
Pelantikan dan Urusan Pribadi
"Apa Benar Lord Jendral itu adalah Viky…? apa yang harus aku lakukan sekarang… saat terakhir aku bertemu dengannya aku malah menyombongkan diri di depannya… bahwa aku akan di lantik oleh Lord Jendral, tapi Lord Jendral yang akan melantik aku adalah dia sendiri…" Gumam orang yang tengah berdiri di barisan paling depan, dengan wajah yang sudah di basahi oleh keringat, bukan karena terik matahari tapi karena hal lain.
"Aku harus menerimanya, apa pun yang akan terjadi setelah ini… aku tidak bisa mundur lagi… lagian… masalah antara aku dan Viky adalah kejadian di masa lalu… untuk kejadian di saat reuni kemarin aku juga harus siap dengan konsekuensinya…" Gumam kembali orang yang berdiri dengan memantapkan tekadnya, dan siap menerima apa yang akan Viky lakukan kepadanya.
Orang yang berdiri tersebut sudah memantapkan hatinya dan menerima konsekuensi atas sikap dia yang kurang baik, tapi berbeda dengan seorang perempuan yang tengah duduk di kursi, raut wajahnya sangat pucat, perempuan tersebut sangat takut, takut Viky membalaskan kepada dia dan juga pacarnya atas kejadian di masa lalu.
Perempuan tersebut secara perlahan berdiri dan berjalan ke arah belakang, dia ingin melarikan diri, dari tempat tersebut, Viky yang menyadarinya tersenyum ke arah si perempuan, yang mengendap-ngendap pergi dari sana.
Sampai pada akhirnya Viky di persilahkan untuk naik ke atas panggung untuk memberikan sebuah sambutan, semua orang terdiam melihat ke arah Viky yang berjalan naik keatas panggung.
"Sebelum aku berbicara ke hal yang lain… aku peringatkan kepada semua media untuk tidak mengambil rekaman vidio aku dan itu juga berlaku untuk semua orang yang ada di sini…" Ucap Viky memulai pembicaraannya setelah dia atas panggung.
Kemudian Viky melanjutkan kata-katanya untuk memberikan sambutan, kata demi kata terus keluar dari Viky, sambutan tersebut bertujuan untuk memberikan semangat kepada orang-orang dari Divisi perang untuk terus berusaha untuk mencapai suatu pencapaian dan juga suatu prestasi yang bagus di masa depan, semua itu di arahkan kepada orang-orang yang tidak terpilih menjadi salah satu pasukan Farsifen yang akan di lantik hari ini.
Setelah selesai memberikan sambutan, dari belakang panggung seorang wanita dengan memakai baju militer membawa sebuah nampan dengan di bungkus kain berwarna merah, dan di atas kain tersebut ada sebuah medali berwarna perak dengan gambar 2 buah senjata membentuk huruf X dangan tulisan Pasukan Farsifen yang melingkar.
Kemudian Viky berjalan turun dari atas panggung menuju ke arah orang yang berdiri di paling depan, untuk memasangkan medali tersebut di bajunya. Sebelumnya Viky sudah di beritahu harus melakukan apa setelah selesai memberikan sambutan oleh Ritz.
Orang yang berdiri tersebut bukan senang karena dia akan di lantik secara langsung oleh Lord Jendral, tapi orang tersebut sangat ketakutan, bahkan satu langkah dari Viky, membuat tubuhnya sedikit bergetar, dan semakin Viky mendekat ke arahnya, getaran di tubuhnya semakin kencang.
Setalah berada di depan orang tersebut Viky mengambil medali yang di bawa oleh seorang wanita yang mengikutinya dari atas panggung, kemudian dia memasangkan medali tersebut kepada orang yang berdiri di depannya.
__ADS_1
"Aku tidak akan membawa urusan pribadi aku ke sini dan jika aku melakukan hal yang sama dengan apa yang kamu lakukan dulu kepada aku, maka aku sama saja seperti kamu tetapi aku jauh berbeda dengan kamu… aku bukan tipe orang yang suka menindas orang lemah dengan kekuasaan yang aku miliki… Luis Long… perlu kamu tahu, di atas langit masih ada langit, selama kamu masih berdiri dan kaki kamu masih menyentuh tanah, selama itulah akan ada orang yang mampu berdiri lebih tinggi di atas kamu… dan kamu lihat di tempat duduk, apa orang yang selalu bersama kamu siap menerima resiko akibat dari perbuatannya… seorang perempuan yang baik akan menemani laki-lakinya saat susah mau pun senang tapi dia pergi melarikan diri untuk menyelamatkan diri sendiri… orang seperti itu yang membuat kamu berani melakukan hal yang tidak terpuji dulu kepada aku… kamu pikirkan baik-baik kata-kata aku ini… dan beritahu kepada keluarga kamu bahwa nanti aku akan berkunjung ke kediaman keluarga Long kamu untuk membicarakan beberapa hal…" Ucap Viky dengan memakaikan mendali tersebut di baju orang yang berada di depannya dan orang tersebut adalah Luis Long.
Luis Long hanya terdiam tidak menjawab perkataan dari Viky, dia mencerna setiap kata-kata yang Viky ucapkan dan mencari tahu apa maksud dari perkataannya, dan dia sedikit melihat ke arah kursi tamu undangan dan benar saja apa yang Viky katakan bahwa orang terdekatnya tidak ada di sana, orang terdekat Luis Long adalah pacarnya yang bernama Nadia Silva, dan Nadia jugalah yang menyuruhnya untuk memalukan sesuatu kepada Viky di masa lalu.
Luis Long mengepalkan tangannya, ternyata dia baru sadar bahwa orang yang selama ini dia lindungi dan dia patuhi kata-kata ternyata pergi meninggalkannya di saat dia akan menerima hukuman atau perlakuan yang sama yang dia lakukan kepada Viky di masalah lalu, tapi untungnya Viky adalah orang yang baik jadi tidak melakukan hukuman kepadanya di sini.
Setelah memasang medali di baju Luis, Viky melangkah mundur satu langkah, dan Luis memberikan Hormat kepada Viky, dan Viky juga membalas hormat Luis Long.
Yah walau pun di antara mereka ber 2 mempunyai suatu urusan yang belum selesai, tapi mereka ber 2 melakukan hal tersebut secara profesional, jika Viky ingin dia bisa saja membalaskan perbuatan yang sama kepada Luis Long, tapi jika itu terjadi maka nama baik Divisi perang akan rusak di mata semua masyarakat karena hal itu.
Kemudian Viky berjalan kembali ke tempat duduknya, dan di ikuti oleh seorang wanita yang membawa nampan di tangannya, kemudian setelah Viky berada di tempat duduknya, wanita tersebut memisahkan diri untuk kembali ke belakang panggung.
Setelah Viky duduk kembali, kemudian seorang pembawa acara berdiri di atas panggung dan menutup acara tersebut, dan setelah acara di tutup semua orang membubarkan diri pergi meninggalkan lapangan tersebut.
Setelah beberapa menit, semua tamu undangan dan orang-orang dari luar Divisi perang sudah tidak ada lagi di sana dan menyisakan orang-orang dari Divisi perang yang masih berdiri dan berbaris rapih di lapangan.
"Silahkan Tuan Edi… sampai ketemu di lain waktu dengan acara yang berbeda…" Jawab Viky.
Setelah mendengar jawaban dari Viky kemudian Edi pergi dari sana di ikuti oleh beberapa pengawalnya berjalan di belakang Edi.
"As.35… suruh semua orang membubarkan diri, kecuali orang-orang yang sudah di pilih untuk tetap tinggal di sini…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Ritz, setelah Edi Zhou atau penguasa kota sudah tidak terlihat di sana.
"Baik Lord… akan segara saya laksanakan…" Jawab Ritz, kemudian dia pergi ke arah barisan orang-orang dari Divisi perang untuk melaksanakan perintah Viky
__ADS_1
Semua orang yang di perintahkan oleh Ritz untuk membubarkan diri, mereka semua segera pergi meninggalkan tempat tersebut, tidak terkecuali pasukan Farsifen yang baru saja di lantik, walau hanya satu orang saja yang di lantik sebagai simbol, tapi hal itu sudah cukup untuk mewakili semua orang.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...