
Kemarahan Yang Bisa di Kontrol
Viky sedikit mengernyitkan alisnya mendengar nama Cipto Ma dan Rahma Neo, namun dia tidak berburuk sangka terlebih dulu kepada mereka ber 2, karena bisa saja mereka di tekan oleh orang yang berada di balik ini semua, dan Viky juga belum terlalu mengenal sikap mereka ber 2 yang sebenarnya.
"Tiger… kamu panggil Vanteko Ma ke sini… dan bagi semua orang menjadi 20 tim, sebagai pemimpin dari setiap tim, kami tugaskan nama-nama yang kamu berikan kemarin kepada aku…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Tiger.
"Dan untuk kamu Lion… kamu juga bersiaplah dan bantu Tiger untuk menyiapkan semua pasukan…" Lanjut Viky berkata dengan berbalik melihat ke arah Lion
"Baik Lord…" Jawab Tiger dan Lion dengan serempak, kemudian mereka ber 2 pergi dari sana untuk melakukan perintah dari Viky.
"Jaguar… kamu kirim mata-mata dari pasukan Magnium untuk mengetahui seperti apa situasi yang ada di sana… kita tidak tahu siapa orang yang ada di balik semua ini, bisa jadi ini adalah sebuah pengalihan untuk serangan dari musuh yang lebih besar lagi…" Lanjut Viky berkata dengan melihat ke arah Jaguar dan memberikan perintah kepada Jaguar untuk menyelidiki situasi dan sedikit mengungkap siapa dalang di balik semua ini.
"Baik Lord…" Jawab Jaguar, kemudian dia pergi dari sana untuk mempersiapkan penyelidikan.
"Eagle… perintahkan orang-orang kita untuk membawa sebagian peralatan yang kita punya ke sini… namun jangan terlalu banyak membawa orang, aku rasa dengan semua orang yang ada di sini sudah lebih dari cukup, dan juga katakan kepada mereka untuk bersiap jika terjadi kembali pertempuran seperti dulu… karena kita tidak tahu apa yang sedang di rencanakan oleh pihak lawan…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Eagle untuk mempersiapkan sedikit orang-orang dari pasukan Magnium.
"Baik Lord…" Jawab Eagle, yang mengerti dengan maksud dan strategi yang akan Viky ambil, karena musuh belum di ketahui jadi tidak mengerahkan semua kekuatan yang ada, walau pun akan menyelamatkan orang yang sangat penting bagi Viky, namun mempersiapkan diri jika ada serangan balik dari musuh.
"Cheetah… mulai sekarang, kamu tidak usah menutupi segara informasi tentang keberadaan kita di sini… aku rasa kita tidak bisa bersembunyi lagi, dan biarkan dunia tahu bahwa aku masih ada, dan masih orang yang sama yang memimpin pasukan Magnium… hanya orang-orangnya saja yang sedikit berbeda yang aku pimpin… dan kamu juga buat pertahanan yang sama seperti yang kamu lakukan di tempat pasukan Magnium…" Ucap Viky dengan memberikan perintah kepada Cheetah untuk membuka segala informasi yang perlu orang luar tahu.
"Baik Lord…" Jawab Cheetah, yang mana dia juga mengerti arti dari kata-kata dari Viky dan dia juga tahu apa yang harus dia lakukan… yaitu memberi tahukan informasi tentang keberadaan Viky di Kota Taraka, namun hanya sebatas tahu saja tanpa bisa masuk atau menyelidiki hal yang lain.
Kemudian Cheetah kembali masuk ke dalam rumah untuk melakukan perintah yang di berikan oleh Viky kepadanya, dan di sana tersisa hanya Viky dan Aldo saja.
__ADS_1
"Lord… apa tidak terlalu cepat memberitahukan keberadaan Lord di Kota Taraka ini kepada semua orang… apa lagi sekarang kita semua sedang berkumpul di sini… aku rasa semua orang pasti akan memperhatikan apa yang sedang dan akan kita lakukan di sini… dan aku juga memiliki sedikit perasaan bahwa setelah informasi ini tersebar keluar, maka akan terjadi sebuah kekacauan… " Ucap Aldo bertanya namun Aldo sedikit memberikan saran kepada Viky untuk memikirkan ulang atas apa yang akan di lakukan oleh Viky.
"Karena di saat terakhir kali kita semua berkumpul di satu tempat sudah menjadi sebuah berita yang sangat besar dan membuat semua orang bingung dan juga merasakan ketakutan, apa lagi sekarang, para petinggi dari pasukan Magnium menetap di satu tempat dengan waktu yang bersamaan, dan dengan jangka yang lama…" Lanjut Aldo berkata, namun kata-kata dari Aldo, dia bukan takut informasinya tersebar keluar melainkan dia sedikit takut jika terjadi sebuah kekacauan dan menyebabkan Kota Taraka menjadi pusat perhatian semua orang, dan bahkan bisa jadi Kota Taraka menjadi medan pertempuran.
"Aku tahu tentang rasa cemas kamu itu… tapi kamu tenang saja, aku sudah memikirkan baik dan buruknya tentang apa yang akan terjadi nanti setelah semua informasi tersebar luas keluar… dan aku rasa hal ini akan lebih baik, dari pada kita terus bersembunyi seperti ini dan memancing musuh kita untuk masuk secara diam-diam, baik itu mencari informasi atau melakukan rencana penyerangan secara tiba-tiba… dan hal ini juga sebagai peringatan kepada semua orang untuk tidak menyentuh Kota Taraka, karena kita semua sekarang berada di sini…" Jawab Viky, memberitahukan niatnya kepada Aldo, dan dia juga berusaha untuk menghilangkan sedikit kecemasan Aldo.
"Aku awalnya berencana menyebarkan informasi ini di saat acara pernikahan aku nanti… tapi musuh kita sudah tidak sabar dan ingin mencoba seberapa kuat kekuatan kita yang baru kita bentuk di sini… jadi kita perlihatkan saja kepada semua orang tentang apa yang kita miliki di sini… dan hal ini tidak akan membuat keributan semua orang lagi seperti sebelumnya, karena semuanya sudah aku rencanakan dengan baik…" Lanjut Viky berkata.
Aldo, Eagle dan juga ke 4 pilar, mereka semua bukan tidak marah, Rere saat ini di culik, tapi kemarahan dari mereka masih bisa di kontrol oleh Viky dan di arahkan untuk membuat rencana penyelamatan Rere, tidak seperti sebelumnya di saat berhadapan dengan keluarga Handoko, kemarahan dari semua orang tidak bisa terkontrol karena Viky juga saat itu sangat marah kepada keluarga Handoko dan dia juga sedikit tidak bisa mengontrol kemarahan dia sendiri, walau pun musuh yang di hadapi mempunyai kekuatan yang berada jauh di bawah Pasukan Magnium, bahkan bisa di bilang kekuatan keluarga Handoko dulu tidak lebih kuat dari sebuah Divisi yang ada di dalam Pasukan Magnium.
Ketika Viky selesai berkata, Vanteko Ma berjalan mendekat ke arah Viky, setelah dia selesai mendapatkan arahkan dari Tiger dan juga Lion untuk masuk ke dalam tim yang mana.
"Teko… kamu duduklah… ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan dengan kamu… ini menyangkut kakak kamu, Cipto Ma…" Ucap Viky menyuruh Vanteko Ma untuk duduk terlebih dulu, namun dia sedikit memberi tahukan kepada Vanteko Ma atas apa yang akan mereka bicarakan.
"Untuk sekarang aku tidak bisa memastikan dengan jelas apa hubungannya antara Cipto Ma dengan penculikan Rere… namun ada sedikit hubungannya dengan Cipto Ma dan juga Rahma Neo… tapi hal ini perlu di selidiki lebih dalam lagi, tentang hubungan Cipto Ma dengan penculikan dari Rere… bisa jadi dia yang berada di balik ini semua, atau bisa saja dia hanya di jadikan perisai oleh orang yang berada di balik ini semua… dan mengadu domba aku dengan keluarga Ma…" Jawab Viky, dengan tanpa basa-basi dan mengatakan kepada Vanteko Ma tentang hal apa yang akan mereka bicarakan.
……
Maaf yah author tidak up beberapa hari ini, karena author lagi sibuk sama persiapan istri author lahiran, dan author juga jadi sakit, mungkin karena terlalu kecapean juga.
Sekali lagi author mohon maaf dan terima kasih.
...****************...
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...
__ADS_1