Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 175 Keinginan Viky


__ADS_3

Keinginan Viky


"Tu- eh…Viky hal apa yang ingin kamu bicarakan dengan aku…? Ucap Citra dengan sedikit salah…setelah Herman keluar dari ruangan tersebut.


"Sebaiknya kamu duduk dulu saya…" Ucap Viky menyuruh Citra untuk duduk.


"Tidak usah… jika hanya sebentar aku bisa berdiri saja…" Jawab Citra.


"Sebentar atau lama tergantung dari jawaban kamu…" Jawab Viky.


"Jadi apa yang ingin kamu tanyakan dari aku…?" tanya Citra kembali.


"Ini mengenai kamu dan Aldo… sebelum membicarakan hal lain… aku ingin bertanya kepada kamu… apa kamu benar-benar serius mencintai Aldo dan ingin menikah dengan dia…?" Jawab Viky, kemudian dia bertanya kepada Citra.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu…? jika Kalau iya kenapa dan jika kalau tidak juga kenapa…?" Jawab Citra ingin tahu tentang alasan kenapa Viky bertanya seperti itu, dan memberikan 2 jawaban kepada Viky.


"Jika kamu tidak benar-benar serius mencintai Aldo dan tidak ingin menikah dengan dia… kamu bisa pergi sekarang… tapi jika kamu benar-benar serius, maka kamu duduk lah dulu, karena pembicaraan kita akan cukup lama, dan kamu akan merasa pegal jika terus berdiri…" Jawab Viky dengan memberikan dua pilihan kepada Citra.


"Aku bingung harus menjawabnya bagaimana… jujur, aku juga mencintai Aldo, bukan aku tidak mau menikah dengan Aldo, tapi orang tua aku bilang bahwa aku sudah di jodohkan dengan laki-laki lain yang telah mereka pilihkan untuk aku…" Jawab Citra yang berjalan ke arah kursi dan dia segera duduk di sana.


"Untuk masalah orang tua kamu, mungkin nanti aku yang akan mencoba membicarakan hal ini dengannya, semoga saja orang tua kamu merubah pikirannya dan merestui hubungan kalian… serta menggagalkan perjodohan kamu… tapi yang menjadi masalah sekarang adalah Aldo…" Jawab Viky.


"Memang ada masalah apa dengan Aldo…?" Ucap Citra bertanya, dengan penasaran


"Mungkin kamu sedikit banyaknya sudah bisa mengetahui sikap Aldo seperti apa… di sini hanya aku yang paling mengenal Aldo, untuk masalah kesetiaan aku bisa menjaminnya tapi untuk hal lain aku tidak bisa menjaminnya karena semua itu tergantung dari kamu… aku berharap kehadiran kamu di sisi Aldo, kamu bisa merubah sikap Aldo… dan Aldo bisa menjalani kehidupan yang normal layaknya kebanyakan orang…" Jawab Viky, menjelaskan sedikit tentang Aldo.


Maksud dari Viky merubah sikap Aldo Adalah merubah sikap Aldo yang hanya akan berbuat sesuatu jika hanya di perintah.


"Aku akan bersabar menghadapi sikap Aldo… yang terpenting adalah dia mau terus bersama aku… dan aku bisa berjanji kepada kamu, secara perlahan aku akan merubah sikap Aldo, sedikit demi sedikit menjadi seperti yang kamu inginkan…" Jawab Citra, penuh keyakinan.


"Dari sekian banyak orang-orang yang mengikuti aku… Aku sudah menganggap Aldo sebagai saudara aku sendiri… walau semuanya adalah saudara aku, tapi yang paling dekat dengan aku adalah Aldo, aku sangat mengkhawatirkan masa depan Aldo, aku tidak bisa merubah sikap Aldo jadi aku berharap banyak kepada kamu… kamu tahukan jika aku yang berkata, dia tidak akan berpikir banyak dan langsung melakukannya…" Jawab Viky.

__ADS_1


"Oh seperti itu… apa semua hal yang kamu katakan akan dia lakukan tanpa dia berpikir ulang…?" Jawab Citra bertanya dengan nada yang sedikit tidak percaya.


"Yah seperti itu lah… apa kamu mau mencobanya…?" Jawab Viky bertanya, dengan niat tersembunyi.


"Heemm… sepertinya tidak perlu, akan repot jika kamu memerintahkan Aldo untuk berbuat sesuatu yang aneh-aneh…" Jawab Citra yang menyadari ada maksud tersembunyi dari pertanyaan Viky.


"Jika tidak aneh-aneh… maka semua orang pun bisa melakukan hal tersebut tanpa berpikir lagi…" Jawab Viky kembali.


"Terserah kamu lah… tapi kalau bisa, kamu suruh dia untuk berbicara kepada ayahku bahwa dia ingin menikahi aku dengan segera…" Ucap Citra.


"Apa kamu sudah tidak sabar untuk di nikahi Aldo…?" Ucap Viky menggoda Citra, namun pertanyaan Viky memiliki arti dan maksud lain.


"Bukan… bukan itu maksud aku, aku hanya ingin orang tua aku tidak menjodohkan aku dengan laki-laki yang tidak aku kenal…" Jawab Citra buru-buru, karena dia mengérti maksud dari pertanyaan Viky barusan.


"Baiklah… tapi jika ayah kamu menolaknya, aku tidak tahu apa yang akan Aldo lakukan kepada ayah kamu… karena dia tidak akan menerima kata gagal jika aku yang berkata…" Jawab Viky, memberikan peringatan kepada Citra.


"Yah sudahlah… kalau begitu tidak usah, akan jadi masalah nantinya jika hal itu terjadi…" Jawab Citra dengan nada yang lemas.


"Itu terserah kamu… jika kamu ingin pergi bersama Aldo nanti malam, aku tidak akan membawa Aldo pergi ke kediaman keluarga Ling…" Jawab Viky.


"Mulai sekarang aku akan banyak memberikan kelonggaran waktu untuk Aldo… kamu harus bisa memanfaatkan hal tersebut… semuanya tergantung dari kamu, kemana kamu akan membawa Aldo di masa depan, aku mempercayakan semuanya kepada kamu… tapi perlu kamu ingat, jangan sampai kamu memanfaatkan Aldo untuk hal yang dapat merugikan semua orang… " Lanjut Viky berkata, namun di kalimat terakhir Viky sedikit memberikan memperingatkan Citra.


"Baiklah… baiklah… aku mengerti maksud dari semua yang kamu katakan tadi… kamu bisa mempercayakan semuanya kepada aku…" Jawab Citra dengan menganggukkan kepala.


"Krek…" Terdengar pintu masuk terbuka, dan yang membuka pintu tersebut adalah Aldo, Aldo berjalan ke arah Viky, dan memberikan sebuah kertas kepada Viky.


"Lord… Ratu berada di sebuah kamar hotel dari pagi… aku sudah mengirimkan orang untuk mengecek ke sana, Ratu berada di sana sendirian, dan saat ini Ratu sedang menuju ke sini dengan menaiki sebuah taksi…" Ucap Aldo melaporkan hasil dari melacak Rere, dan keberadaan Rere saat ini.


"Apa yang dia lakukan di kamar hotel sendirian…?" Gumam Viky sambil melihat kertas yang di berikan oleh Viky.


"Baiklah terima kasih… aku bisa tenang sekarang…" Ucap Viky, dengan rasa lega di hatinya karena mengetahui Rere dalam ke adaan baik-baik saja.

__ADS_1


"Aldo kamu antar Citra pulang… dan untuk nanti malam kamu bisa pergi dengan Citra, tadi dia meminta kepada aku untuk bisa pergi ber 2 bersama kamu… dan aku juga sudah membicarakan semuanya kepada Citra, untuk hal lainnya nanti kita bicarakan lagi…" Lanjut Viky berkata dengan melihat ke arah Aldo.


"Baik Lord… kalau begitu, aku ijin pergi dulu untuk mengantar Citra…" Jawab Aldo yang meminta ijin untuk pergi.


"Baiklah… kamu bisa pergi sekarang… dan untuk nanti malam kamu bisa pergi dengan memakai mobil ayah…" Jawab Viky.


Setelah Viky selesai berkata, Aldo dan Citra pergi dari ruangan tersebut… kenapa Viky lebih memberikan jalan bagi Aldo dengan Citra dari pada Adiknya, karena Viky mengetahui sifat adiknya seperti apa… jika Aldo bersama adiknya, maka tidak akan memberikan perubahan kepada Aldo, dan Viky yakin di masa depan jika Aldo menikah dengan adiknya maka ikatan mereka ber 2 bukan seperti suami istri, tapi bisa di bilang ikatan mereka ber 2 bisa seperti Aldo dan Viky saat ini.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2