Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 275 Percakapan 2 Orang Misterius


__ADS_3

Percakapan 2 Orang Misterius


Di saat Viky, Aldo dan Eagle tengah mengobrol santai sambil menunggu 4 pilar selesai memindahkan tanaman hias ke dalam gudang dan membawa sebagian yang Viky suruh untuk mereka semua gunakan.


Tanpa di ketahui dimana asal tempat ini, yang terlihat hanya ada seseorang yang sedang menatap sebuah layar dengan suasana tempat tersebut sangat gelap, hanya bersumber cahaya dari layar tersebut saja


"Ijin melapor tuan…" Ucap orang yang tengah duduk sambil melihat sebuah layar.


"Aku sedang sibuk… jika laporan kamu tidak penting akan aku bunuh kamu…" Jawab orang yang berada di dalam layar dengan nada yang marah dan juga dengan nada yang dengar sangat berat, jika di dengar dengan seksama dari suaranya, orang tersebut berumur tidak kurang dari 40 tahun dan tidak lebih dari 50 tahun.


"Maaf Tuan… jika saya mengganggu kesibukan tuan… tapi informasi yang aku dapat ini cukup penting tuan…" Jawab orang tersebut dengan sangat sopan karena takut melakukan kesalahan dalam berkata, dan orang yang berada di depan layar tersebut juga masih sangat muda, jika di kira-kira umurnya tidak akan melebihi angkat 30 tahun.


"Baiklah… akan aku dengarkan laporan dari kamu, jika menurut kamu, apa yang kamu dapat ini sangat penting…" Jawab orang di balik layar dengan penasaran informasi apa yang akan dia terima.


"Baik tuan… untuk yang pertama, orang yang tuan cari selama ini, sedang berada di Kota Taraka, dimana saat ini aku berada…" Ucap orang yang berada di depan layar memberikan informasi pertama yang dia dapat.


"Apa… apa kamu sudah yakin bahwa orang itu adalah orang yang sedang aku cari…?" Jawab orang di balik layar tersebut dengan rasa tidak percaya dan juga ada sedikit rasa sedang terdengar dari nadanya.


"Benar tuan… saya sudah sangat yakin sekali bahwa orang tersebut memang orang yang tuan cari… tapi untuk namanya, berbeda dengan apa yang tuan sebutkan dulu…" Jawab orang yang berada di depan layar.


"Untuk masalah nama, itu tidak menjadi masalah, karena bisa saja dia mengubah namanya agar tidak bisa di cari oleh siapa pun dan hal itu adalah hal yang wajar, tapi untuk wajah tidak akan bisa di rubah dengan mudah, hanya saja kamu harus mencari informasi tentang kebenaran yang memang benar-benar pasti bahwa orang itu adalah orang yang aku cari selama ini…" Jawab orang di balik layar dengan tidak mempermasalahkan sebuah nama, karena baginya sebuah nama tidak memiliki arti lain, dan bisa di ubah secara gampang.


"Sudah Tuan… saya sudah menggali semua informasi yang saya perlukan, dan saya juga sudah sangat yakin bahwa orang ini adalah orang yang tuan cari… oleh karena itu saya berani melaporkan hal ini kepada tuan…" Jawab orang yang berada di depan layar.

__ADS_1


"Lantas informasi apa lagi yang kamu dapatkan…? apa hanya itu saja informasi yang kamu dapat selama ini…?" Ucap orang di balik layar, dengan bertanya kepada orang yang berada di depan layar, dengan nada yang sedikit tinggi.


"Tidak hanya itu saja tuan… aku juga mendapatkan informasi bahwa orang yang tuan cari ini, dia sedang membentuk sebuah pasukan, dan orang-orang yang berada di dalam pasukan tersebut adalah orang-orang dari Divisi perang yang dia ambil dari setiap cabang Divisi perang yang ada di Montana, dan mereka semua adalah orang-orang terbaik dari setiap Divisi yang ada…" Jawab orang yang berada di depan layar, memberikan informasi yang ke 2 kepada orang yang berada di balik layar.


"Mengambil orang-orang dari Divisi perang kah…? apa dia sudah kehabisan orang hingga dia merekrut orang-orang dari Divisi perang… aku ingin tahu standar seperti apa yang dia inginkan atas pasukan yang dia bentuk…" Jawab orang di balik layar dengan nada yang merendahkan, baginya orang-orang dari Divisi perang, tidak masuk dalam kualifikasi untuk menjadi salah satu orang yang terlemah yang ada di sisinya.


"Untuk masalah itu, saya tidak mendapatkan informasi lebih tuan… karena semua informasi, sudah di tutup oleh seseorang dan tingkat keamanannya juga sangat tinggi, aku tidak bisa menerobos masuk untuk mendapatkan informasi yang lebih tuan…" Jawab orang di balik layar, dengan nada yang sedikit lemas namun ada rasa kecewa di hatinya, karena hanya memberikan sedikit informasi mengenai hal yang ke 2 ini.


"Tidak apa-apa… informasi ini juga sudah cukup, dan aku juga mengerti kenapa kamu tidak bisa menerobos keamanan di sana untuk mendapatkan informasinya, aku tahu siapa yang menutup informasi ini, dan kamu juga tidak akan bisa memaksa masuk, jika kamu memaksa untuk masuk, maka untuk keselamatan kamu, aku juga tidak bisa menjaminnya… jadi aku sarankan kepada kamu jangan mencoba untuk masuk, karena hal itu juga bisa membocorkan semuanya kepada pihak musuh, karena kamu juga tidak tahu siapa orang yang sedang kamu hadapi…" Ucap orang yang berada di balik layar, mencoba mengingatkan orang yang berada di depan layar untuk tidak bertindak gegabah, karena satu kesalahan yang di lakukan maka semua rencana yang telah di susuan dengan sangat baik akan gagal.


"Baik Tuan… aku tidak akan memaksakan diri untuk mencari informasi lebih mengenai hal ini… karen aku juga tahu batas kemampuan yang aku miliki… dan ada satu lagi hal penting yang harus saya katakan tuan… dan informasi ini menurut saya lebih penting dari yang lain…" Jawab orang di depan layar, yang tahu dengan batas kemampuan yang dia miliki.


"Informasi apa lagi yang yang kamu punya…? cepat katakan, aku tidak punya banyak waktu lagi…!" Jawab orang yang ada di balik layar dengan tidak sabar, karena dia tidak suka bertele-tele dalam berbicara, jika bisa langsung ke intinya kenapa harus berbicara panjang lebar.


"Apa kamu sudah sangat yakin jika dia memiliki sebuah keluarga di dalam Kota Taraka…?" Ucap orang tersebut dengan rasa tidak percaya dengan apa yang di laporkan.


"Untuk masalah keyakinan aku hanya memiliki 60% keyakinan, karena aku juga belum memastikan dengan benar bahwa orang-orang tersebut adalah keluarga dengan ikatan darah atau hanya keluarga angkat…" Jawab orang di dapan layar dengan rasa yang kurang percaya diri.


"Baiklah… coba kamu cari informasi lain mengenai hal ini, dan pastikan dengan benar tentang keluarganya ini, memiliki ikatan darah atau hanya sekedar keluarga angkat saja, aku ingin informasi ini kamu dapatkan dengan cepat tentang kepastiannya… dan untuk masalah dia akan menikahi seorang wanita yang berasal dari Kota Taraka, kamu kesampingkan dulu hal itu…" Ucap orang yang berada di bali layar memberikan sebuah perintah kepada orang yang ada di depan layar, dan dia juga tidak memberikan tenggang waktu atas perintahnya, karena dia juga tahu seberapa kuat orang yang sedang dia hadapi, dan juga seberapa besar kemampuan yang di miliki orang yang dia perintahkan tersebut, ibaratnya 1 orang tidak akan mampu melawan 1 pasukan dengan kemampuan yang berada di atas rata-rata, dan sangat ahli di dalam bidangnya masing-masing.


"Baik Tuan…" Jawab orang tanpa bertanya lebih.


"Yah sudah, kamu jalankan perintah dengan hati-hati, dan aku juga akan mengirim 1 pasukan kecil untuk membantu kamu di sana, jadi kamu harus bisa bertahan selama orang yang aku kirim belum datang… dan kamu hancurkan semua barang-barang kamu yang ada di sana setelah ini selesai…" Ucap orang yang berada di balik layar memberikan sebuah peringatan kepada orang yang berada di depan layar, karena dia sedikit yakin bahwa orangnya sudah dapat di temukan oleh pihak lawan di saat mencoba menerobos keamanan untuk mencari informasi.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2