Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 354 Berangkat


__ADS_3

Berangkat


Pagi hari sebelum matahari menampakkan dirinya, hanya langit saja yang sudah berubah menjadi putih, di sebuah tempat terlihat semua orang saat ini sedang sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing, ada yang sedang merapihkan tenda, ada yang baru membongkar tenda, bahkan ada juga yang sedang berolah raga pagi, seperti berlari kecil, pushup dan lainnya, serta masih banyak aktivitas lain yang sedang mereka lakukan.


Di salah satu tenda yang terbesar, terlihat 3 orang tengah berdiri di depan pintu masuk tenda tersebut, dan orang yang berdiri tersebut adalah Viky, Rere dan juga Dewi, mereka ber 3 hanya bisa melihat orang-orang yang tengah sibuk membereskan tenda dan juga melakukan aktivitas lainnya.


Aldo, Eagle, Jaguar dan juga Vanteko Ma berjalan ke arah tempat Viky berdiri.


"Aldo… bagaimana semua persiapannya… apa sudah selesai…?" Ucap Viky ketika Aldo sudah sampai di dekat Viky.


"Sudah Lord… semuanya sudah siap, dan saat ini semua orang yang akan kita bawa ke kota Yako sudah berbaris dengan rapih di tengah, dan kendaraan yang akan mengangkut mereka semua juga sudah siap…" Jawab Aldo, dengan menunjuk ke arah belakang dia berdiri, walau pun tempat tersebut terhalang oleh tenda namun Viky sudah mengerti tempat mana yang Aldo maksud.


"Baiklah… kalau begitu kita pergi ke sana menemui semua orang…" Jawab Viky, kemudian dia berjalan pergi dari sana, di ikuti oleh yang lainnya berjalan di belakang Viky.


Tidak lama Viky berjalan, dia sudah sampai di tempat yang di maksud oleh Aldo, dan di sana semua orang berbaris dengan rapih dengan jumlah yang tidak kurang dari 500 orang.


"Misi kali ini akan sangat berbahaya sekali, oleh karena itu aku memilih kalian yang mempunyai kemampuan yang berada di atas rata-rata orang, kenapa aku bilang misi kali ini sangat berbahaya, karena kita tidak mempunyai cukup informasi tentang lawan yang akan kita hadapi nanti, dan kita juga tidak bisa menentukan strategi apa yang harus kita pakai untuk mengalahkan kekuatan lawan… kita hanya bisa menerobos langsung ke tempat musuh, entah apa yang akan terjadi setelah kita masuk ke dalam, bisa jadi ini hanya sebuah jebakan untuk bisa mengepung kita, oleh karena itu, jika ada keraguan di hati kalian, kalian bisa pergi memisahkan diri kalian, aku tidak akan memaksa bagi orang yang tidak mau ikut, karena jika ada orang yang merasa terpaksa maka jika kita dalam keadaan yang terdesak orang tersebut hanya akan menjadi hambatan bagi yang lain, dan akan sangat merugikan bagi kita semua…" Ucap Viky dengan berdiri di tengah depan semua orang, dan di dampingi oleh Aldo, Eagle dan juga yang lainnya, dan dia juga menjelaskan sedikit apa yang akan bisa terjadi di tempat tujuan mereka semua.


Viky menghentikan kata-katanya dan melihat ke arah semua orang, untuk lebih memastikan bahwa tidak akan orang yang memisahkan diri dari barisan yang ada.


"Baiklah… karena tidak ada yang memisahkan diri dari barisan, aku rasa kalian sudah siap menjalankan misi kali ini, yaitu menerobos masuk ke dalam markas musuh untuk membantu menyelamatkan adikku…" Lanjut Viky berkata, karena dia melihat bahwa tidak ada orang yang memisahkan diri dari barisan, walau pun Viky juga sudah tahu akan hasilnya seperti apa, namun dia hanya memastikannya saja.

__ADS_1


"Siap Lord…" Jawab semua orang yang berada di depan Viky dengan serempak.


"Aku akan menjelaskan sedikit langkah yang akan kita lakukan nanti…" Lanjut Viky berkata.


Kemudian dia menjelaskan kepada semua orang tentang langkah apa yang akan di lakukan, walau pun menerobos langsung tanpa strategi tapi Viky juga masih memperhitungkan segala kemungkinan yang akan terjadi oleh karena itu dia tidak mau orang-orangnya asal menerobos ke arah markas musuh, dan Viky juga menjelaskan bahwa akan ada orang yang akan membantu mereka untuk dapat menerobos area pertahanan dari musuh, orang tersebut adalah Karev Zi, walau pun Viky tidak terlalu berharap banyak, namun Viky juga sedikit mengandalkan Karev Zi agar semua orang-orangnya tidak kelelahan saat berhadapan dengan pasukan inti dari pihak musuh yang menahan Lisa, karena di bagian depan sudah berhadapan dengan pasukan pertahanan.


"Baiklah… kalian semua naik ke dalam mobil truk yang sudah di siapkan, kita akan berangkat dengan segera setelah kalian semua naik, karena jarak dari sini ke kota Yako juga cukup jauh, mungkin kita akan sampai di sana pada tengah hari, karena kita membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 5 jam, di tambah dengan istirahat 1 jam untuk mengisi perut kalian…" Lanjut Viky memberikan perintah kepada semua orang untuk segera naik ke dalam truk yang sudah di sediakan yang berada tidak jauh dari tempat mereka berdiri.


Kemudian semua orang segera membubarkan diri mereka dan bergegas naik kedalam truk yang sudah di sediakan.


"Rere… kamu kembali saja ke kota Taraka terlebih dulu dengan Dewi dan juga yang lainnya… aku akan pergi ke kota Yako terlebih dulu untuk menyelamatkan Lisa…" Ucap Viky dengan berbalik melihat ke arah Rere yang berada di sampingnya setelah dia membubarkan semua orang yang ada di sana.


"Baiklah… aku tidak akan memaksa untuk ikut bersama kamu, namun kamu juga harus berjanji akan kembali ke kota Taraka sebelum langit menjadi gelap…" Jawab Rere, dia juga sadar bahwa jika dia ikut pergi untuk menyelamatkan Lisa, maka dia akan menjadi hambatan bagi Viky, karena dia tidak mempunyai kemampuan untuk bertarung, bukan hanya bertarung saja mungkin untuk bertahan dari serangan musuh saja tidak ada, dan hal itu akan merepotkan Viky, karena harus bertarung sambil melindungi Rere.


Kemudian Viky berjalan ke arah mobil yang paling depan yang sudah di siapkan oleh Aldo dan juga Eagle, di ikuti oleh Aldo, Eagle, Jaguar dan juga Vanteko Ma.


Setelah semua orang sudah naik ke dalam truk, kemudian mobil yang paling depan yaitu sebuah mobil jeep tanpa pintu namun ada sebuah senjata terpasang di bagian atasnya mulai berjalan pergi meninggalkan tempat tersebut setelah mendapatkan instruksi dari Aldo untuk memulai perjalanan ke kota Yako dan orang-orang yang berada di mobil tersebut pun bersenjata lengkap.


Di belakang mobil jeep tersebut adalah mobil Viky, yaitu sebuah mobil Jeep namun berbeda tipe karena mobil yang Viky naiki semuanya serta tertutup dan juga mobil tersebut mobil dengan tipe mobil berlapis baja, kemudian di belakang mobil Viky beberapa mobil truk yang mengangkut semua orang mengikuti mobil Viky.


Ketika masih di dalam kawasan barak, iringan mobil tersebut berjalan dengan cukup pelan, hingga beberapa saat kemudian iringan mobil tersebut keluar dari kawasan Barak, dan mulai memacu kecepatan yang bisa di bilang cukup tinggi, bukan karena jalan yang di tempuh kosong melainkan karena ingin mengejar ketepatan waktu tempuh, ketika memasuki jalan yang cukup padat pun kecepatan iringan kendaraan Viky masih sangat stabil karena orang-orang yang mengendarai mobil tersebut cukup terlatih dan juga terbiasa mengendarai mobil dengan gaya seperti itu, jadi iringan kendaraan tersebut tidak mengganggu dan juga tidak membahayakan pengguna jalan lain.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2