Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 101 Sebuah Lamaran


__ADS_3

Sebuah Lamaran


Sushi Neo di saat dia akan berdiri, dia melihat ke arah seorang pria yang sedang berjalan ke arahnya, dia mengernyitkan alisnya, melihat kepada pria tersebut, karena dia tidak mengenal pria tersebut.


Sebelum Viky pergi, menuju ke depan panggung Rere sudah menghentikan Viky, Rere bukan tanpa alasan melarang Viky, karena Jeri pulang jadi dia takut akan ada masalah besar yang terjadi jika di teruskan, karena Jeri pasti akan sangat marah bila melihat Rere atau orang dari keluarga Herman, namun Viky tetap kekeh untuk pergi dan meminta Restu kepada Nenek.


"Nenek, sebelumnya aku ingin meminta maaf, jika aku membuat acara di dalam acara. dan juga mungkin semua orang tidak tahu dengan siapa aku karena aku pun belum lama berada di Kota Taraka… Aku Viky ingin memberikan sebuah hadiah kecil untuk Nenek di hari ulang tahun Nenek… dan Hadiah ini juga sebagai tanda awal dan niat baik saya karena saya ingin meminta restu dari Nenek untuk dapat menikahi seorang wanita yang berasal dari keluarga Neo…" Ucap Viky sambil membuka kotak lusuh yang dia bawa.


Semua orang sangat kaget mendengar kata-kata dari Viky, karena melamar seorang wanita dari keluarga Neo di saat acara ulang tahun dan tanpa memberitahukan niatnya tersebut sebelumnya, apa lagi Viky juga belum lama tinggal di Kota Taraka. jadi bisa di bilang Viky adalah orang asing bagi semua orang di Kota Taraka.


Semua orang menatap ke arah kotak lusuh yang Viky bawa, mereka sangat penasaran apa yang ada di dalam kotak tersebut, mereka melihat ke arah Sushi Neo dan ingin tahu apa isi dari kotak tersebut, namun Sushi Neo melihat isi yang berada di dalam kotak dengan sedikit tercengang, dan semua orang menjadi sangat penasaran dengan apa yang ada di dalam kotak itu.


"Apa itu Gelang Jade Core…?" Tanya Nenek Sushi, dengan mata yang masih menatap tidak percaya ke arah kotak yang Viky bawa.


"Aku tidak tahu untuk nama pastinya karena gelang ini juga di berikan oleh salah satu temanku dulu… dia hanya menjelaskan tetang kegunaannya saja, dia bilang sangat bagus untuk kesehatan, apa lagi di gunakan oleh seorang wanita, maka kegunaannya akan menjadi 2x lipat…" Jawab Viky menjelaskan.


Nenek Sushi sangat kaget setelah mendengar kata-kata dari Viky, dan tidak hanya Nenek Sushi saja yang kaget tapi sebagian orang yang mengerti barang antik juga ikut kaget, dan untuk orang yang tidak mengerti barang antik mereka semua bingung dengan apa yang sedang di bicarakan yang jelas bahwa hadiah dari Viky sangat bagus.


"Aku tidak mengenalnya dan juga tidak tahu asal-usulnya… tapi barang yang di bawanya sangat mahal dan sangat langka, jika itu adalah barang asli…" Gumam Nenek Sushi.


"Baiklah… aku terima lamaran kamu dan aku juga memberi restu kepada kamu, tapi wanita mana yang kamu sukai karena di keluarga Neo hanya ada 2 wanita yang belum menikah dan sudah cukup umur untuk menikah…" Tanya Nenek Sushi kepada Viky.


Nenek Sushi berbalik dan menghampiri jarvice Neo dan Berkata: "Jarvice… kamu panggil Rahma dan Sarah kesini…!" Perintah Nenek Sushi kepada Jervice.


"Baik Nenek…" Jawab Jarvice dan dia buru-buru memanggil 2 orang yang Nenek maksud.

__ADS_1


Suasana hati Jarvice saat ini sangat senang, karena akan mendapatkan menantu yang sangat luar biasa, pasalnya tidak sembarangan orang dapat mempunyai Gelang Jade Core.


"Aku berharap laki-laki tadi menyukai Sarah, karena Rahma akan di lamar oleh Tuan Muda dari keluarga Ma, jadi aku akan memiliki 2 menantu yang sangat luar biasa dan akan membawa keluarga Noe menjadi keluarga No 1 di Kota Taraka, dan bahkan bisa menjadi keluarga No 1 di Montana…" Gumam Jarvice sambil senyum-senyum sendiri.


Tidak berapa lama Jarvice kembali dengan di ikuti 2 wanita yang sangat cantik dan seksi di belakangnya.


"Nak Viky… ini lah kedua wanita yang saya bilang tadi, yang pertama adalah Rahma dan yang kedua adalah Sarah…" Ucap Nenek Sushi memperkenalkan kedua wanita yang baru saja datang bersama Jarvice.


2 wanita cantik tersebut adalah Rahma dan Sarah, untuk kedua wanita cantik ini memang terlihat banyak sekali kemiripan, tapi ada beberapa perbedaan yang menonjol di antara keduanya.


Untuk Rahma terlihat dari wajahnya masih muda dan polos dan untuk Sarah terlihat dari wajahnya dia sangat dewasa dan sepertinya mempunyai sifat keibuan, dan perbedaan yang lebih menonjol lagi di antara mereka berdua adalah, dari bentuk tubuhnya, karena Sarah lebih tua dari Rahma jadi bentuk tubuh Sarah lebih terbentuk dari Rahma, bisa di lihat walau pun kedua wanita ini menggunakan model baju yang sama tapi lekuk tubuh Sarah lebih menggoda dari pada Rahma. dengan lekuk tubuh seperti gitar spanyol atau bisa dibilang Bohay dan di hiasi dada yang terlihat besar berisi dan juga sangat kenyal, menjadikan kesan setiap orang kepada Sarah, Sarah yang Dewasa, seksi dan menggoda.


"Jadi… kamu ingin menikah dengan siapa… di antara kedua wanita ini…?" Lanjut Nenek Sushi bertanya kepada Viky.


Semua orang bingung dengan jawaban dari Viky, karena yang mereka tahu bahwa keluarga Neo hanya memiliki 2 wanita yang belum menikah dan sudah cukup umur. jadi mereka berpikir bahwa Viky salah masuk ke dalam keluarga yang ingin dia lamar.


"Lantas siapa kalau bukan salah satu dari kedua cucu ku ini…? karena hanya mereka berdua saja yang memenuhi syarat untuk dapat menikah…" Ucap Nenek Sushi dengan penasaran kepada Viky.


Semua orang menatap ke arah Viky, menunggu jawaban dari Viky, tapi Viky sendiri hanya diam saja tidak mengatakan sesuatu, kemudian Viky berjalan meninggalkan area panggung dan semua mata di saat ini mengikuti ke arah mana Viky berjalan, Viky menuju ke salah satu meja yang berada di bagian belakang, lebih tepatnya adalah meja keluarga Herman.


Raut wajah semua keluarga Neo berubah seketika setelah menyadari keberadaan keluarga Herman, dan Viky pergi menuju ke arah meja tersebut.


Wajah semua orang keluarga Neo, yang mana awalnya terlihat ceria dan bahagian namun sekarang berubah menjadi sangat suram, mereka semua menatap tajam penuh amarah dan kebencian ke arah meja Herman, terutama Jarvice dan Jeri, Kemarahan di antar keduanya sangat besar di antara yang lain, Tatapan Jeri lebih tajam dari pada semua orang karena dia adalah orang dari Divisi perang, dan juga karena kemarahan Jeri yang terlalu besar tanpa dia sadari mengakibatkan aura dari tubuhnya mulai menjalar keluar, dan orang-orang yang berada di sekitarnya mulai merasakan ketakutan dan kengerian dari aura yang keluar dari tubuh Jeri.


*Kemarin author ngga up karena sedikit kesal, bab yang author sudah rencanakan up ternyata tertahan dan up nya di tangguhkan oleh sistem.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2