
Masalah Kent
Viky dan Deky pergi dari ruangan Kent, mengikuti Kent ke ruangan lain yang telah di siapkan sebelumnya, oleh salah seorang eksekutif dari Widya Grup.
"Paman Dony…" Ucap Kent menyapa Dony di saat mereka ber 3 sedang berjalan yang kebetulan berpapasan dengan Dony yang tampak sedang terburu-buru, dan mereka ber 3 pun menghentikan langkah kakinya.
"Tuan muda… Maaf, saya terlambat, karena baru mengatur tempat untuk Nona yang tuan muda suruh saya mengaturnya…" Jawab Dony sambil berbalik ke melihat ke arah Kent dan menghentikan langkahnya, dengan nada yang sopan karena dia melihat ada orang lain yang berada di sana.
"Tidak apa-apa paman, jangan terlalu sungkan dengan aku… dan maaf saya sudah membuat repot paman…" Jawab Kent.
"Kak Viky… ini adalah Paman Dony, dia adalah orang kepercayaan aku… dan Paman Dony ini adalah kakak Viky, orang yang aku ceritakan kemarin kepada paman…" Lanjut Kent berkata dengan melihat ke arah Viky dan juga Dony secara bergantian, ketika Kent selesai berkata, raut wajah Dony sedikit berubah rumit.
"Tidak perlu kamu kenalkan pun, kita ber 2 sudah berkenalan, dan Paman Dony juga yang mengantar aku ke ruangan kamu, tapi ketika aku ajak masuk, Paman Dony menolaknya, karena ada pekerjaan yang harus dia selesaikan…" Ucap Viky, dengan tersenyum ramah kepada Dony, namun senyum Viky tersebut berbeda arti menurut pandangan Dony.
"Tuan… maafkan saya yang punya mata tapi tidak di pakai untuk melihat dengan benar… dan…" Belum sempat Dony menyelesaikan kata-katanya, dia di hentikan oleh Viky.
"Paman Dony, Paman tidak perlu sungkan seperti itu kepada aku… karena bagaimana pun aku dan Kent adalah satu keluarga, jadi paman juga harus bersikap sama, baik kepada aku atau juga Kent…" Ucap Viky memotong perkataan dari Dony, karena jika tidak di potong kata-kata Dony, maka kedepannya Dony akan terus bersikap seperti itu kepada Viky, dan dia juga lebih nyaman dengan sikap Dony yang sebelumnya di saat Dony sedang mengantar Viky ke ruangan Kent.
"Paman Dony… kita ber 4 di sini bukan orang lain, jadi Paman juga tidak perlu terlalu formal kepada aku…" Ucap Kent, dengan maksud sedikit membuka atas hubungan kedekatan dia dengan Dony kepada Viky, karena Viky sudah memberikan sedikit jalan untuk Kent berbicara.
"Bukan orang lain…? memangnya ada hubungan apa antara kamu dengan paman Dony, sepertinya hubungan kalian tidak sesederhana kelihatannya…" Ucap Viky bertanya, dengan sedikit bercanda kepada Kent, namun dia juga sangat penasaran, karena Dony mempunyai karakter yang cukup baik menurut Viky. dan sebelumnya Viky juga sudah memikirkan sebuah rencana, akan tetapi Viky juga harus memastikan sesuatu terlebih dulu sebelum menjalankan rencananya tersebut.
"Aku tidak bisa menyembunyikan hal ini dari kak Viky… tapi aku juga bingung bagaimana menceritakannya kepada kakak…" Jawab Kent dengan memasang raut wajah yang bingung.
__ADS_1
"Tidak perlu bingung, kamu ceritakan saja semuanya kepada aku… tapi aku juga mengerti, jika kamu tidak mau menceritakannya kepada aku karena ada beberapa hal yang tidak perlu kamu ceritakan, dan hanya dapat di mengerti…" Jawab Viky, yang mana dia juga tidak bisa memaksa Kent untuk bercerita.
"Aku tahu kak… tapi hal ini perlu aku ceritakan kepada kakak dan tidak bisa di mengerti dengan hanya melihat dengan mata saja… hanya saja semuanya sangat rumit untuk di jelaskan…" Jawab Kent.
"Bagaimana kalau kamu bercerita nya sambil berjalan saja… karena aku harus mengantar Salsa pergi ke acara reuninya…" Ucap Viky sambil melihat jam tangannya, dan mulai berjalan kembali, walau pun Viky tidak tahu ruangan mana yang dia tuju, namun Kent pastinya akan menyusul dia dan mengarahkan Viky untuk pergi ke ruangan yang dituju.
"Maaf kak… waktu kakak jadi terbuang sia-sia karena mengurusi hal pribadi aku…" Jawab Kent, sambil mengikuti Viky yang sudah melangkah lebih dulu, dan di ikuti oleh Deky serta Dony berjalan di belakang Viky dan juga Kent.
"Jadi begini kak… awalnya aku mempunyai sebuah hubungan dengan seorang perempuan, dan kami juga sudah menjalani hubungan tersebut kurang lebih selama satu tahun, karena beberapa alasan selama 1 tahun tersebut kami ber 2 saling menutup diri untuk tidak mengatakan latar belakang keluarga kami… pada satu hari, pacar aku ini ingin meminta kejelasan kepada aku tentang hubungan kami ber 2, dan dia juga mengundang aku makam malam di rumahnya bersama dengan keluarga besarnya, namun jika aku tidak datang, maka pacar aku ini menganggap aku tidak mau menjalin hubungan yang lebih serius dengan dia, oleh karena itu aku tidak punya pilihan lain selain datang ke rumahnya untuk bertemu dengan keluarga besarnya, dan meminta restu atas hubungan kami ber 2…"
"Ketika aku menghadiri acara makan malam tersebut aku bertemu dengan paman Dony, dan paman Dony mengatakan bahwa pacar aku tersebut adalah keponakannya… dan pada waktu itu paman Dony juga sudah bekerja di Widya Grup serta paman Dony ini juga adalah orang kepercayaan aku… karena paman Dony juga sudah mengenal aku dengan baik, jadi tidak terlalu sulit untuk meminta restu dari keluarga pacar aku, karena paman Dony juga membantu aku berbicara dengan anggota keluarga yang lain, terutama dengan ayah dan ibu dari pacar aku ini…" Ucap Kent mulai bercerita kepada Viky.
"Sebentar… jadi inti ceritanya kamu berpacaran dengan seorang wanita secara sembunyi-sembunyi, dan ketika pacar kamu meminta kejelasan tentang hubungan kamu, atau bisa di bilang dia ingin kamu menikahinya, kamu bertemu dengan paman Dony… yang mana paman Dony ini adalah orang kepercayaan kamu di Widya Grup… dan paman Dony juga adalah anggota keluarga dari pacar kamu… jadi dimana letak kesalahannya…? aku rasa semua itu adalah normal, karena kamu dan pacar kamu memang dari awal tidak memberitahukan satu sama lain tentang latar belakang keluarga kalian…" Jawab Viky dengan menyimpulkan cerita dari Kent yang terlalu berbelit-belit.
"Memang sampai di sini tidak ada masalah, baik keluarga pacar aku atau pun paman Dony juga setuju aku menikah dengan pacar aku ini… namun yang menjadi masalah adalah, ayahku beserta beberapa tetua dari Keluarga Latimore tidak setuju dan tidak mau merestui pernikahan aku… dengan beralasan bahwa aku jangan dulu menikah agar aku bisa lebih fokus untuk mengurus semua perusahaan dari Keluarga Latimore…"
"Baiklah… aku mengerti masalah kamu, dan aku juga paham, bahwa kamu ingin aku membantu berbicara kepada ayah kamu… tapi ada syaratnya… kalau kamu setuju, jangankan nanti, sekarang pun aku akan langsung menghubungi ayah kamu dan membicarakan masalah kamu ini…" Ucap Viky yang mengerti maksud dari pembicaraan Kent tersebut, dan dia juga memotong kata-kata yang akan keluar dari Kent.
"He… he… he… tidak perlu syarat apa pun, selama perintah dari kakak, aku akan siap melaksanakannya…" Jawab Kent, dengan percaya diri, karena ketika Viky sudah berbicara dengan ayahnya, maka ayahnya atau pun para tetua, mereka tidak akan bisa mengatakan tidak lagi, dan dia berkata seperti itu karena dia juga yakin dengan mengikuti Viky, maka masa depan dia akan terjamin, dan hal ini juga adalah kesempatan dia untuk berbicara seperti itu, atau bisa di bilang dengan dia berkata seperti itu secara tidak langsung dia sendiri sudah mengikat dirinya dengan Viky.
"Memang itu yang kamu kan…?" Ucap Viky dengan nada yang sedikit bercanda.
"Selama menurut aku itu baik, mau siapa pun orangnya, aku tidak akan ragu untuk mengikutinya…" Jawab Kent dengan percaya diri.
__ADS_1
Viky merekrut Kent untuk menjadi bagian dari dirinya bukan karena Kent mampu menahan tekanan aura kekutan yang dia berikan beberapa hari yang lalu, melainkan karena Kent juga memiliki karakter yang baik, walau pun sifat Kent masihlah kenakan-kanakan, tapi hal itu dengan seiring berjalannya waktu akan berubah.
...***************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...