Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 73 Sahabat Jadi Cinta Part 2


__ADS_3

Sahabat Jadi Cinta Part 2


Viky dan Reva di saat ini hanya diam tidak menjawab apa pun dan menerima jabatan tangan dari Beben yang memberi selamat.


Viky melirik ke arah Reva, dengan wajah serius dia menarik napas dalam-dalam dan berkata:


"Reva, semuanya tidak harus di putuskan secara terburu-buru, kamu pikirkan baik-baik tetang keputusan kamu ini, aku bisa mengerti dan masih ada banyak waktu untuk kamu berpikir, karena di saat ini pun aku masih bingung dengan apa yang harus aku putuskan. Karena ada satu dua hal yang sangat sulit untuk aku jelaskan kan kepada kamu…" Ucap Viky menjelaskan kepada Reva.


Untuk sekarang memang pikiran Viky sedang galau, bukan masalah wanita tapi masalah antara memilih berbisnis atau memilih kemiliteran, kedua pilihan tersebut pasti ada baik dan buruknya, bukan hanya untuk Viky tapi juga untuk orang-orang yang berada di sekitar Viky.


Tangan Viky menyentuh tangan Reva yang sedari tadi berada di atas meja.


"Dan perlu kamu tahu bahwa sejak dulu aku sudah menyukai kamu, tapi dulu karena dunia kita berbeda, jadi aku hanya bisa menyimpan semua perasaan aku di dalam hati… dan sampai detik ini pun aku masih menyukai kamu, aku sih tidak menjadi masalah mempunyai wanita lebih dari satu, dan calon istriku juga tidak masalah akan hal itu… tapi aku yakin di hati kecilnya dia tidak terima jika aku mempunyai wanita lain…" Viky berhenti berkata serta melepaskan sentuhan tangannya dari tangan Reva dan melihat Reva dari atas hingga bawah.


"Masa depan kamu masih panjang, dengan kecantikan yang kamu miliki, pasti banyak lelaki yang baik di luar sana yang bisa kamu pertimbangkan dan layak untuk mendapatkan hati, serta kasih sayang dari kamu… satu hal yang ingin aku tanyakan kepada kamu, apa orang tua dan keluarga kamu akan setuju jika kamu menjadi istri kedua…?"


Bagi Viky memang tidak masalah dan sangat mau jika dia bisa mempunyai wanita lebih dari satu dan semuanya bisa akur,


Bahkan bukan hanya Viky tapi para pembaca termasuk author pun pasti mau jika bisa mempunyai istri lebih dari satu dan semuanya akur lagi.hehehe (Berkhayal)


Yang Viky pikirkan bukan hanya masalah mau atau tidak tapi masalah perasaan, baik itu Reva atau pun Rere, mungkin di ucapan mereka tidak masalah berbagi lelaki dengan yang lain, tapi Viky sangat yakin di hati kecil mereka pasti merasakan sedikit sakit hati, saat melihat pasangan kita bersama dengan yang lain.


Reva terdiam beberapa saat, setelah mendengar ucapan dari Viky, kemudian Reva melirik ke arah jendela dan berbalik melihat ke arah Viky dan berkata


"Yah… memang benar aku juga tidak tahu orang tua dan keluargaku akan setuju atau tidak, tapi tetang perasaan, baik itu calon istri kamu atau pun aku, pasti akan merasakan sakit jika melihat pasangan kita bersama dengan orang lain, dan aku juga tidak tahu tetang perasaan ku saat ini, apa memang benar aku rela berbagi suami dengan orang lain atau karena aku egois dan hanya ingin memiliki kamu sepenuhnya…" Ucap Reva.

__ADS_1


"Jika kamu menginginkan menikah di Loka Center, aku sebagai sahabat kamu, aku bisa memberikannya untuk kamu sebagai hadiah pernikahan kamu, dan jika kamu masih bingung siapa pasangan yang akan menemani kamu nanti di Loka Center, di sini pun ada seorang laki-laki yang jomblo dan sudah kamu kenal dari dulu…" Jawab Viky, dan di kalimat terakhir Viky melirik ke arah Beben.


"Loh… kok jadi ke aku, kalian berdua saling menyukai satu sama lain, dan sudah bisa menerima tetang situasinya satu sama lain…" Ucap Beben yang mengerti maksud dari Viky.


"Beben… kamu tidak usah menyembunyikan lagi perasaan kamu, aku dari dulu sudah tahu bahwa kamu menyukai Reva, buktinya sampai sekarang kamu tidak pernah berpacaran dengan wanita lain… tidak ada lagi rahasia di antara kita…" Ucap Viky, membeberkan rahasia yang selama ini Beben sembunyikan.


Kenapa Viky tidak menolak Reva di awal, karena jika itu Viky lakukan maka, persahabatan mereka bisa jadi akan renggang, Viky menjaga perasan Reva, yang selama ini terus berusaha mencari tahu keberadaannya, tanpa memperdulikan hal lain.


Beben setelah mendengar ucapan dari Viky, dia menundukkan kepalanya, wajahnya berubah karena malu.


Yah memang bener Beben selama ini menyukai Reva, dan menyembunyikan perasaannya karena dia merasa tidak enak kepada Viky, tapi sekarang semua rahasia itu sudah Viky ungkap, dan bukan hanya Viky dan Beben saja yang tahu, tapi Reva pun mengetahuinya.


Setelah Viky berkata demikian, Baik Beben atau pun Reva tidak ada yang menanggapi perkataan dari Viky, mereka berdua saat ini menjadi salah tingkah dan tidak tahu apa yang harus di lakukan dan di katakan.


Bagi Reva, selama ini dia tidak menyadari bahwa Beben telah menyukainya, karena Reva sendiri terlalu sibuk mencari keberadaan Viky yang tidak tahu dimana keberadaannya, dan tidak sadar bahwa Beben memberikan perhatian yang lebih terhadapnya.


Di saat ini, di meja mereka bertiga sangat hening, tapi di sisi lain ruangan, lebih tepatnya di masuk terdengar sangat gaduh, karena kedatangan seseorang yang cukup membuat perhatian semua orang tertuju kepadanya.


Di pintu masuk terlihat ada seorang laki-laki yang berjalan dengan tubuh yang tegap, dan kekar, serta di sampingnya menggandeng seorang wanita cantik dengan tubuh yang seksi, dan ada beberapa orang yang mengikutinya dari belakang.


laki-laki tersebut terlihat gagah dan berani dengan memaki seragam Militer, dan di dampingi dengan seorang wanita yang memakai gaun shoulder dress panjang berwarna biru, memperlihatkan pundak putih mulus dengan rambut panjang hitam terurai hingga dada, serta di bagian paha hingga bawah terlihat sebuah sobekan yang memperlihatkan kaki jenjang putih mulus, menjadikan kesan yang anggun dan seksi dan menjadi pelengkap akan kegagahan dari seorang laki-laki di sampingnya.


semua orang menatap kagum dan iri kepada orang yang baru saja datang, tapi berbeda dengan 2 orang yang berada di meja sudut ruangan, ketika mereka melihat 2 orang yang baru saja datang pikiran mereka kembali ke masa lalu dan mengingat kejadian yang terjadi, 2 orang tersebut memancarkan aura kebencian dan kemarahan kepada laki-laki dan perempuan yang baru saja datang.


2 orang tersebut adalah Beben dan Reva, mereka berdua menaruh dendam kepada kedua orang yang baru saja datang, karena kejadian di masa lalu yang tidak akan mereka lupakan seumur hidup mereka.

__ADS_1


Tapi berbeda dengan Viky, dia bersikap biasa saja, bukan berarti dia tidak mengingat akan kejadian dulu, tapi melihat laki-laki tersebut memakai pakaian Militer, dia terpikirkan suatu ide yang akan dia lakukan nanti.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2