Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 176 Kejutan Untuk Rere


__ADS_3

Kejutan Untuk Rere


Setelah Aldo dan Citra meninggalkan ruangan tersebut, Viky mengambil sebotol minuman dan pergi ke arah Jendela, dia sedikit bisa bernapas lega, karena dia sudah bisa menepatkan Aldo di posisi yang seharusnya setiap orang lakukan, tapi ada hal yang mengganjal di hatinya, untuk masalah yang sedang dia hadapi dan dia sendiri merasa sedikit bingung dengan hubungan antara dia dan Rere.


"Krek…" pintu ruangan terbuka, dan Viky melihat ke arah pintu, untuk melihat siapa yang datang, dan berharap yang datang adalah orang yang dia tunggu, dan benar saja orang tersebut adalah orang yang Viky tunggu-tunggu, dia adalah Rere.


"Rere kamu kemana saja…? kenapa kamu tidak menjawab panggilan dari aku…?" Ucap Viky bertanya dengan berjalan ke arah Rere, dan berpura-pura tidak tahu Rere pergi kemana.


"Ada hal yang perlu aku lakukan sendiri… maaf aku tidak bisa memberitahukannya kepada kamu sekarang… mungkin nanti kamu juga akan mengetahuinya…" Jawab Rere, dengan menghampiri ke arah Viky.


"Tidak apa-apa kamu tidak mau menceritakannya kepada aku… asal kamu baik-baik saja aku sudah bisa tenang…" Jawab Viky yang sudah berada di depan Rere.


"Kamu bisa tenang, karena aku baik-baik saja, kamu lihat sendiri kan kondisi aku sekarang bagaimana…" Jawab Rere.


"Iya… iya… kamu baik-baik saja sekarang… lain kali kalau ada apa-apa kamu bilang sama aku… agar aku tidak terlalu mencemaskan kamu… kamu tahu bagaimana aku sangat mencemaskan kamu…" Jawab Viky, dengan raut wajah yang sedikit cemas.


"Iya… iya… lain kali aku tidak akan seperti ini lagi, dan aku akan bilang kepada kamu dan tidak akan membuat kamu merasa cemas lagi…" Jawab Rere.


"Yah sudah lah yang terpenting kamu baik-baik saja… oh iya apa kamu sudah makan siang…?" Ucap Viky bertanya dan mengalihkan pembicaraan.


"Belum… tadi setelah urusan aku selesai, aku cepat-cepat pergi ke sini dan tidak sempat mampir untuk makan siang…" Jawab Rere.


"Baiklah… aku juga belum makan siang, bagaimana kalau kita makan siang bersama…?" Ucap Viky mengajak Rere.


"Ayo… aku juga sudah merasa sangat lapar…" Jawab Rere.


Kemudian mereka ber 2 pergi dari ruangan tersebut dan meninggalkan Octa Grup menuju ke tempat restoran yang sebelumnya Viky pesan, tidak lama mereka sampai di sebuah tempat yang Viky tuju, setelah Viky berbicara kepada resepsionis, kemudian Viky di antar oleh seorang pelayan yang ada di sana, dan pergi ke salah satu ruangan yang telah di siapkan.


"Silahkan Tuan dan nyonya…" Ucap si pelayan dengan membukakan pintu, dan mempersilahkan Viky dan Rere untuk masuk.


Rere sangat terkejut dengan suasana di dalam ruangan tersebut, karena suasana di sana sangat lah romantis, Viky juga sedikit terkejut, karena ruangan ini terlihat berbeda dari sebelumnya.


Perbedaan yang tejadi di ruangan itu adalah, lantainya saat ini di taburi penuh dengan bunga mawar merah, serta di sekitar meja di kelilingi lilin yang membentuk hati ❤️, dan untuk yang lainnya masih terlihat sama, walau ada beberapa perubahan tapi tidak terlalu signifikan.

__ADS_1


"Viky… kenapa kita makan siang di tempat seperti ini…?" Ucap Rere, dengan melihat-lihat sekeliling ruangan.


"Apa kamu menyukai tempat yang aku siapkan…?" Ucap Viky bertanya kembali tanpa menjawab pertanyaan dari Rere.


"Suka… sangat suka sekali… terima kasih Viky…" Jawab Rere dengan memeluk Viky.


"Ini hanya kejutan pertama aku untuk kamu… ada satu lagi kejutan untuk kamu…" Ucap Viky, dengan membalas pelukan dari Rere.


"Masih ada kejutan lain yang kamu siapkan untuk aku…?" Tanya Rere dengan melepaskan pelukannya dari Viky, dan menatap Viky dengan tersenyum manis kepada Viky


"Iya… kamu tunggu saja di sini sebentar, aku pergi mengambil sesuatu dulu…" Ucap Viky dengan mengelus lembut rambut Rere.


"Baiklah… aku akan menunggu kamu di sini… tapi jangan lama-lama yah…" Jawab Rere.


Kemudian Viky pergi dari ruangan tersebut, untuk mengambil kalung dan cincin yang dia sembunyikan di mobilnya, dan Rere setelah Viky pergi dari sana, dia berjalan ke dekat meja dan duduk menunggu Viky kembali ke sana.


Tidak lama Viky sudah kembali ke ruangan tersebut, Viky berjalan ke arah Rere yang tengah duduk di kursi.


Rere hanya diam saja tidak berkata apa pun, dia merasa sangat kaget, atas kejutan yang Viky berikan, kemudian Viky mengeluarkan cincin dari dalam kotak dan mengambil tangan Rere untuk memasangkan cincin tersebut di tangan Rere.


"Bagaimana… apa kamu menyukai cincinnya…?" Ucap Viky bertanya.


"Suka… aku sangat menyukainya… cincin ini sangat bagus sekali…" Jawab Rere dengan melihat cincin yang sudah terpasang di tangannya.


"Terima kasih yah Viky, kamu sudah memberikan cincin yang sangat bagus ini untuk aku…" Ucap Rere berterima kasih dan melihat ke arah Viky,


"Satu lagi… ini pasti akan membuat kamu terlihat lebih cantik lagi…" Ucap Viky dengan mengeluarkan kotak lain, dan membuka kotak tersebut.


Di dalam kotak terlihat sebuah kalung berlian dengan liontin berwarna merah dan berbentuk hati, dan Rere kembali di kejutkan dengan hadiah yang di berikan oleh Viky.


"Viky apa lagi ini…?" Ucap Rere dengan berdiri dan melihat ke arah Viky.


"Ini adalah hadiah utamanya… aku tadi membeli kalung ini, dan pihak toko memberikan cincin sebagai hadiah tambahan, dan mereka bilang cincin itu adalah pelengkap dari kalung ini…" Jawab Viky menjelaskan.

__ADS_1


"Tapi Viky apa ini tidak terlalu berlebihan…?" Ucap Rere kembali bertanya kepada Viky, setelah dia melihat dengan jelas kalung yang berada di dalam kotak tersebut, Rere tahu bahwa kalung tersebut pasti sangat mahal.


"Tidak… ini adalah sebagian kecil dari semua yang aku miliki, dan ini tidak termasuk apa-apa dari semua yang aku miliki di luar sana… " Jawab Viky. kemudian Rere kembali memeluk Viky.


"Rere Maafkan aku, karena aku terlalu memaksakan kamu untuk menjadi yang aku inginkan… aku berbuat seperti itu demi kebaikan kamu juga, karena kehidupan kamu akan berubah 100% setelah kita menikah nanti, jadi aku harus mempersiapkan kamu untuk kehidupan yang berbeda nanti…" Ucap Viky dengan membalas pelukan dari Rere.


"Tidak… tidak… aku yang harusnya meminta maaf kepada kamu… aku tahu status kamu lebih tinggi dari yang terlihat sekarang, maka dari itu jika aku ingin terus bersama kamu, aku harus merubah sikap aku agar bisa di bilang pantas untuk terus berada di samping kamu…" Jawab Rere dengan posisi yang masih berada di dalam pelukan Viky.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2