Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 344 Harapan Palsu


__ADS_3

Harapan Palsu


"1, 2, 3,………9, 10… baiklah, waktunya sudah selesai… kamu masih tidak bisa melepaskan diri dari cengkraman tangan aku…" Ucap Viky menghitung waktu yang di berikan olehnya kepada Fast untuk bisa melepaskan diri.


"Kekuatan bertahan kamu memang sangat kuat, walau pun aku mengerahkan semua kemampuan yang aku miliki, aku masih tidak bisa melepaskan diri aku… baiklah… aku akan menerima satu serangan dari kamu, tapi jika aku masih bisa bertahan, maka kamu harus menarik semua orang-orang kamu dan pulang dengan membawa sebuah kekalahan…" Jawab Fast, dengan sedikit memuji kepada Viky, namun dia memiliki sedikit rasa percaya diri akan serangan dari Viky yang tidak akan berpengaruh banyak terhadapnya, dan dia juga memberikan sebuah syarat kepada Viky.


"Baiklah… jika itu yang kamu mau, jika kamu masih bisa berdiri dalam hitungan 5 setelah menerima serangan dari aku, maka kamu yang akan memenangkan peperangan ini… walau pun orang-orang dari kamu sudah banyak yang mati dan hanya tinggal sedikit lagi yang bisa bertahan…" Jawab Viky dengan maksud memberikan sedikit harapan kemenangan kepada Fast, agar Fast berpikir bahwa dia akan mendapatkan sebuah kemenangan walau pun Fast mengalami kerugian yang sangat besar.


Kemudian Viky melepaskan cengkraman tangannya, untuk memberikan sedikit ruang kepada Fast untuk bersiap menerima sebuah serangan terakhir dari Viky, dan Fast pun berjalan beberapa langkah ke belakang, untuk memberikan jarak antara dia dan Viky, agar Viky bisa bebas melakukan sebuah serangan.


"Kamu bebas menyerang aku dari arah mana saja… aku sudah siap menerima serangan dari kamu…" Ucap Fast dengan nada yang sombong dan juga dengan posisi melebarkan ke 2 tangannya, seperti seseorang yang sedang menyambut sebuah pelukan, dari pasangannya yang sudah lama tidak bertemu.


Tanpa ada instruksi, Viky bergerak dengan cepat kearah Fast untuk melancarkan sebuah serangan.


"Bruk…" Sebuah pukulan mendarat tepat di tengah-tengah perut Fast atau lebih tepatnya di bagian pusar, namun serangan tersebut terlihat tidak terlalu bertenaga dan juga seperti tidak menggunakan energi kekuatan, karena bisa di bedakan dengan serangan yang di lakukan oleh Fast sebelumnya yang mengeluarkan banyak energi kekuatan, setelah melakukan sebuah serangan kepada Fast, Viky mundur 1 langkah ke belakang.


"Ha… ha… ha… serangan terkuat yang di lakukan oleh seorang pimpinan dari organisasi yang sangat di takuti oleh dunia ternyata tidak ada apa-apanya…" Ucap Fast dengan tertawa bahagia penuh kemenangan dan juga dengan nada yang sombong serta merendahkan Viky, dan hal ini juga adalah sebuah tebakan yang menurut dia adalah benar, bahwa Viky tidak mempunyai kekuatan untuk menyerang.


"Masih belum selesai, kita coba mulai hitung dari 1 sampai 5… 1, 2, 3…" Ucap Viky menanggapi perkataan dan tawa kemenangan dari Fast, kemudian dia mulai menghitung dengan jadinya, namun belum sampai pada hitungan ke 5.


"Dug, Dug…" Fast langsung terdiam dengan raut wajah yang rumit serta mata yang melotot seperti menahan rasa sakit yang sangat luar biasa yang menyerang secara tiba-tiba.

__ADS_1


"4…" Lanjut Viky menyelesaikan hitungannya, namun di saat yang bersamaan dengan Viky mengatakan angka 4.


"Uhuk…" Fast batuk dan mengeluarkan seteguk darah berwarna hitam dari mulutnya.


"Dan… Li…" "Bruk…"


Belum selesai Viky mengatakan angka 5, tubuh Fast terjatuh ke tanah, namun karena Fast masih memiliki sedikit kesadaran, dia menahan tubuhnya dengan ke 2 tangannya agar tidak sepenuhnya tubuhnya tergeletak di tanah, dan posisi dia saat ini seperti akan bersujud ke arah Viky, dan dengan posisi seperti itu juga, dari mulut Fast terus mengeluarkan banyak darah yang berwarna hitam.


"Serangan yang aku lakukan tidak memakai energi kekuatan yang aku miliki, namun ke 5 serangan yang aku lakukan tersebut adalah untuk menghancurkan pusat energi yang kamu miliki… sebenarnya sangat mudah untuk mengalahkan kamu dari awal, hanya saja, aku tidak berniat mengakhiri semua ini dengan cepat, karena aku ingin sedikit bermain dengan kamu dan akan terlalu bagus untuk kamu jika kamu mati dengan cepat oleh aku, dan perlu kamu tahu bahwa yang akan menentukan kamu untuk tetap hidup atau tidak bukan lah aku, melainkan adalah Rere, atau wanita yang kamu culik…" Ucap Viky dengan melihat ke arah Fast yang terlihat seperti akan bersujud ke arahnya, atau mungkin bisa di bilang bahwa Fast sedang bersujud kepada Viky, namun hanya kepalanya saja yang tidak menyentuh ke lantai.


"Kamu lihat semua orang-orang kamu sudah hampir semuanya di kalahkan, hanya tinggal beberapa orang yang tersisa… dan sekarang sudah jelas siapa pemenang dari pertempuran ini, walau pun dari awal sudah bisa di pastikan siapa pemenang dari peperangan ini… perlu kamu tahu, bahwa pertahanan seseorang yang mempunyai tingkat kekuatan seorang Lord Jendral tidak akan mudah tertembus, hanya orang yang mempunyai tingkat kekuatan yang sama saja yang mungkin akan mampu untuk menembusnya… perang melawan kamu adalah sesuatu yang sangat mudah jika di bandingkan dengan peperangan menghadapi pasukan dan pimpinan dari organisasi Danoe King, karena mereka mampu menyerang balik dan melukai salah satu orang kuat yang aku miliki… perbedaan besar antara kamu dan pimpinan dari organisasi Danone King adalah, kamu terlalu sombong dan juga terlalu percaya diri dengan kekuatan yang kamu miliki tanpa menilai kemampuan dari orang-orang kamu, dan juga kamu menyerang tanpa memikirkan strategi untuk menghadapi musuh, oleh karena itu, kamu tidak memiliki kesempatan untuk menyerang balik…" Lanjut Viky berkata, kemudian dia mengangkat tangannya untuk memberikan isyarat kepada orang-orangnya untuk segera menghentikan peperangan kali ini dan juag untuk memberitahukan kepada semua orang bahwa pihak Viky lah yang memenangkan peperangan.


Ketika semua orang melihat pedang Viky terangkat ke atas, seketika itu juga semua orang-orang dari pihak Viky berteriak dan mereka juga mengangkat pedang yang mereka pegang ke atas, dan orang dari pihak Fast, mereka melemparkan pedang yang mereka pegang ke atas tanah dan mengangkat ke 2 tangannya sebagai tanda menyerah.


"Cheetah, Jaguar… kalian ber 2 perintahkan orang-orang kita untuk membawa orang-orang yang terluka untuk segera di obati… dan juga kumpulkan mayat dari orang-orang kita yang sudah gugur…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Cheetah dan juga Jaguar.


"Dan untuk kalian ber 2, kalian perintahkan orang-orang kita untuk mengumpulkan semua orang-orang dari pihak Fast yang masih hidup, tanpa ada yang terlewatkan satu pun dan suruh mereka semua untuk berkumpul di sini… aku akan pergi terlebih dulu untuk menemui Rere dan membawanya ke sini…" Lanjut Viky dengan memberikan perintah kepada Aldo dan juga Eagle.


"Baik Lord…" Jawab mereka ber 4 dengan serempak, kemudian mereka ber 5 pergi ke arah yang berbeda.


...****************...

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2