Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 85 Rere Mulai Bertindak


__ADS_3

Rere Mulai bertindak


Setelah semua orang melewati pintu keluar restoran, kemudian Viky berbalik menatap ke arah Ye Diton dan berkata:


"Baiklah… akan aku katakan kepada kamu apa yang akan aku lakukan sekarang, Yang pertama suruh manager kamu berlutut dan menarik kata-katanya serta memotong lidahnya sekarang juga…" Ucap Viky menatap ke arah Ye Diton,


Baik si manager atau pun semua orang menatap dengan kaget kepada Viky, setelah kalimat tersebut keluar dari Viky.


"Baiklah… untuk masalah berlutut, aku bisa kabulkan tapi untuk masalah potong lidah, tidak akan semudah itu…" Jawab Ye Diton, dia ingin tahu permainan apa yang akan Viky lakukan, jadi dia hanya bisa mengikuti dulu dengan permainan yang Viky mainkan.


"Manager Tang kamu berlututlah sekarang juga…" Perintah Ye Diton kepada si Manager, dan si manager pun hanya bisa mengikuti apa yang di perintahkan oleh Tuannya, walau dengan hati yang sedikit enggan.


Setelah melihat si manager berlutut, Viky berbalik ke arah meja dan mengambil sebuah pisau yang ada di meja, kemudian melemparkan pisau tersebut kepada si manager dan berkata:


"Kamu potong lidah kamu sekarang juga, dan…" Belum sempat Viky meyelesaikan kata-katanya sudah di potong oleh Ye Diton.


"Sudah cukup…" Teriak Ye Diton kepada Viky


"Aku tidak akan membiarkan orang lain berbuat seenaknya seperti itu kepada orang-orang ku… kamu sudah membuat kesabaran aku habis, aku sudah muak dengan permainan yang kamu mainkan…" Ucap Ye Diton, dengan wajah memerah karena marah dan sorot mata yang memancarkan api kemarahan menatap ke arah Viky.


"Oh seperti itu… jadi bagaimana kamu akan menyelesaikan masalah ini…" Timpal Viky dengan dingin menatap tajam ke arah Ye Diton.


"Kamu bisa pergi dari sini setelah kamu meninggalkan kedua tangan kamu dan juga wanita yang berada di samping kamu di sini…" Ucap Ye Diton.


Aldo yang mendengar kata-kata yang Ye Diton ucapkan sekarang emosinya sudah tidak tertahan lagi.


"Kamu hanya seorang kepala cabang kecil keluarga Ye dan sudah berani berbuat seperti itu… apa kamu tahu kamu sedang berhadapan dengan siapa…" Ucap Aldo yang sudah geram melihat sikap Ye Diton, setelah dia berkata dia akan bergegas pergi ke arah Ye Diton untuk menyerangnya, tapi Aldo di tahan oleh Viky.


"Aku memang hanya seorang kepala cabang kecil dari keluarga Ye yang besar, aku tidak tahu siapa kalian… yang jelas kalian adalah orang kecil yang berada di Kota Taraka ini dan perlu kalian tahu bahwa di Kota Taraka tidak ada yang berani kepada kepala cabang kecil sepertiku… he…he…he…" Jawab Ye Diton menatap ke arah Aldo dengan tersenyum.

__ADS_1


"Sudah cukup basa-basi nya, aku tidak memiliki waktu banyak, jadi aku bertanya sekali lagi, apa kamu akan memotong lidah si manager ini atau tidak…" Ucap Viky yang melihat jam tangan di tangannya.


"Tidak… aku bertanya sekali lagi, apa kamu akan memotong tangan kamu dan meninggalkan wanita itu di sini…" Ucap Ye Diton membalas kembali dengan pertanyaan yang sama yang dia ucapkan tadi.


"Apa kamu yakin menginginkan kedua tanganku dan juga wanitaku… aku sarankan untuk kamu menghubungi Ye Zhou terlebih dahulu, dan meminta saran dia untuk menyelesaikan masalah ini…" Jawab Viky dengan datar menatap Ye Diton


Ye Diton setelah mendengar kata-kata yang Viky ucapkan, dia menatap penuh kebingungan kepada Viky, karena di Kota Taraka ini, tidak ada yang mengetahui nama asli kepala keluarga Ye, bahkan bukan hanya di Kota Taraka tapi juga di Montana.


"Ka-kamu….siapa kamu sebenarnya…" Ucap Ye Diton dengan terbata-bata, ada sedikit rasa ketakutan di hatinya, karena tidak sembarang orang bisa mengetahui nama asli kepala keluarga Ye yang sebenarnya.


"Seperti yang tadi kamu bilang, aku adalah orang kecil yang berada di Kota Taraka… dan hanya memberikan sebuah kalimat kepada Ye Zhou untuk dapat mencari arti dan maksuda dari kalimat tersebut…" Jawab Viky dengan santai.


Semua orang yang berada di sana tidak mengetahui dengan apa yang Viky katakan, dan juga mereka semua bertanya-tanya tetang siapa itu Ye Zhou dan kalimat apa yang harus Ye Zhou cari artinya.


Tapi berbeda dengan Ye Diton, Setelah mendengar kata-kata yang terakhir Viky ucapkan, Ye Diton tidak bisa menahan keseimbangan tubuhnya.


"Bruk…"


"Tuan… maafkan saya… maaf karena punya mata tapi tidak dapat melihat keberadaan tuan…" Ucap Ye Diton dengan berlutut meminta maaf.


Kejadian Ye Diton berlutut dan meminta maaf kepada Viky membuat semua orang yang hadir menatap tidak percaya dengan kejadian yang terjadi di depan mata mereka, sebab selama ini tidak ada yang pernah membuat Ya Diton seperti ini, bahkan untuk keluarga besar yang ada di Kota Taraka pun tidak bisa melakukan seperti ini kepada Ye Diton.


"Karena aku tidak punya banyak waktu lagi, kamu bisa lakukan apa yang aku minta tadi, dan juga kamu bisa patahkan tangan kamu sendiri dan untuk masalah pembayaran makana di sini nanti aku akan mengirim orang untuk membawa uangnya dan menyerahkannya kepada kamu…" Jawab Viky menatap ke arah si manager, dengan senyum anehnya.


Setelah Viky selesai berkata, Ye Diton bergegas pergi ke arah si manager yang tengah berlutut, dan mengambil pisau yang berada di meja yang tidak jauh dari si manager berlutut, tanpa banyak bicara dan tampa ragu-ragu Ye Diton memotong lidah si manager.


"Berhenti…" Teriak Rere, di saat pisau yang Ye Diton pegang akan mengenai lidah si manager.


Ye Diton melihat ke arah sumber suara yang menyuruhnya berhenti dan suara perintah tersebut berasal dari Rere, Ye Diton melihat ke arah Viky, karena dia bingung harus mematuhi perkataan siapa.

__ADS_1


Viky melihat ke arah Rere, dia ingin tahu tetang alasan kenapa Rere menghentikan Ye Diton.


"Viky… aku rasa tidak perlu sampai seperti ini, dan aku juga yakin jika ibu kamu juga tidak akan setuju jika kamu melakukan semua ini…. cara seperti ini bukanlah cara yang baik untuk menyelesaikan suatu masalah… dan aku yakin akan timbul masalah yang baru di masa depan nanti jika menyelesaikan masalah dengan cara seperti ini…" Ucap Rere menjelaskan kepada Viky, kenapa dia menghentikan Ye Diton tadi.


"Baiklah kalau begitu aku beri kamu kesempatan untuk kamu bisa bereskan masalah ini dengan cara yang kamu mau…" Ucap Viky dengan lembut kepada Rere dan juga Viky ingin tahu apa yang akan Rere lakukan untuk membereskan masalah ini.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2