Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 194 Hadiah Dan Masa Depan


__ADS_3

Hadiah Dan Masa Depan


"Proyek apa yang akan kamu kerjakan…? jika itu proyek miliki kamu, berarti kamu bisa menjelaskan secara garis besarnya proyek tersebut…?" Tanya Viky dengan melihat ke arah orang yang masih berlutut dengan wajah yang pasrah.


"Proyek itu adalah membangun sebuah taman hiburan terbesar yang ada di Montana dengan luas tanah sekitar ±1,5 kilo mater persegi… untuk modal yang di keluarkan tidak terlalu besar dan hanya 1 kali namun keuntungannya berjangka panjang… ketika aku dulu mengerjakan proyek itu, aku mengalami kesulitan saat di perijinan jadi aku meminta bantuan kepada atasan aku, tapi sayangnya dia malah mengaku proyek tersebut sebagai hasil dari kerja kerasnya…" Jawab si orang yang sedang berlutut tadi.


"Baiklah… baiklah… aku mengerti sekarang… aku akan memberikan kamu waktu 1 jam… dalam waktu satu jam aku ingin kamu menyelesaikan rincian proyek itu dan sudah berada di atas mejaku… jika tidak, maka kamu juga bisa pergi dari Octa Grup bersama yang lain… sebagai timbal baliknya kamu bisa menduduki posisi atasan kamu yang dulu mengambil proyek tersebut… bagaimana adil kan… ada resiko ada keuntungan…" Jawab Viky memberikan tawaran yang bagus kepada orang tersebut.


Orang tersebut sedikit tercengang dengan kata-kata dari Viky dan bukan hanya dia tapi semua orang yang berada di sana pun sangat kaget, karena semua orang berpikir bahwa orang tersebut akan di hukum akibat kecerobohannya tadi. tapi saat ini dia malah di tawari sesuatu yang bagus di depan mata.


"Jadi tuan tidak akan menghukum saya…?" Ucap orang tersebut dengan sedikit bingung tapi ada rasa bahagia dari nadanya.


"Untuk apa aku menghukum kamu… semua orang bebas mengekpresikan kebahagian mereka dengan cara mereka masing-masing… jadi aku tidak mempermasalahkan kejadian tadi, cuman aku memanggil kamu ke sini aku ingin tahu apa yang membuat kamu menjadi sangat bahagia sekali… dan kamu bisa berbagi kebahagian dengan yang lain…" Jawab Viky.


"Terima kasih Tuan… aku akan menyelesaikan rincian proyeknya dalam waktu 15 menit dan berkasnya sudah siap berada di atas meja tuan…" Jawab orang tersebut dengan rasa penuh semangat yang menggebu-gebu.


"Oh seperti itu… baiklah aku suka dengan cara kerja kamu… jika kamu bisa menyelesaikannya dalam waktu kurang dari 15 menit, aku akan menyuruh Deky untuk mengantar kamu pergi ke showroom mobil, kamu bisa memilih mobil apa saja yang kamu suka di sana … bagaimana apa kamu sanggup…?" Ucap Viky menawarkan kembali tawaran yang lebih bagus lagi.


Semua orang lebih tercengang lagi dengan kata-kata dari Viky, bukan hanya naik jabatan tapi di berikan sebuah mobil serta bebas memilih mobil apa saja yang di sukai, mereka semua berpikir kenapa tidak terjadi kepada diri mereka sendiri, dan orang yang sedang berlutut tadi juga, dia terbengong karena sangat kaget.


"Aku… aku tidak sedang bermimpi…" Gumam orang tersebut dengan menampar pipinya 2 kali karena dia takut dia sedang bermimpi.


"Terima kasih banyak Tuan… terima kasih banyak…" Ucap orang tersebut dengan terus berkata berterima kasih kepada Viky secara berulang kali dan dia membenturkan pelan kepalanya ke tanah.


"Kamu hanya bersujud saja, tadi kamu bertepuk tangan karena bahagia… apa yang aku tawarkan barusan tidak membuat kamu menjadi lebih bahagia lagi…?" Ucap Viky sedikit bercanda dan memancing agar semua orang bisa merasakan kebahagian.


"Jadi tuan… boleh saya bersorak bahagia…?" Ucap orang tersebut bertanya.

__ADS_1


"Silahkan… dan bukan hanya kamu saja… jika yang lain ingin mengekpresikan kebahagiaannya… tidak ada yang melarang itu semua… toh tidak ada yang di rugikan yang ada bisa saling berbagi kebahagian untuk semua orang di sekitarnya…" Jawab Viky.


Setelah Viky selesai berkata semua orang langsung bersorak bahagia sambil tepuk tangan dan bahkan ada juga yang melompat-lompat, suara orang yang berteriak menggema ke seluruh Octa Grup. dari arah kerumunan ada salah seorang yang berteriak.


"Hidup Tuan Besar Viky… hidup Octa Grup…" Ucap orang tersebut berteriak dengan sangat keras dengan tangan yang di kepalkan dan di angkat ke atas… kemudian orang yang berada di sampingnya pun mengikuti orang pertama tadi berteriak dengan kata-kata yang sama, di susul kembali dengan orang selanjutnya dan terus begitu hingga semua orang berteriak seirama dengan kata-kata yang sama.


"Hidup Tuan Besar Viky… Hidup Octa Grup…"


"Hidup Tuan Besar Viky… Hidup Octa Grup…"


"Hidup Tuan Besar Viky… Hidup Octa Grup…"


Suara teriakan dari semua orang sekarang lebih menggema lagi, ada lebih dari 2.000 di sana mengucapkan kata yang sama dan sangat serempak. dan orang yang tadi berlutut dia berdiri dan mungkin teriakan dia adalah yang paling keras di antara yang lain.


Viky berjalan turun dari podium, dia tidak menyuruh semua orang untuk membubarkan diri, karena Viky tahu bahwa semua orang saat ini sedang mengalami sebuah kebahagian, Viky pikir jika bahagia maka dalam bekerja pun akan lebih fokus dan lebih semangat lagi.


"Baik Tuan…" Jawab Deky.


"Oh iya… satu lagi, kamu awasi orang tadi, jika dia sudah menyelesaikan pekerjaannya maka kamu bisa bawa dia keruangan aku… tapi jika aku tidak ada, kamu coba pelajari berkasnya, jika cocok maka tindak lanjut proyeknya dan bawa dia ke showroom mobil untuk memilih mobil yang dia suka nanti, apa pun mobil yang dia mau, belikan saja…" Lanjut Viky berkata.


"Baik Tuan…" Jawab Deky kembali.


Kemudian Viky pergi dari sana kembali menuju ruangannya bersama Rere yang kembali menggandeng tangan Viky, dan di ikuti oleh Herman dan juga Aldo di belakangnya, setelah sampai di ruangan Viky, mereka semua duduk di kursi.


"Aldo… sebelum kita berangkat ke kediaman keluarga Epson aku ingin bertanya sekali lagi… kamu ingin bersama adikku atau bersama Citra…?" Ucap Viky bertanya dan membuka pembicaraan di antara mereka.


"Aku hanya akan mengikuti apa yang Lord perintahkan… apa pun itu aku yakin Lord akan memberikan apa yang terbaik untuk aku…" Jawab Aldo.

__ADS_1


"Dengan jawaban kamu yang seperti itu membuat aku bingung… karena aku tidak tahu isi hati kamu itu yang sebenarnya ingin bersama dengan adikku atau dengan Citra…" Jawab Viky dengan sedikit lemas.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2