Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 120 Penyamaran Viky


__ADS_3

Penyamaran Viky


Kemudian Viky berjalan kembali masuk ke dalam loby dan pergi ke rungan tunggu untuk menemui kepala keluarga Ma dan kepala keluarga Ling.


Di dalam ruangan tunggu, terlihat ada dua orang pria paruh baya yang menunggu di sana, dua pria tersebut adalah kepala keluarga, dari keluarga Besar yang ada di Kota Taraka, walau terlihat akur tapi sebenarnya mereka berdua bermusuhan atau bisa di bilang perang dingin.


"Tuan-tuan maaf kami membuat tuan-tuan menunggu lama…" Ucap Viky setelah berada di dalam ruangan, dengan sopan kepada dua pria paruh baya yang berada di dalam ruang tunggu.


"Saya Viky, tadi saya di perintahkan untuk menemui tuan-tuan di sini…" lanjut Viky memperkenalkan diri.


"Tidak apa-apa, saya juga belum lama di sini, dan saya juga mengetahui orang-orang di Octa Grup pasti lah sangat sibuk sekali… dan juga saya datang ke sini sebenarnya terlalu pagi, karena saya sudah membuat janji dengan Herman pada jam 09.00, dan sekarang masih jam 08.30, masih ada waktu 30 menit lagi… Saya adalah Sulis Ling, kepala keluarga Ling…" Ucap Sulis menjelaskan dan memperkenalkan diri dengan sopan pula.


"Aku adalah Lega Ma, kepala keluarga Ma… aku tidak suka basa-basi, jadi aku ke sini ingin bertemu dengan Tuan Deky dan aku punya urusan yang penting yang harus di bicarakan dengan Tuan Deky… jadi apa kamu bisa membawa saya untuk bertemu dengannya…" Ucap kepala keluarga Ma memperkenalkan diri dan memberitahu tetang tujuannya dia datang ke sini, terdengar dari nadanya dia sangat sombong dan merendahkan Viky yang terlihat seperti karyawan biasa.


"Maaf Tuan… setiap orang yang datang ke sini dan menemui tuan Deky, semuanya pasti punya urusan dan kepentingan masing-masing, jadi apa tuan sudah membuat janji bertemu dengan Tuan Deky…" Jawab Viky dengan nada yang masih sopan.


"Aku salah satu kepala keluarga Besar di Kota Taraka, apa masih harus membuat janji dulu sebelum bertemu… di Kota Taraka ini, bahkan orang-orang, banyak yang menunggu untuk dapat bertemu dengan aku… dan aku rela pergi secara pribadi ke sini, apa Deky tidak memberi aku wajah sebagai salah satu keluarga besar di Kota Taraka… bisa di bilang keluargaku hampir menjadi keluarga No 1 Kota Taraka…" Ucap Lega Ma dengan sedikit tegas dan sombong.


"walau begitu, keluarga kamu tetap masih berada di bawah keluarga aku…" Ucap Sulis Ling menanggapi perkataan dari Lega Ma yang sangat sombong.


"Tidak sampai 1 tahun, aku yakin keluarga aku, bisa menyusul dan bahkan berada jauh di atas keluarga kamu…" Jawab Lega Ma.


"Aku ingin tahu apa yang akan kamu lakukan… selama beberapa tahun ini bahkan keluarga kamu masih saja seperti itu, tidak ada kemajuan sama sekali…" Ucap Sulis Ling, memancing emosi Lega Ma, dan memang apa yang di ucapkan Sulis adalah sebuah kebenaran.


"Peraturan di sini, jika ingin bertemu maka harus membuat janji dulu… atau mungkin tuan ada hal yang bisa saya sampaikan kepada Tuan Deky…" Jawab Viky memotong di saat Lega Ma akan berkata kembali, dengan nada yang masih sopan, namun di hati Viky, dia sudah sangat kesal dengan sikap dari Lega Ma.

__ADS_1


"Aku datang ke sini secara pribadi, karena ada urusan yang sangat penting, jika bisa di wakilkan maka aku tidak perlu datang ke sini secara pribadi… dan juga, jika aku mengatakannya kepada kamu, apa kamu bisa memutuskan hal penting ini…" Ucap Lega Ma dengan nada tinggi dan menatap ke arah Viky, dengan tatapan merendahkan.


"Aku di sini sekarang bertugas menerima tamu… jika itu penting, maka aku pun di beri wewenang untuk dapat memutuskan sesuatu dengan cepat…" Jawab Viky dengan nada yang sedikit tegas, karena kesabarannya hampir habis.


"Sudahlah Lega… tidak perlu di paksakan, kita semua tahu dengan peraturan di sini… jika tidak mempunyai janji maka tidak bisa bertemu… kamu pulang lah, nanti datang lagi ke sini setelah membuat janji…" Timpal kembali Sulis Ling, dengan nada menyindir kepada Lega Ma, dan sekaligus membela Viky yang mana Viky sudah terpancing emosi.


Sulis Ling, berkata seperti itu, pertama karena dia bisa sedikit lebih unggul dari keluarga Ma, atau bisa di bilang dia bisa mencuri star lebih awal.


yang ke dua dia membela Viky, karena dia pikir bahwa Viky orang biasa, walau di dalam Octa Grup Viky mempunyai kekuasaan tapi di luar sana sama saja dengan yang lain, jadi jika menyinggung keluarga Ma maka Viky akan mendapat masalah yang besar, dan pengaruh keluarga Ma cukup serius di Kota Taraka, yang mana keluarga Ling pun harus berpikir dua kali jika berurusan dengan keluarga Ma.


Dalam Hal kekuatan mungkin keluarga Ling sedikit lebih unggul, walau begitu perbedaannya pun tidak terlalu jauh, jika terjadi peperangan pun maka kemenangan untuk keluarga Ling sudah pasti, tapi kerugian yang di dapat pun tidak lah kecil. jadi 2 keluarga ini hanya bisa bersaing secara tertutup, atau bisa di bilang perang dingin.


"Kamu diam saja… ini urusan aku dan jangan ikut campur…" Jawab Lega dengan menatap marah kepada Sulis.


"Ok… ok… aku tidak akan berbicara lagi, kamu urus saja urusan kamu, dan aku tidak akan ikut campur…" Jawab Sulis, dengan nada sedikit bercanda kepada Lega.


"Jika Tuan berkenan… Tuan bisa menunggu sebentar, aku akan pergi ke lantai atas dan berbicara dengan Tuan Deky, apa dia mau menemui tuan atau tidak…" Jawab Viky, menawarkan solusi lain.


"Baiklah… aku akan menunggu di sini… tapi aku tidak mau menunggu berbarengan dengan dia…" Ucap Lega Ma, sambil menunjuk ke arah Sulis.


"Lagian siap juga yang mau tinggal bersama kamu, aku takut tertular oleh penyakit kamu yang selalu tempramen… dan itu juga yang menyebabkan keluarga kamu tidak mendapatkan kemajuan dalam beberapa tahun ini…" Jawab Sulis, dengan ekspresi jiji dan merendahkan kepada Lega Ma.


"Kamu…" Jawab Lega Ma dengan kesal dan tangan yang sudah mengepal ingin menyerang ke arah Sulis.


"Baik Tuan… tuan bisa menunggu di sini sendiri… karena tuan Ling, sudah di tunggu oleh Tuan Herman di atas…" Ucap Viky, memotong Lega Ma yang ingin menyerang Sulis.

__ADS_1


Itu Viky lakukan karena tidak mau ada keributan, dan jika terjadi keributan maka penyamarannya akan terbongkar, karena akan mengundang perhatian orang-orang.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2