Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 191 Tergiur Oleh Jabatan Yang tinggi


__ADS_3

Tergiur Oleh Jabatan yang tinggi


Semua orang yang berada di sana segera pergi meninggalkan tempat tersebut setelah Viky menyuruh mereka untuk membubarkan diri, namun setelah semua orang pergi dari sana, di antar berkas orang-orang tadi berdiri, terlihat seorang pria mudah masih berdiri di sana dengan raut wajah yang bingung.


"Oh ternyata kamu datang juga yah… aku kira kamu tidak datang ke sini… dan sibuk mengurus perusahaan yang kamu bangun… apa kamu sudah menyelesaikan tugas kamu…?" Ucap Viky bertanya dengan melihat ke arah orang yang masih berdiri di tempat semua orang berkumpul tadi, dan Viky mengenali siapa pria yang berdiri tersebut, dan dia adalah si pelayan yang Viky suruh bernama Dinan.


"Maaf tuan… tugas yang tuan berikan sudah selesai… dan ketika tadi aku akan melaporkan semua yang tuan suruh, tuan sudah menyelesaikan semuanya… aku tadi tidak berani untuk memotong pembicaraan tuan…" Jawab Dinan dengan sedikit gugup, dan terlihat dari sorot matanya bahwa dia sangat ketakutan.


"Baguslah jika sudah selesai… dan Memang untuk kamu aku akan menerima laporan kamu secara terpisah… karena di antara kita tidak ada kesepakatan masalah uang dan yang lainnya… jadi sekarang kamu bisa ikut aku pergi ke Octa Grup dan kita berbicara di dalam mobil…" Jawab Viky, dan mengajak Dinan untuk pergi dari san bersamanya.


"Baik Tuan…" Jawab Dinan yang hanya bisa mengikuti Viky, walau dia tidak mengerti akan maksud dari perkataan Viky.


Kemudian Viky berjalan pergi menuju ke arah mobilnya yang terparkir di pinggir taman tersebut dan di ikuti oleh Aldo serta Dinan di belakangnya.


"Kamu pilih salah satu pekerjaan yang cocok untuk kamu dan sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki… yang ada di daftar ini… karena nama orang-orang yang berada di sana sudah pasti akan di keluarkan dari Octa Grup… dan nanti kamu akan menggantikan pekerjaan orang yang kamu tunjuk… tapi kamu jangan salah pilih pekerjaan dan tergiur oleh jabatan yang tinggi, karena itu bisa berbalik menyerang kamu… jika kamu salah memilih pekerjaan…" Ucap Viky setelah berada di dalam mobil dan menyerahkan kertas yang berisi daftar nama orang-orang yang akan di keluarkan dari Octa Grup.


"Tuan… aku tidak tahu posisi mana yang cocok dengan aku, karena semua posisi ini terlalu tinggi untuk aku yang tidak mempunyai pengalaman serta pendidikan yang tinggi… " Ucap Dinan sambil melihat-lihat kertas yang di berikan Viky dan dengan seksama dia melihat posisi mana yang cocok untuk dia, tapi menurut dia pekerjaan yang di tawarkan Viky terlalu tinggi, jadi dia sedikit bingung.


"Masalah pengalaman dan pendidikan tinggi itu adalah urusan yang lain, kamu lihat sendiri kan nama-nama yang berada di situ adalah orang-orang yang berpengalaman di bidangnya dan juga mereka semua mempunyai pendidikan yang tinggi, tapi itu semua tidak dapat menjamin sesuatu yang baik, kamu pilih saja salah satu yang menurut kamu, kamu bisa menjalankan pekerjaan itu dan kamu mampu untuk melakukan pekerjaan tersebut dengan baik dan benar…" Jawab Viky memberikan Dinan solusi untuk memilih dan juga agar Dinan bisa lebih percaya diri.


"Baik tuan… tapi jika boleh, aku ingin memikirkannya terlebih dahulu, agar aku tidak salah memilih dan tidak membuat tuan kecewa dengan hasil kerja aku nanti…" Jawab Dinan.


"Itu terserah kamu… tapi lusa nanti kamu harus sudah memutuskannya dan temui aku di ruangan aku dan kamu sudah memiliki jawaban atas pekerjaan yang akan kamu pilih nanti…" Jawab Viky, memberikan kelonggaran untuk Dinan memilih pekerjaan yang cocok untuknya.


Dinan saat ini masih tidak percaya jika dirinya di tawari oleh pemegang kendali Octa Grup dan dia di tawari dengan jabatan yang cukup tinggi di Octa Grup, dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini, jadi dia berpikir untuk memilih pekerjaan yang cocok untuknya dan juga jenjang karir yang menjanjikan, dia berpikir mungkin di Kota Taraka ini, hanya dia lah orang yang paling beruntung. karena untuk bisa masuk ke Octa Grup sangat lah sulit apa lagi tidak mempunyai kemampuan dan pengalaman yang cukup.


Mobil Viky saat ini sudah sampai di Octa Grup, kemudian Viky turun dari dalam mobil dan di ikuti oleh Aldo dan juga Dinan.

__ADS_1


"Aldo… kamu cari Deky sekarang dan suruh dia cepat menemui aku di di ruangan aku sekarang…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Aldo.


"Baik Lord…" Jawab Aldo, kemudian dia segera pergi untuk mencari Deky.


"Dan Untuk kamu… kamu bisa ikut aku ke ruangan aku atau kamu bisa pulang untuk memikirkan pekerjaan mana yang akan kamu pilih nanti…" Ucap Viky dengan melihat ke arah Dinan.


"Baik Tuan… aku rasa aku akan pulang dan memikirkan pekerjaan mana yang aku sanggup menjalankan pekerjaan itu dan memikul beban tanggung jawabnya atas pekerjaan yang aku pilih…" Jawab Dinan.


"Baiklah… kamu bisa pergi sekarang…" Jawab Viky, kemudian dia berjalan pergi meninggalkan Dinan di tempat parkir dan menuju ke ruangannya.


"Aku berjanji tidak akan mengecewakan kepercayaan Tuan… aku akan bekerja dan belajar lagi dengan sungguh-sungguh…" Gumam Dinan dengan melihat ke arah punggung Viky yang berjalan memasuki gedung Octa Grup.


Di dalam ruangan Viky, di sana ada Rere yang tengah santai sambil membuka beberapa dokumen dan mempelajari dokumen tersebut, sambil menunggu kedatangan Viky.


"Viky… apa kamu sudah selesai dengan urusan kamu…?" Tanya Rere, yang melihat Viky memasuki ruangannya, dengan tersenyum lembut.


"Kenapa seperti itu… apa kamu tidak takut Octa Grup akan kehilangan kekuatannya jika merombak secara besar-besaran…? dan itu akan membuat celah bagi setiap orang untuk menghancurkan Octa Grup…" Ucap Rere bertanya, dengan menutup dokumen yang dia pelajari dan berjalan ke arah Viky.


"Lebih baik membuang orang-orang yang dapat merugikan orang lain walau mereka semua mempunyai kemampuan… aku tidak takut Octa Grup akan kehilangan kekuatannya, sekarang pun banyak celah untuk orang lain menghancurkan Octa Grup. jika Octa Grup hancur, maka tidak akan susah untuk membangun kembali sebuah perusahaan yang benar-benar kokoh dan orang-orangnya dapat di percaya… setengah orang yang berada di Octa Grup, aku rasa sudah cukup, di tambah dengan kekuatan dari keluarga Ling dan keluarga Ma…" Jawab Viky, dengan lembut mengusap kepada Rere yang duduk di sampingnya dan berusaha menghilangkan khawatiran Rere.


"Baiklah… Aku hanya bisa mengikuti semua keputusan kamu apa pun itu… aku yakin kamu sudah memikirkannya baik-baik sebelum menjalankan rencananya…" Jawab Rere dengan melihat ke arah Viky.


"Apa nanti malam kita bisa pergi makan malam ber 2…? ada yang ingin aku bicarakan dengan kamu…" Tanya Viky mengalihkan pembicaraan.


"Baiklah… kita pergi makan malam nanti malam… tapi kenapa kamu tidak berbicara sekarang saja dan harus nanti saat makan malam, untuk makan malam yah makan malam saja…" Jawab Rere dengan penasaran atas apa yang akan Viky bicarakan.


"Nanti saja saat makan malam biar santai… sekarang aku, setelah urusan di sini selesai… aku berencana pergi ke kediaman keluarga Epson untuk membicarakan tentang hubungan Aldo dan Citra… apa kamu mau ikut pergi ke sana…?" Jawab Viky dan bertanya apa Rere mau ikut atau tidak.

__ADS_1


"Aku di sini saja menemani ayah… jika Aldo pergi siapa yang akan membantu ayah dalam pekerjaannya… dan aku juga ada sedikit pekerjaan yang harus aku selesaikan…" Jawab Rere menolak ajakan dari Viky.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2