
Serangan Dari Jeri
Ketika Jarvice akan menjawab kembali kata-kata dari Herman, kata-katanya terhenti karena dari arah samping panggung terdengar orang yang berjalan sambil berkata,
"Hey….hey… hey… aku tidak tahu siapa kamu… dan aku sarankan untuk tidak membuat onar di kediaman keluarga Neo… dan juga kamu jangan ikut campur masalah keluarga Neo… lebih baik kamu pergi dari sini, dan lupakan tentang menikahi Pel***acur ini…" Ucap Jeri berjalan ke arah Viky dengan aura membunuh yang keluar dari tubuhnya, dan di kalimat terakhir tangannya menunjuk ke arah Rere.
"Jika aku tidak mau pergi dari sini kamu mau apa…? dan juga tidak akan ada yang bisa menghentikan aku untuk dapat menikahi Rere…" Jawab Viky dengan santai.
"Apa kamu sadar kamu sedang berbicara dengan siapa…? aku beritahu kamu, aku adalah Jeri Noe, orang terbaik dari Divisi Perang Pusat, aku adalah pemimpin pasukan Elang putih, medan perang sudah menjadi keseharian aku, dan sudah tidak terhitung lagi berapa banyak musuh yang aku bunuh di medan perang…" Jawab Jari menjelaskan. kepada Viky, dari nadanya terdengar dia sangat bangga akan pencapaian yang dia capai.
"Jeri… kamu sudah menjadi salah satu pemimpin pasukan di Divisi Perang Pusat…" Tanya Nenek Sushi yang sedikit kaget mendengar ucapan dari Jeri, sebab dia juga baru tahu bahwa Jeri sudah menjadi seorang pemimpin pasukan di Divisi Perang.
Bukan hanya Nenek Sushi saja yang kaget tapi semua orang yang berada di sana pun sangat kaget, orang dari Divisi perang pusat saja sudah mempunyai pengaruh besar di Kota Taraka, dan ini adalah pemimpin pasukan di Divisi Perang Pusat.
"Benar Nenek… aku baru di angkat menjadi Pemimpin Pasukan belum lama ini… dan mulai sekarang, aku akan membawa keluarga Neo untuk menjadi keluarga No 1 di Kota Taraka ini… aku akan menunjukan kepada Dunia seberapa kuat keluarga Neo ini… dan juga aku sudah muak dengan orang-orang yang selalu menganggap remeh keluarga kita…" Jawab Jeri dengan sopan kepada Nenek Sushi.
Wajah keluarga Neo berubah kembali di saat mendengar kata-kata yang keluar dari Jeri, semua orang menatap kagum dan menaruh harapan besar kepada Jeri untuk membawa keluarga Noe menjadi keluarga yang memimpin di Kota Taraka.
Di saat ini di pikiran Nenek Sushi dan juga Jarvice, mereka berdua berpikiran hal yang sama, yaitu tidak perlu memiliki Viky untuk menjadikan keluarga Neo menjadi keluarga No 1 di Kota Taraka, dengan Jeri yang seorang pemimpin pasukan di Divisi perang pusat saja sudah cukup, dan juga untuk Viky mereka berdua tidak mengetahui latar belakang dan status yang Viky miliki, jadi lebih baik memilih yang sudah pasti terlihat di depan mata.
Herman, Novi dan juga Rere, mereka berdua wajahnya sudah berubah pucat setelah mendengar kata-kata dari Jeri tadi, sebab di saat Jeri yang masih hanya seorang tentara biasa saja sudah sangat arogan dan sangat kejam, apa lagi dengan posisinya yang sekarang, mereka bertiga tidak dapat membayangkan akan seperti apa jadinya.
__ADS_1
"Karena aku tidak mau membuat kekacauan di hari ulang tahun Nenek, dan aku juga dalam keadaan yang bahagia hari ini… jadi Kalian ber 4 aku sarankan untuk kalian pergi dari sini secepat yang kalian bisa sebelum aku berubah pikiran… jika tidak mungkin kejadian dulu akan terjadi kembali dan aku pastikan akan lebih parah dari kejadian dulu…" Ucap Jeri menatap ke arah Herman dan keluarganya.
Ekspresi, Herman dan Novi berubah sangat ketakutan setelah mendengar kata-kata dari Jeri, dan mereka berdua mulai mengeluarkan keringat dingin serta tubuh yang mulai bergetar, begitu pula Rere, ekspresi dan keadaan Rere tidak jauh berbeda dari Herman dan Novi dan juga bahkan tidak lebih baik, tangan Viky yang di peluk oleh Rere sudah basah dengan air keringat yang keluar dari tubuh Rere, pikiran Rere sudah kosong, karena mengingat kejadian yang dulu terjadi, yang menimpa dirinya atas perlakuan dari Jeri.
"Jika kamu seperti ini terus… di masa depan kamu akan terus dibayang-bayangi dengan ketakutan ini…" Bisik Viky kepada Rere, karena Viky tidak mau Rere hidup dalam bayang-bayang ketakutan dan juga jika Rere tidak berani berbuat sesuatu, maka sebesar apa pun bantuan yang Viky berikan tidak akan membantu banyak bagi Rere, jadi Viky ingin melihat sisi Rere yang berbeda.
Viky memberikan kesempatan kepada Rere untuk berbuat sesuatu untuk dirinya sendiri, karena di masa depan musuh Viky akan jauh lebih kuat dan lebih kejam dari Jeri, jadi jika seperti ini terus Rere tidak akan bisa bertahan dan hanya akan menjadi kelemahan terbesar bagi Viky.
"Jeri, Paman, dan juga Nenek… aku ke sini tidak bermaksud untuk membuat kekacauan dan membuat onar di sini, tapi aku ke sini hanya ingin meminta restu dari Nenek, apa salah atas semua yang aku lakukan ini…?" Ucap Rere melangkah satu langkah ke depan Viky, dan menatap ke arah Nenek, Jarvice dan juga Jeri secara bergantian.
Kemudian Rere berbalik menatap kepada semua orang dari keluarga Noe yang berada di sana, Ekspresi Viky berubah cerah melihat Rere seperti ini.
Di saat Rere berbalik dan berkata kepada semua orang, amarah Jeri sudah tidak tertahankan lagi dan dia dengan kekuatan yang cukup besar dan berniat menyerang Rere dari arah belakang, tapi karena Viky menyadari hal tersebut, Viky dengan cepat menaham serangan dari Jeri, maka terjadilah sebuah benturan energi Jeri dan Viky dan benturan tersebut menyebabkan suara yang keras, dan semua perhatian tertuju kepada Jeri dan Viky, yang mana posisi saat ini Viky sedang menahan serangan dari Jeri.
Setelah Rere berbalik melihat apa yang terjadi di belakangnya, dia mematung melihat ke arah Viky dan juga Jeri, wajahnya kembali berubah pucat dan air mata mulai keluar dari matanya, dia tidak percaya bahwa Jeri akan melakukan hal yang sama kepadanya dan juga menyerangnya dari arah belakang, jika tidak ada Viky yang melindunginya mungkin nyawa dia sudah tidak bisa di selamatkan lagi.
Semua orang menatap tidak percaya kepada Viky, sebab mereka tidak menyangka Viky bisa menahan serangan dari Jeri yang mana Jeri adalah orang dari Divisi Perang. sekarang semua orang bertanya-tanya tetang identitas Viky yang sebenarnya, karena jika hanya orang kaya biasa, tidak mungkin bisa menahan sebuah serangan dari seorang yang sudah masuk ke dalam Divisi perang, kalau hanya seorang prajurit biasa semua orang tidak akan terlalu kaget tapi ini adalah sebuah serangan dari seorang pemimpin pasukan di Divisi Perang, yang kekuatannya bisa menyamai 10 sampai 20 orang prajurit biasa.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
__ADS_1
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...
__ADS_1