
Restu
Jarvice juga baru ingat jika Herman mempunyai seorang anak perempuan yang umurnya hampir sama dengan anaknya dan belum menikah juga.
Di saat ini tangan Jarvice mengepal menatap ke arah meja Herman, di hatinya dia sangat kesal kepada Herman, karena telah mengambil kesempatan untuk mendapatkan menantu yang luar biasa.
Viky berjalan menghampiri Rere, dan mengambil tangan Rere untuk di bawa ke hadapan Nenek Sushi. Namun Wajah Nenek Sushi juga berubah suram, dia memegang kotak yang di berikan Viky dengan sangat kuat, jika kotak tersebut terbuat dari kayu biasa mungkin sudah hancur dari tadi, tapi karena kotak kayu tersebut terbuat dari kayu jati, jadi walau pun sudah lusuh kayu tersebut tetap kuat tidak hancur.
"Viky jangan… tidak sekarang… ada Jeri aku takut…" Ucap Rere menolak Viky.
"Tidak apa-apa, kamu tenang saja… selama ada aku tidak ada yang akan menyakiti kamu…" Jawab Viky yang kemudian mengambil tangan Rere, tanpa mengindahkan penolakan dari Rere.
Viky kembali berjalan menuju area panggung dengan tangan yang menuntun Rere. Viky Pikir jika tidak sekarang kapan lagi, dan juga biar semua masalahnya selesai satu persatu. semua orang bertanya-tanya siapa wanita yang di bawa oleh Viky kehadapan Nenek Sushi. sebab mereka tidak pernah tahu bahwa di keluarga Neo ada seorang lagi wanita yang sangat cantik.
"Nenek… ini lah wanita yang aku maksud dari keluarga Neo… namanya Rere Neo anak pertama dari Herman Neo, dan juga cucu tertua dari keluarga Neo…" Ucap Viky setelah berada di depan panggung dan di hadapan Nenek Sushi.
Dan untuk 2 wanita yang berdiri di panggung, wajah mereka berubah pucat karena malu sudah di tolak mentah-mentah oleh Viky, mereka berdua menatap tajam penuh kebencian ke arah Viky, karena di permalukan oleh Viky di depan semua orang.
Suasana di sana pun menjadi sangat hening, tidak ada yang berani mengeluarkan suara lebih, mereka semua menatap ke arah Viky dan juga Nenek Sushi, dan yang tidak pernah semua orang tahu bahwa ada satu lagi wanita muda dari keluarga Neo yang sangat cantik, bagaikan mutiara yang terpendam, begitu lah kiasan semua orang untuk Rere.
Nenek Sushi menatap tajam ke arah Viky dan Rere, api kemarahan dan kebencian terpancar diri mataya, menyorot kepada Rere dan juga Viky, tapi untuk Viky dia merasa biasa saja, berbeda hal nya dengan Rere, dia sangat takut dengan tatapan dari Nenek Sushi.
__ADS_1
"Nak Viky… dia sudah bukan lagi bagian dari keluarga Neo… Jika kamu menginginkan seorang wanita dari keluarga Neo kamu bisa pilih salah satu dari kedua wanita ini… mereka berdua, sangat cantik… jika di bandingkan dengan Pel***cur ini… mereka lebih baik…" Ucap Jarvice memecah keheningan, dan tangan yang menunjuk ke arah anaknya dan di akhir kalimat dia menunjuk Rere dan menatap dengan jiji dan penuh api kebencian.
Akhirnya semua orang tahu bahwa wanita yang bersama Viky bagian dari keluarga Neo, tapi keluarga wanita tersebut telah di usir dari keluarga Neo, walau begitu wanita tersebut pernah menjadi bagian dari keluarga Neo, dan darah keluarga Neo mengalir dalam dirinya.
"Aku tidak tertarik dengan kedua wanita itu… aku akui mereka sangat cantik, tapi jika di bandingkan dengan Rere, mereka berdua kalah telak dengan kecantikan yang Rere miliki…" Jawab Viky menatap ke arah Jarvice.
"Aku bisa jamin bahwa wanita dari keluarga Neo bukan hanya cantik tapi juga berpendidikan dan kami juga mendidik mereka agar patuh terhadap suami, serta mempunyai perilaku yang baik dan sopan santun kepada siapa pun…" Jelas Jarvice mencoba kembali menyakinkan Viky, karena dia tidak mau kehilangan kesempatan emasnya untuk mendapatkan seorang menantu yang luar biasa.
Jarvice berbuat seperti itu bukan tanpa alasan karena dia mengetahui tetang Gelang yang Viky berikan kepada Nenek Sushi… tidak sembarang orang bisa memiliki Gelang Jade Core, dan hanya sedikit kemungkinan bahwa Gelang Jade Core yang di berikan Viky tidak asli. dan jika itu Gelang tiruan harganya juga melebihi 300 juta.
Jadi orang yang mempunyai Gelang Jade Core bukan orang sembarangan, dan juga bisa mencerminkan status pemilik Gelang tersebut… maka dari itu Jarvive tidak mau menyerahkan kesempatan ini kepada Herman, dan dia tidak mau jika keluarga Herman berada di atas keluarganya kembali.
"Aku tahu kamu dari awal sudah tahu bahwa dia bukan lagi bagian dari keluarga Neo, dan kamu hanya ingin mempermalukan kami berdua seperti ini, dengan meminta restu kepada Nenek tanpa memberitahukan terlebih dahulu siapa wanita yang ingin kamu nikahi…" Ucap Sarah dengan tiba-tiba dan mata yang sudah berkaca-kaca, menatap ke arah Viky.
"Cukup… perlu kamu tahu bahwa Rere bukan lagi cucuku setelah keluarganya pergi dari sini… dan aku juga tidak akan merestui pernikahan kalian…karena dia bukan cucuku…" Ucap Nenek Sushi dengan nada yang sedikit tinggi kepada Rere dan Viky
"Ibu… aku tidak tahu dimana salahnya aku, hingga ibu dulu mengusir aku dari keluarga Neo setelah aku melakukan banyak hal untuk keluarga Neo… dan juga dulu kami tidak di beri kesempatan untuk menjelaskan atas apa yang terjadi sebenarnya… aku dulu sudah bersumpah demi langit dan bumi tidak akan pernah kembali menginjakan kaki di kediaman keluarga Neo… tapi aku langgar karena anakku Rere ingin pergi ke sini dan meminta restu dari Neneknya atas pernikahannya… bisakah ibu mengesampingkan masalah yang telah terjadi dan memberi restu kepada Rere…" Ucap Herman yang berjalan ke arah panggung. Herman tidak bisa diam saja melihat anaknya disudutkan seperti itu oleh keluarganya sendiri, dan dia juga tidak bisa menyerahkan semuanya kepada Viky, karena untuk saat ini Viky masih lah orang luar.
"Herman… jika kamu sudah bersumpah, untuk apa kamu kembali lagi ke sini… apa kamu tidak punya malu… tapi aku rasa keluarga kalian memang tidak memiliki rasa malu…" Ucap Jarvice, dengan tatapan merendahkan kepada Herman.
"Jarvice… aku tidak tahu apa yang membuat kamu dan keluarga kamu melakukan ini semua terhadapku… aku sudah bersikap baik kepada semua keluarga kamu, tapi ini balasan dari keluarga kamu… " Ucap Herman menatap ke arah Jarvice terdengar dari nadanya tersimpan kemarahan dan kebencian yang sanga dalam.
__ADS_1
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...