-laki yang mengikuti Deky, 3 laki-laki ini terlihat sangat kacau, pakaian yang mereka pakai sangat kotor dan sudah robek, serta badan mereka bertiga juga terlihat kotor, intinya kondisi ke 3 laki-laki tersebut sangat mengenaskan dan sangat memprihatinkan.


"Tuan ini adalah 3 orang penjaga yang aku simpan di gudang bawah tanah…" Ucap Deky setelah berada di depan Viky, dan menunjuk kepada 3 orang yang di bawanya.


"Baiklah… kita tunggu saja wanita tadi kembali ke sini dan tanyakan siapa di antar mereka bertiga suami dari si wanita itu…" Jawab Viky.


3 Orang tersebut setelah melihat Viky yang duduk di sana, dengan reflek mereka bertiga pergi ke arah Viky dan bersujud kepada Viky, tanpa ada aba-aba mereka bersujud dengan berbarengan.


"Tuan… Taun… tuan Besar kami semua mohon ampun, kami semua mengetahui kesalahan kami dan kami tidak akan melakukan kesalahan, untuk yang kedua kalinya…" Ucap ke 3 laki-laki itu secara bersamaan dengan posisi bersujud kepada Viky dan menghentakkan kepala mereka berkali-kali ke lantai.


"Kalian berdirilah…" Perintah Viky kepada ke 3 laki-laki tersebut dengan wajah dingin, dan ke 3 laki-laki tersebut pun berdiri, namun mereka ber 3 tidak berani melihat ke arah Viky, melainkan kepala mereka ber 3 menunduk dan melihat ke arah bawah.

__ADS_1


Rere yang melihat kondisi ke 3 laki-laki itu, dia sangat kasihan kepada ke 3 laki-laki ini, tadi Rere tidak terlalu memperhatikan mereka secara jelas, tapi di saat ini ke 3 laki-laki itu berdiri tepat di depan Rere.


"Viky apa yang terjadi kepada mereka bertiga… kenapa mereka bisa menjadi seperti ini…" Ucap Rere bertanya kepada Viky.


"Aku tidak tahu harus menjelaskannya kepada kamu dari mana, jadi biarlah salah satu dari mereka saja yang menjelaskannya kepada kamu…" Ucap Viky melihat ke arah Rere, dengan tersenyum lembut kepada Rere.


#Terima kasih untuk tips nya kak Andhika Putra Bagaskara, Sehat Selalu dan di mudahkan rezekinya… Amin…


Bonus bab nya besok yah.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2