Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 361 Pertarungan Yang Sesungguhnya di Mulai


__ADS_3

Pertarungan Yang Sesungguhnya di Mulai


Karena kalah jumlah dan juga kekuatan yang di miliki setiap orang, orang-orang dari Karev Zi sudah banyak yang di lumpuhkan oleh orang-orang dari Keluarga Latimore.


Karev Zi dan orang-orangnya pun menjadi terdesak, orang-orang dari Karev Zi pun menjadi sedikit putus asa, karena kekuatan yang di miliki oleh musuh sangat jauh berada di atas mereka, mungkin hal ini bukan lagi dikatakan sebuah bertarung tapi bisa di katakan sebuah pembantaian yang di lakukan oleh Keluarga Latimore terhadap orang-orang dari Karev Zi


Ketika orang-orang dari Karev Zi tengah dalam keadaan yang putus asa dan pasrah pada kekalahan yang akan menimpa mereka.


"Tuan Lord…" teriak salah seorang dari orang-orang Karev Zi yang entah siapa orang yang berteriak tersebut, yang menyadari bahwa dari arah luar pintu gerbang ada banyak orang yang berjalan menuju ke arah mereka, dan di pimpin oleh satu orang yang berjalan paling depan. walau pun orang tersebut tidak tahu pasti yang mana Tuan Lord, tapi dia mengenali orang-orang yang berjalan di belakang orang yang pemimpin semua orang menuju ke sana, dan dia juga yakin bahwa orang tersebut adalah Tuan Lord.


Setelah terdengar teriakan tersebut, semua orang-orang Karev Zi yang tidak dalam keadaan bertarung dengan serempak melihat ke arah luar pintu gerbang, mereka semua merasa senang karena ada bantuan yang datang, namun mereka juga merasa aneh, karena tingkat kekuatan yang di miliki oleh semua orang yang sedang berjalan ke arah mereka mempunyai kekuatan yang sangat lemah, walau pun jumlahnya cukup banyak tapi kekuatan yang di miliki bahkan tidak jauh berbeda dari apa yang mereka miliki.


Orang-orang dari Karev Zi pun memberikan jalan kepada Viky dan semua orang-orangnya agar bisa lebih masuk lagi ke dalam kediaman Keluarga Latimore, mereka semua tidak terlalu memikirkan tingkat kekuatan yang di miliki, karena mereka yakin pasti Tuan Lord mempunyai sebuah rencana, walau pun mereka semua tidak tahu Tuan Lord itu yang mana.


Semua orang melihat ke arah Viky yang berjalan memasuki kediaman Keluarga Latimore dengan sangat santai, walau pun tingkat kekuatannya sangat lemah jika di bandingkan dengan para Master dan tetua yang ada di dalam Keluarga Latimore.


Di saat Viky berjalan memasuki kediaman Keluarga Latimore semua orang menghentikan pertarunga mereka semua, baik itu orang biasa yang ada di Keluarga Latimore atau pun para Master seni beladiri dan juga para tetua yang turun tangan untuk mengalahkan Karev Zi dan semua orang-orangnya.


Viky berjalan dengan sedikit tersenyum ke arah Lino Latimore, karena Viky mendengar kata-kata dari Lino Latimore yang merendahkan Viky dan semua orang-orang yang berjalan bersama Viky. namun senyumnya tersebut memiliki arti yang lain.


"Karev Zi… sudah cukup… dari sini biar aku yang mengurus semuanya, kamu mundur dan pimpin semua orang-orang kamu yang tidak terluka untuk memberikan pengobatan sementara kepada orang-orang kamu yang terluka, bawa mereka semua ke bagian belakang… nanti setelah semua ini selesai aku akan membantu untuk kesembuhan orang-orang kamu, termasuk kamu juga, aku rasa luka dalam kamu juga terlihat cukup parah…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Karev Zi untuk mundur dan menyelamatkan orang-orang yang terluka telah Viky berada di dekat Karev Zi.


"Baik Tuan Lord…" Jawab Karev Zi, yang hanya bisa mengikuti perintah dari Viky walau pun di hatinya dia masih ingin terus bertarung, namun keadaan yang tidak memungkinkan dia untuk terus bertarung, baik dari luka dalam yang dia alami atau pun dari orang-orangnya yang terluka dan juga sudah kelelahan bertarung.


Kemudian Karev Zi berbalik pergi meninggalkan Viky dan juga Lino Latimore, untuk sedikit beristirahat dan menyelamatkan orang-orangnya yang bisa di selamatkan.


"Karev Zi… apa kamu ingin lari seperti itu dari pertarungan, aku kembalikan kata-kata kamu dulu, laki-laki sejati tidak pernah mundur dari sebuah pertarungan… mau itu menang atau kalah harus tetap maju melawan musuh yang ada di depan…" Ucap Lino Latimore dengan sedikit berteriak ke arah Karev Zi yang berjalan pergi membelakangi Lino Latimore.

__ADS_1


Mendengar kata-kata tersebut, Karev Zi sedikit tertegun dan dia menghentikan langkah kakinya, dia sedikit bingung, antara memilih menjalankan perintah dari Viky atau menyelamatkan harga dirinya yang di injak-injak oleh Lino Latimore.


"Ini bukan pertarungan Karev Zi, namun pertarungan antar aku dan Keluarga Latimore, oleh karena itu aku menyuruh dia untuk mundur, karena memang dari awal aku hanya memerintahkan dia untuk membuka gerbang Keluarga Latimore dan membuat sedikit keributan di kediaman Keluarga Latimore agar semua kekuatan yang di miliki oleh Keluarga Latimore keluar, namun ada sedikit kesalahan perhitungan, yaitu berkumpulnya semua kekuatan dari Keluarga Latimore sangat cepat, jika aku telat sedikit saja, maka Karev Zi dan orang-orang bisa saja kalian semua bunuh dengan sangat sadis…” Jawab Viky dengan melihat ke arah Lino Latimore dan juga berbalik melihat ke arah pria paruh baya yang berdiri tidak jauh dari mansion yang mempunyai tingkat kekuatan yang paling kuat yang ada di sana, dan Viky berpikir bahwa orang tersebut adalah kepala Keluarga Latimore.


"Kamu tidak tahu seberapa tingginya langit dan seberapa dalamnya lautan, dengan kekuatan yang kamu miliki kamu berpikir bisa berhadapan dengan Keluarga Latimore, kamu sungguh beruntung, karena kekuatan Keluarga Latimore saat ini sudah berkurang banyak, jika pada kekuatan penuh, maka kamu akan dengan sangat mudah untuk di kalahkan… tapi perlu kamu tahu bahwa dengan kekuatan yang ada sekarang keluarga Latimore masih sanggup untuk berdiri di kota Yako dan menduduki keluarga No 1…" Jawab Lino Latimore dengan nada yang sombong dan merendahkan Viky beserta orang-orangnya.


"Aku juga pergi ke sini tidak dengan kekuatan penuh yang aku miliki, hanya kurang dari sebagian, bahkan aku hanya membawa beberapa orang, jadi aku pikir pertarungan ini cukup adil…" Jawab Viky dengan santai menanggapi kesombongan Lino Latimore.


Raut wajah Lino Latimore terlihat sedikit memerah karena marah, dan tatapan matanya pun menjadi lebih tajam lagi menatap ke arah Viky.


"Lino… Hentikan…" Ucap Jibsen Latimore, menghentikan Lino Latimore yang akan menyerang ke arah Viky.


"Tapi…" Jawab Lino Latimore dengan berbalik melihat ke arah Jibsen, namun dia tidak melanjutkan kata-katanya karena dia melihat bahwa mata Jibsen, menatap tajam ke arahnya.


"Keluarga Latimore saat ini sedang mengadakan acara jamuan makan, aku tidak mau merusak acara jamuan makan ini dengan sebuah pertarungan… aku lihat pencapaian kamu juga cukup tinggi bila di bandingkan dengan orang biasa pada umumnya…" Ucap Jibsen dengan berbalik melihat ke arah Viky.


"Sebelum semuanya terlambat dan masalah ini menjadi lebih besar, aku sarankan untuk kamu membawa semua orang-orang kamu pergi dari sini, dan lupakan semua yang terjadi… untuk masalah kerugian, kita ber 2 mengalami kerugian, karena tidak sedikit orang yang terluka, baik itu orang-orang Keluarga Latimore atau orang-orang dari pihak kamu…" Lanjut Jibsen berkata dengan maksud bernegosiasi dengan Viky untuk membawa semua orang-orangnya pergi dari sana, karena tadi Karev Zi mengatakan bahwa dia di suruh oleh Tuan Lord.


Karena Jibsen tidak tahu siapa Taun Lord yang Karev Zi maksud, bisa jadi orang yang memimpin semua orang untuk menyerang ke kediaman Keluarga Latimore adalah anak dari Tuan Lord yang di maksud oleh Karev Zi, jika anaknya mati atau terluka di dalam kediaman Keluarga Latimore, maka masalah yang akan di hadapi oleh Keluarga Latimore akan jauh lebih besar dari masalah yang sekarang, dia berpikir seperti itu karena dia melihat bahwa Viky dan beberapa orang yang berada di dekatnya mempunyai kekuatan yang bisa di bilang sangat kuat di bandingkan dengan orang lain yang memiliki umur yang sama, dan dia juga berpikir tidak mungkin bahwa orang yang memimpin semua orang adalah Tuan Lord yang di maksud oleh Karev Zi karena tingkat kekuatannya sangat jauh jika di bandingkan dengan dia yang sebagai kepala sebuah keluarga besar.


"Baiklah… aku adalah Viky, dan semua orang yang aku bawa ini semuanya adalah orang-orang aku, termasuk Karev Zi dan semua orang-orangnya, dan aku juga bukan berasal dari keluarga besar mana pun yang ada di Montana ini, namun aku berasal dari Kota Taraka…" Ucap Viky menjawab pertanyaan dari Jibsen yang menanyakan tentang siapa dia.


Setelah mendengar Viky memperkenalkan dirinya dan berasal dari kota mana, raut wajah Jibsen terlihat sedikit bingung, karena yang dia tahu bahwa kota Taraka adalah kota kecil yang berada di bawah kota Yako, serta dia juga mengetahui tentang kekuatan yang di miliki oleh generasi muda yang ada di kota Taraka dan dia juga tidak pernah berurusan dengan orang besar mana pun yang ada di kota Taraka.


"Aku rasa semuanya sudah terlambat, masalah ini memang dari awal adalah masalah besar bagi Keluarga Latimore, karena kalian sudah mengusik orang yang salah… namun aku sangat kecewa, karena Keluarga Latimore tidak bisa menyadari kesalahan yang kalian lakukan… dan hal itu yang membuat aku lebih tidak bisa memaafkan kalian semua, bagi aku masalah ini adalah sebuah masalah kecil, karena untuk mengalahkan kalian semua, aku tidak perlu turun tangan secara langsung, namum karena kalian telah menculik salah satu keluarga aku, maka aku sendiri yang harus turun tangan secara langsung…" Lanjut Viky berkata, dengan maksud menanggapi negosiasi Jibsen untuk berdamai dengan Viky dan menyudahi semuanya.


Ketika mendengar bahwa Keluarga Latimore telah menculik seseorang dari kota Taraka, Jibsen teringat dengan seseorang, namun pikirannya tersebut teralihkan dengan kata-kata dari tetua ke 1 dari Keluarga Latimore.

__ADS_1


"Lancang sekali kamu berkata seperti itu… kamu kira Keluarga Latimore itu sangat lemah… dengan kekuatan yang kamu miliki saat ini, bahkan 100 orang yang mempunyai tingkat kekuatan yang kamu miliki, Keluarga Latimore masih sanggup untuk mengalahkannya… ijinkan aku tetua ke 1 dari Keluarga Latimore, untuk memberikan sebuah pengajaran kepada kamu tentang seberapa tinggi pun kamu bisa terbang, kamu harus ingat bahwa kamu akan kembali berpijak di atas tanah…" Ucap Tetua 1 dengan nada yang sangat marah karena baru pertama kalinya harga diri Keluarga Latimore di rendahkan seperti itu, oleh seorang anak muda yang entah apa tujuan dan maksudnya pergi mengacau di kediaman Keluarga Latimore.


Kemudian tetua ke 1 mengeluarkan energi kekuatan dari dalam tubuhnya, dan berlari ke arah Viky dengan kecepatan yang bisa di bilang sangat cepat, setelah berada di jarak yang cukup dekat dengan Viky, tetua ke 1 melancarkan sebuah pukulan yang tepat di arahkan ke arah kepala Viky, dan pukulan tersebut bukan hanya pukulan biasa, karena kepalan tangan tetua ke 1 sudah di lapisi dengan energi kekuatan yang di miliki oleh tetua ke 1, dan energi yang melapisi tangan tetua ke 1 pun tidak bisa di bilang lemah karena tingkat kekuatan tetua ke 1 sudah berada di tingkat ksatria.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2