
Keluarga Latimore
Setelah menerima perintah dari Viky yang di sampaikan melalui Vanteko Ma, Karev Zi dengan segera memerintahkan semua orang-orangnya untuk segera menyerang ke arah depan gerbang Mansion yang ada di dekat mereka.
Beberapa saat yang lalu, di bagian dalam gerbang, petugas keamanan yang sedang bertugas, setelah melihat banyak sekali orang yang berada di luar gerbang, dia tahu bahwa semua orang tersebut akan menyerang masuk ke dalam Mansion oleh karena itu dia mengirim seseorang untuk melaporkan hal itu kepada kepala keluarga dan meminta bantuan, karena petugas keamanan yang ada di sana hanyalah orang biasa, jadi tidak akan mampu untuk melawan begitu banyak orang yang berada di luar.
Mansion tersebut tampak dari luar hanya terlihat ada satu bangunan saja, akan tetapi setelah masuk ke dalam, ternyata di belakang Mansion tersebut banyak sekali rumah, dan rumah tersebut tidak kurang dari 100 rumah, dengan ukuran yang berbeda-beda.
Di dalam Mansion terlihat banyak sekali meja, yang mana di atas meja tersebut sudah di penuhi dengan berbagai macam makanan yang cukup mewah dan juga terlihat sangat lezat. dan di setiap meja yang ada di sana juga, sudah ada orang yang duduk di meja tersebut, mereka semua tampak sedang menunggu seseorang sebelum mereka bisa menyantap makanan yang sudah tersedia, dan mata mereka juga terfokus pada salah satu meja yang bisa di bilang ukurannya lebih besar dari meja yang lain dan meja tersebut masih kosong belum ada satu orang pun yang duduk di sana.
Dari arah belakang, terlihat seorang pria paruh baya berjalan memasuki ruangan tersebut, dan di sampingnya berjalan seorang wanita yang tampak mempunyai umur yang sama dengan pria tersebut dan ada juga 3 orang lainnya yang mengikuti pria tersebut, dengan 1 orang wanita muda dan juga 2 orang pria muda, pria paruh bayar tersebut adalah kepala Keluarga Latimore, dan wanita paruh baya yang berjalan di samping pria tersebut adalah istri dari kepala Keluarga Latimore, serta 3 anak muda yang berjalan di belakangnya adalah anaknya.
Seketika semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut pun berdiri untuk menyambut orang yang baru saja masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Kalian semua duduklah…" Ucap Pria paruh baya tersebut setelah dia dan orang-orang yang berjalan masuk bersama dia berada di dekat meja dan bersiap untuk duduk, namun pria tersebut masih berdiri, dan melihat ke arah semua orang yang hadir di sana yang mana semua orang saat ini sudah duduk kembali di kursi masing-masing.
"Setelah acara makan selesai… aku ingin memberitahukan sesuatu kepada kalian semua, dan hal ini juga sudah aku bicarakan dengan para tetua dari Keluarga Latimore tadi malam…" Lanjut kepala Keluarga Latimore berkata dengan melihat ke arah semua orang, dan sedikit mengatakan atas niat dia mengadakan acara jamuan makan siang.
"Bruk…" ketika kepala Keluarga Latimore akan melanjutkan kata-katanya terdengar suara seseorang membuka pintu ruangan tersebut dengan cukup keras dan semua orang sontak berbalik melihat ke arah sumber suara tersebut.
"Kamu sungguh tidak sopan, berani sekali masuk ke ruangan ini tanpa ada yang memanggil, kamu tahu siapa saja orang yang berada di dalam ruangan ini…" Ucap salah satu tetua dengan berdiri dan dengan nada marah, serta melihat orang yang baru saja masuk dengan tatapan yang tajam.
"Ma-maaf… tuan, tapi ada sesuatu yang penting yang harus saya sampaikan kepada kelapa keluarga…" Ucap orang yang baru saja masuk ke dalam ruangan tersebut dengan terburu-buru menjelaskan dan orang tersebut adalah penjaga keamanan gerbang yang di perintahkan oleh atasannya untuk melaporkan apa yang terjadi kepada kepala Keluarga Latimore, dia juga tahu bahwa dia bersikap tidak sopan karena langsung menerobos masuk ke dalam ruangan tanpa ijin, di saat sedang ada acara perjamuan makan.
"Katakanlah… jika apa yang akan kamu sampaikan tidak penting, maka kepala kamu sendiri yang akan menjadi gantinya…" Ucap tetua dari Keluarga Latimore tersebut dengan memberikan kesempatan kepada penjaga keamanan tersebut untuk berbicara.
__ADS_1
"Terima kasih tetua…" Jawab penjaga keamanan tersebut, kemudian penjaga keamanan tersebut berjalan ke arah meja kepala Keluarga Latimore.
"Maaf tuan… di depan gerbang masuk, Karev Zi salah satu pemimpin bawah tanah kota Yako beserta orang-orangnya dengan jumlah tidak kurang dari 200 orang, sedang bersiap seperti akan menyerang kita, karena hampir semua orang dari orang-orangnya Karev Zi memagang senjata di tangan mereka…" Ucap penjaga keamanan tersebut mengatakan apa yang terjadi di depan pintu gerbang, dengan sopan mengatakan kepada kepala Keluarga Latimore.
"Apa…? berani sekali Karev Zi berbuat tidak sopan seperti ini kepada kita… apa dia sudah tidak menganggap Keluarga Latimore lagi…" Ucap salah tetua dari Keluarga Latimore yang lain sambil menggebrak meja sambil berdiri dengan raut wajahnya terlihat sangat kesal dan juga sangat marah, setelah mendengar perkataan yang di katakan oleh si penjaga keamanan tersebut, walau pun si penjaga tersebut berkata cukup pelan tapi masih bisa di dengar, karena jarak dari meja kepala Keluarga Latimore dan meja para tetua Keluarga Latimore cukup dekat.
"Mungkin karena berita yang tersebar bahwa para Master yang di kirim Klan dari utara untuk membantu kita di sini sudah di tarik oleh mereka… oleh karena itu, mereka sudah tidak menganggap kita lagi, sebagai salah satu keluarga terkuat yang ada di kota Yako ini…" Timpal tetua dari Keluarga Latimore yang lain.
"Benar tetua ke 3… kita tidak bisa tinggal diam seperti ini, kita harus memberitahukan kepada semua orang yang ada di kota Yako bahwa Keluarga Latimore kita masih mempunyai taring walau pun para Master yang di kirim untuk membantu kita sudah di tarik oleh Klan dari utara, jika hal itu di biarkan, maka di masa depan, akan banyak orang yang tidak memandang Keluarga kita lagi… bahkan mereka semua bisa saja menginjak-injak harga diri kita…" Timpal Tetua ke 2, dengan sedikit menanggapi perkataan dari tetua ke 3 dan mengatakan apa yang harus di lakukan oleh Keluarga Latimore menurut pandangannya.
"Tetua ke 1, tetua ke 2 Tetua ke 3 dan tetua ke 4… kita tidak boleh berbuat gegabah, kita tidak tahu Karev Zi, datang ke sini untuk menyerang kita atau memang kebetulan ada suatu urusan yang sedang mereka kerjaankan di dekat sini…" Ucap kepala Keluarga Latimore mencoba menenangkan para tetua.
"Tetua ke 5… tolong bawa orang untuk melihat ke depan apa yang sedang terjadi di depan…" Lanjut kepala Keluarga Latimore memberikan perintah kepada tetua ke 5 untuk membawa orang dan melihat apa yang terjadi di gerbang depan.
"Tuan… maaf, Karev Zi dan orang-orangnya sudah menerobos masuk ke dalam… tapi mereka seperti sedang menunggu sesuatu karena mereka tidak langsung masuk ke dalam dan menyerang kita semua… hanya berdiam di dekat pintu gerbang, setelah berhasil menerobos masuk gerbang…" Ucap penjaga keamanan yang baru saja datang dengan nafas yang belum stabil karena dia selesai berlari.
Dengan seketika kepala Keluarga Latimore berdiri dengan raut wajah yang terlihat marah setelah mendengar bahwa Karev Zi sudah menerobos masuk ke dalam kediaman Keluarga Latimore, kemudian di susul oleh para tetua dan juga semua orang yang berada di sana.
"Para tetua… sepertinya kita harus menunjukan taring keluarga kita kepada semua orang yang ada di kota Yako ini agar mereka tahu bahwa Keluarga Latimore kita masih mempunyai kekuatan untuk tetap berdiri di kota Yako sebagai salah satu keluarga besar… dengan adanya Karev Zi yang datang ke sini kita bisa menunjukan kepada semua orang bahwa Keluarga Latimore kita tidak bisa di anggap remeh… walau pun para Master yang di kirim oleh Klan dari utara sudah di tarik…" Ucap kepala Keluarga Latimore dengan tatapan yang tajam melihat ke arah pintu masuk.
Baik itu para tetua atau semua orang yang ada di ruangan tersebut menganggukkan kepalanya sebagai jawaban bahwa mereka setuju dan mengerti maksud dari kata-kata kepala Keluarga Latimore.
#Minta sarannya dari temen-temen semua.
Setelah Viky menikah, untuk bab selanjutnya, di teruskan di sini atau buka judul baru.
__ADS_1
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...
__ADS_1