
Masalah Jeri
Di Saat ini Jarvice sudah berada di depan gerbang Divisi perang Kota Taraka, wajahnya terlihat sangat cemas, dan sedang menjelaskan kepada petugas yang sedang berjaga di pintu gerbang atas niat kedatangannya.
Petugas penjaga gerbang pun membawa Jarvice masuk ke dalam area Divisi perang pusat, setelah mendapat persetujuan dari komandannya, dan membawanya ke salah satu ruangan komandan Divisi perang Kota Taraka, suasana di sana saat ini, semua orang tengah sibuk mendekorasi dan mempersiapkan segala sesuatu keperluan untuk acara pelantikan Divisi Farsifen dan penyambutan Lord Jendral.
Jarvice di persilahkan masuk ke salah satu ruangan oleh petugas yang mengantarnya, ketika dia masuk ke dalam ruangan, di dalam ruangan tersebut terlihat ada 2 orang pria yang sudah berada di sana, 2 orang pria tersebut, yang satu berdiri dengan tegak dan yang satu lagi tengah duduk di sebuah kursi dengan memegang segelas minuman di tangannya.
"Jarvice Neo, Ayah dari Jeri Noe… Benar…"? Tanya pria yang tengah duduk di kursi menatap ke arah Jarvice yang baru saja masuk.
"Benar Tuan…" Jawab Jarvice dengan sopan, dia mengernyitkan alisnya ke arah pria tersebut, karena dia tidak mengenalnya, dan juga orang penting di Divisi perang Kota Taraka yang dia tahu adalah orang yang sedang berdiri.
"Kamu pasti bertanya-tanya siapa aku… aku perkenalkan kepada kamu aku adalah Ritz Dewa Perang Pusat, dan juga anak kamu adalah salah satu orang yang berada di bawahku secara langsung… jadi aku bertanggung jawab secara penuh… Glen sudah bercerita kepada aku tadi, tapi aku ingin tahu secara langsung dari kamu apa yang terjadi kepada Jeri…" Ucap Pria yang duduk di kursi memperkenalkan diri sekaligus menanyakan apa yang terjadi kepada Jeri.
Glen adalah Komandan Divisi perang Kota Taraka. dan saat ini dia tengah berdiri di ruangan tersebut, dan juga Jarvice saat ini dia diam tidak menjawab karena sangat kaget setelah mengetahui siapa orang yang sedang duduk dan bertanya kepadanya.
"Tuan maaf… aku tidak tahu…" Ucap Jarvice setelah dia bisa mengatur emosinya.
"Tidak apa-apa… langsung ke intinya saja…" Ucap Ritz.
"Baik Tuan… sebenarnya kami juga tidak mengetahui dengan pasti Jeri kenapa, namun ketika tadi saat makan, jeri mendadak merasakan sakit pada perutnya dan setelah itu dia pingsan, sampai sekarang tidak sadarkan diri… dan juga kami sudah memanggil Dokter pribadi kami, dan dokter pun tidak dapat mendiagnosis apa yang terjadi kepada Jeri, dan Dokter tersebut menyarankan kepada kami untuk meminta bantuan ke Divisi perang karena Jeri pun salah satu orang dari Divisi perang, jadi mungkin saja dari Divisi perang dapat mengetahui apa penyebab Jeri seperti ini…" Jawab Jarvice menjelaskan kepada Ritz, walau tidak semuanya di ceritakan tapi memang itu yang di tahu tetang apa yang terjadi kepada Jeri.
"Baiklah… kalau begitu aku secara pribadi akan datang dan memastikan apa yang terjadi kepada Jeri, ini aku lakukan karena dia pun salah satu orang yang berada di bawahku…" Ucap Ritz dan meletakan gelasnya di meja.
"Terima kasih Tuan… Terima kasih atas bantuan yang tuan berikan untuk kami… lebih tepatnya untuk Jeri… besar harapan kami agar Jeri baik-baik saja…" Jawab Jarvice dengan sangat hormat kepada Ritz.
"Glen… kamu siapkan sebuah mobil untuk aku… kamu lanjutkan semua persiapannya… dan juga kamu handel dulu kerjaan Jeri, aku takut dia tidak akan sembuh dengan cepat…" Ucap Ritz dengan berdiri menatap ke arah Glen.
__ADS_1
"Baik Tuan… akan saya segera siapkan mobilnya…" Jawan Glen dan dia segera pergi keluar dari ruangan tersebut.
"Dan untuk kamu… kamu bisa pulang duluan… nanti aku akan pergi menyusul dan mencoba memeriksa Jeri…" Ucap Ritz yang berbalik menatap ke arah Jarvice.
"Baik Tuan… kalau begitu saya undur diri dulu…" Jawab Jarvice dengan sopan kepada Ritz walau dia sedikit bingung karena Ritz tidak menanyakan di mana letak kediaman keluarga Neo, jadi bagaimana Ritz akan tahu kediaman keluarga Neo terus bagaimana caranya Ritz akan sampai di kediaman keluarga Neo. Namun Jarvice tidak berani berkata lebih dan dia juga segera pergi keluar dari ruangan tersebut, dan Jarvice langsung pergi kembali ke kediaman keluarga Neo.
Singkat cerita, Ritz sudah berada di dalam kediaman keluarga Neo dan sedang memeriksa keadaan Jeri. setelah beberapa saat memeriksa raut wajah Ritz berubah suram, kemudian dia melepaskan Jeri dan melihat ke arah Jarvice.
"Secara fisik Jeri baik-baik saja, dalam beberapa jam dia akan kembali sadar seperti biasanya… tapi jika dalam 2 hari Jeri tidak mendapatkan pertolongan, maka, dia bisa saja di turunkan kembali menjadi prajurit biasa…" Ucap Ritz.
"Boomm…" semua orang yang hadir di sana sangat kaget setelah mendengar kata-kata dari Ritz, sebab masalahnya bukan karena hal lain, melainkan masa depan keluarga Neo pun akan terancam di masa depan. apa lagi Jarvice dan Nenek Sushi mereka berdua terlihat lebih kaget dari yang lain.
"Aku tidak tahu apa yang terjadi… tapi hanya orang yang melakukan ini kepada Jeri yang bisa mengembalikan Jeri seperti semula…" Lanjut Ritz berkata.
"Tapi Tuan… kami semua tidak tahu apa yang terjadi dengan Jeri sebelum dia datang ke sini… dan juga apa yang sebenarnya terjadi kepada Jeri dan kenapa pula dia bisa di turunkan menjadi prajurit biasa…" Ucap Jarvice.
Semua orang berpikir apa yang terjadi kepada Jeri 3 jam yang lalu, dan Jarvice yang duluan menyadari apa yang terjadi 3 jam yang lalu.
"Tuan… sesuatu yang terjadi kepada Jeri bersangkutan dengan sebuah pertarungan…" Tanya Jarvice dengan sopan kepada Ritz.
"Bisa saja itu terjadi, tapi orang yang di lawan oleh Jeri kekuatannya berada jauh di atas Jeri dan mungkin saja berada jauh di atas aku juga…" Jawab Ritz.
Sebenarnya Ritz sudah tahu apa yang terjadi kepada Jeri dan siapa yang melakukannya, tapi di tidak menceritakannya kepada keluarga Neo atau ke Jarvice secara langsung, karena jika itu terjadi bahkan dirinya sendiri pun akan terkena imbas dari malasah tersebut,
"Tapi Tuan… orang yang bertarung dengan Jeri, orang tersebut terlihat tidak memiliki energi dari tubuhnya…" Jawab Jarvice kembali.
"Pantas saja dan juga tidak aneh… karena dia salah satu orang kuat jadi dia bisa menyembunyikan energinya dalam-dalam dari semua orang… kalau bisa, pergi dan minta maaf kepada orang yang bertarung dengan Jeri tadi, karena hanya orang tersebut yang bisa mengembalikan Jeri seperti semula…" Jawab Ritz. di Kota Taraka ini hanya 1 orang yang bisa melakukan teknik ini.
__ADS_1
*Up 1 bab dulu yah, author nya lagi ga enak badan.
dan juga author minta doanya dari temen-temen semua supaya author bisa cepat sebuh. 🙏🙏🙏
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...