
Pencarian Jibsen
"Aku tidak ingat tentang hal itu, dan aku juga tidak mau mengingatnya… aku juga tidak ingin membahas hal itu, baik sekarang atau nanti… jadi bisakah kamu langsung menjawab pertanyaan aku tadi…" Jawab Viky dengan nada yang dingin serta tatapan yang tajam menatap ke arah Jibsen.
"Sudah aku katakan dari awal bahwa aku tidak suka berbasa-basi… jika kamu masih tidak mengerti dengan apa yang aku mau, aku akan katakan kepada kamu… kemana Keluarga Latimore selama ini, kenapa kalian tidak datang membantu kami di saat kami semua dalam keadaan susah…? dan kenapa juga tidak membantu di saat ayahku berurusan dengan keluarga Handoko… jika kalian membantunya, mungkin ayahku saat ini masih hidup…" Lanjut Viky dengan nada yang sedikit marah, karena jibsen tidak menceritakan apa yang Viky ingin tahu, tapi Jibsen malah menceritakan sesuatu yang menurut Viky tidak penting baginya.
"Baiklah… jika kamu tidak ingin membahas hal itu, namun perlu kamu tahu, bahwa semuanya saling berhubungan satu sama lain…" Jawab Jibsen, kemudian dia mulai menjelaskan kembali kepada Viky, yang mana tadi sempat di potong oleh kata-kata Viky.
"Setelah aku kembali ke kediaman Keluarga Latimore… sekitar 4 atau 5 tahun dari itu, ibu kamu masih suka memberikan kabar kepada kami, dan juga sering mengirim foto tentang perkembangan kamu walau pun kami tidak bisa bertemu dengan ibu kamu, tapi dengan adanya komunikasi yang berjalan, kami semua dari Keluarga Latimore sudah merasa lebih dari cukup… namun di tahun ke 6 tanpa sebab yang jelas ibu kamu menghilang begitu saja, sejak saat itu aku dan juga ibu kamu tidak ada komunikasi sama sekali, dan bukan hanya kepada aku saja tapi dengan semua orang dari Keluarga Latimore, termasuk kakek dan nenek kamu…"
"Kami semua di sini berpikir baik tentang ibu kamu yang tidak memberikan kabar sama sekali dan kami juga berpikir bahwa ibu kamu sedang sibuk, jadi tidak bisa memberikan kabar kepada kami semua di sini…"
"2 bulan berlalu dari saat ibu kamu menghilang…karena nenek kamu sangat mengkhawatirkan ibu kamu, jadi nenek kamu meminta kepada aku untuk pergi ke kediaman Klan Xian menemui ibu kamu dan memastikan bahwa ibu kamu dalam keadaan baik-baik saja, tapi saat aku dan juga beberapa orang dari Keluarga Latimore, pergi ke kediaman Klan Xian, kami semua bukan di sambut dengan baik oleh mereka seperti biasa tapi kami semua tidak ada yang di ijinkan untuk melangkah masuk walau hanya satu langkah melewati gerbang masuk ke kediaman Klan Xian…bahkan kami semua di usir oleh penjaga keamanan gerbang dengan cara yang tidak hormat…"
"Tanpa mendapatkan hasil apa pun, mau tidak mau kami semua kembali, dan menceritakan semuanya kepada Nenek dan juga kakek kamu yang saat itu menjabat sebagai kepala Keluarga Latimore… setelah aku menceritakan semuanya, kakek kamu, mencoba menghubungi Master Klan dari Klan Xian atau kakek kamu dari ayah kamu, namun kakek kamu tidak dapat di hubungi…"
"Firasat aku mengatakan bahwa telah terjadi sesuatu kepada ibu kamu, oleh karena itu aku menyelidikinya secara diam-diam… aku mengerahkan hampir semua kemampuan yang aku miliki demi untuk mendapatkan sebuah informasi tentang apa yang terjadi dengan ibu kamu, namun hasilnya tidak ada, karena semua informasi sudah di tutup oleh orang-orang dari Klan Xian…"
"Waktu itu aku hampir putus asa, karena semua yang aku lakukan semuanya menemukan jalan buntu… sampai pada suatu hari aku mendapatkan informasi bahwa Klan Yao di musnahkan oleh Klan Xian, aku coba kembali menyelidiki siapa tahu bisa mendapatkan informasi tentang ibu kamu dari Klan Yao, namun hasilnya masih sama…"
"Ketika aku berada di ujung jalan keputusasaan, salah satu orang aku, berhasil menemukan orang yang dulu sempat menjadi pengasuh kamu… tanpa pikir panjang aku langsung bergegas pergi untuk menemui orang tersebut, karena aku takut orang dari Klan Xian mengetahui hal ini, dan mungkin orang yang menjadi pengasuh kamu bisa saja di bunuh oleh orang dari Klan Xian, agar informasi yang terjadi di dalam Klan Xian tidak tersebar keluar…"
"Butuh waktu yang cukup lama untuk aku meyakinkan orang yang menjadi pengasuh kamu, agar dia memberikan informasi yang dia tahu tentang apa yang terjadi di dalam Klan Xian… setelah aku menceritakan semuanya dari awal tentang niat aku mencari informasi tersebut, barulah dia mau bercerita tentang apa yang terjadi di dalam Klan Xian, dengan syarat bahwa aku harus menjamin keselamatan dia dari orang-orang Klan Xian yang ingin membunuhnya…"
__ADS_1
"Dia mengatakan bahwa anak dari adik kakek kamu atau paman dari keluarga ayah kamu pergi ke kediaman Klan Xian… entah apa yang terjadi, semua pelayan yang ada di kediaman Klan Xian di bunuh oleh paman dari ayah kamu, namun hanya dia saja yang berhasil melarikan diri berkat bantuan dari ibu dan juga ayah kamu… mungkin dari sini kamu pasti tahu apa yang terjadi…"
"Sejak dari itu aku mencari ibu kamu di Montana ini, dengan berbekal sebuah infomasi yang di berikan oleh pengasuh kamu yang katanya ibu kamu pergi ke darah selatan… tapi pencarian yang aku lakukan ini, aku lakukan secara diam-diam, dan hanya aku saja yang bergerak sendiri, karena Klan Xian mengirim para Master mereka untuk mengawasi kita di sini, mungkin orang luar tahu bahwa kita di dukung oleh Klan Besar dari utara oleh karena itu Keluarga Latimore bisa menjadi keluarga No 1 di kota Yako ini dan di takuti oleh semua orang yang ada di kota Yako, namun yang sebenarnya terjadi adalah bahwa kita sedang di awasi, atau bisa di bilang kita itu sedang berlomba siapa yang paling cepat menemukan ibu kamu…"
"Sampai pada akhirnya aku berhasil mendapatkan informasi bahwa ibu kamu, sedang berada di kota Taraka, dan aku pun menceritakan semuanya kepada kakek kamu… namun kita kalah cepat dengan master dari Klan Xian yang ada di sini…"
"Mereka sudah mengutus orang untuk membunuh kamu, namun karena kamu adalah bagian dari Divisi perang, mereka tidak bisa berbuat banyak… yang aku tahu bahwa kepergian kamu dan semua orang-orang yang pergi bersama kamu ke medan perang adalah rencana dari Master Klan Xian atau paman kamu sendiri, hal itu dia lakukan demi untuk bisa membunuh kamu, tanpa berurusan secara langsung dengan Divisi perang…"
"Kami pun tidak bisa berbuat banyak demi menyelamatkan kamu, hanya bisa pasrah kepada takdir…"
"Jika Keluarga Latimore sudah tahu bahwa kami semua berada di kota Taraka, kenapa kalian semua membiarkan ayahku di bunuh oleh keluarga Handoko…?" Ucap Viky bertanya dengan memotong perkataan dari Jibsen.
"Untuk kejadian ayah kamu yang di bunuh oleh keluarga Handoko, Sebenarnya jika kita bergerak sedikit terlambat saja, aku yakin bahwa ibu kamu dan juga Lisa pasti sudah di bunuh oleh keluarga Handoko…"
"Tapi yang menjadi masalah setelah kakek kamu mati di bunuh oleh para Master Klan Xian adalah, tidak ada satu pun orang dari Keluarga Latimore yang mengetahui dimana kakek kamu menyembunyikan ibu dan juga Lisa…"
"Aku tidak pergi mencari kamu, karena kakek kamu bilang, jangan mencari ibu kamu dan juga Lisa, karena kakek kamu tidak mau Keluarga Latimore di musnahkan oleh Klan Xian, dan dia juga mengatakan bahwa ibu dan juga Lisa sudah berada di tempat aman…"
"Namun aku masih belum tenang jika tidak memastikannya sendiri bahwa ibu kamu dan juga Lisa sudah berada di tempat yang aman… aku secara diam-diam mengirim orang untuk mencari ibu kamu dan juga Lisa di kota Taraka, sampai pada akhirnya aku bisa menemukan ibu kamu dan juga Lisa, akan tetapi aku hanya bisa mengawasinya dari kejauhan, karena aku tidak mau keberadaan ibu kamu dan juga Lisa di ketahui oleh para Master dari Klan Xian…"
"Mungkin kamu bertanya-tanya kenapa aku sekarang berani membawa Lisa ke sini… Jawabannya adalah entah karena hal apa para Master dari Klan Xian sudah di tarik kembali oleh paman kamu, namun aku memiliki sedikit keyakinan bahwa akan ada sesuatu yang besar yang terjadi di Montana ini…"
"Sekarang dimana orang yang mengasuh aku dulu…? jangan bilang kamu tidak bisa melindungi dia dan dia sudah mati di bunuh oleh orang dari Klan Xian…? jika itu terjadi, berarti kamu tidak akan mampu untuk melindungi Lisa di sini, dan sudah di pastikan nasib Lisa dan juga ibu akan sama dengan dia… apa kamu sudah memikirkan resiko atas apa yang kamu lakukan ini…?" Ucap Viky bertanya, namun di kalimat terakhir nada Viky sedikit lebih tinggi dan auranya juga sedikit keluar dari tubuhnya, Viky sedikit marah karena Viky berpikir bahwa Jibsen pasti tidak memikirkan resiko atas apa yang di lakukan oleh Jibsen, karena di saat Viky menyerang ke kediaman Keluarga Latimore, pertahanan dari Keluarga Latimore sangat lemah dan itu artinya bahwa Keluarga Latimore tidak siap dalam menangani serangan dadakan seperti yang Viky lakukan.
__ADS_1
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...