Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 380 Jibsen Dilema


__ADS_3

Jibsen Dilema


Ketika Viky selesai berkata, Kent menatap ke arah Viky, menunggu perkataan dari Viky tentang syarat yang Viky ajukan, dengan antusias dan raut wajah yang seperti anak kecil yang sedang menunggu di berikan hadiah oleh orang tuanya.


"Syarat yang pertama adalah, untuk sekarang perusahaan dari Keluarga Latimore di pimpin dulu oleh kamu, nanti aku akan memasukan orang dari bawah untuk mencari orang-orang yang tidak berkompeten dan membuangnya… serta untuk syarat yang ke 2, mulai dari sekarang kamu harus menjadi kepala keluarga dari Keluarga Latimore…" Ucap Viky memberitahukan kepada Kent tentang ke 2 syarat yang Viky ajukan.


"Hanya itu kak…?" Ucap Kent dengan raut wajah yang bingung serta kaget, namun bukan hanya Kent saja yang bingung dan juga kaget tapi semua orang dari Keluarga Latimore juga sama.


Di pikiran Kent serta orang-orang dari Keluarga Latimore Viky akan memberikan syarat yang sangat berat untuk di lakukan, salah satu contohnya Viky akan meminta menjadi kepada Keluarga dari Keluarga Latimore.


"Yah hanya itu… apa kamu merasa keberatan dengan ke 2 syarat dari aku…? jika kamu keberatan, akan aku ganti syaratnya…" Jawab Viky dengan balik bertanya kepada Kent.


"Tidak… tidak kak… aku tidak keberatan sama sekali dengan syarat dari kakak… hanya saja, menurut aku syarat yang kakak ajukan tidak menguntungkan sama sekali untuk kakak… yang ada syarat tersebut menguntungkan aku…" Jawab Kent dengan terburu-buru dan menjelaskan alasannya kenapa dia bertanya seperti itu.


"Untuk sekarang memang tidak menguntungkan bagi aku, karena aku mempunyai rencana lain jadi kamu ikuti saja apa yang aku perintahkan, dan nanti setelah ini selesai, kamu pergi temui Kerev Zi, bilang padanya aku yang menyuruh kamu, nanti Karev Zi akan mengarahkan apa yang harus kamu lakukan selanjutnya, dan untuk Bar serta juga Club kamu, kamu serahkan kepada orang-orang dari Karev Zi untuk mengurusnya sementara… aku yakin nanti kamu tidak akan punya waktu untuk mengurus Bar dan juga Club kamu itu…" Ucap Viky dengan secara tidak langsung memberikan perintah kepada Kent, Viky menyuruh Kent bertemu dengan Karev Zi, karena Viky yakin bahwa Kent sama seperti Vanteko Ma, yaitu tidak menyukai bisnis di atas tanah, melainkan lebih menyukai bisnis di bawah tanah, namun Viky menyuruh Kent untuk mengurus bisnis atas tanah tersebut dulu karena akan menjadi heboh jadi Viky langsung mengambil perusahaan dari Keluarga Latimore, dan Viky juga masih ada urusan lain yang lebih penting yang harus di kerjakan.


"Sampai di sini… apa ada yang merasa keberatan… Jika Kent menjadi kepala Keluarga Latimore, sekarang juga…?" Lanjut Viky berkata dengan nada yang sedikit keras agar semua orang-orang dari Keluarga Latimore bisa mendengarnya, namun maksud dari perkataan Viky tersebut di tujukan kepada Jibsen, karena mata Viky mengarah kepada Jibsen.


Orang-orang dari Keluarga Latimore tidak ada yang menjawab satu pun pertanyaan dari Viky, bahkan para tetua dari Keluarga Latimore pun hanya diam, entah diam karena mereka itu setuju dengan keputusan dari Viky, atau karena mereka semua merasa keberatan.


"Baiklah… karena tidak ada yang keberatan… aku ingin hari ini juga, di umumkan kepada publik tentang Kent yang menjadi kepala Keluarga dari Keluarga Latimore dan mewarisi semua perusahaan yang di miliki oleh Keluarga Latimore…" Lanjut Viky berkata karena tidak ada satu orang pun yang berkata, dengan melihat ke arah Jibsen dan juga ke arah para tetua.


"Viky… apa tidak terlalu terburu-buru…?" Ucap Ratna bertanya.


"Tidak ibu… tidak terburu-buru… karena aku juga masih banyak yang harus aku persiapkan, jika tidak sekarang, maka aku harus merubah semua rencana yang sudah aku susun… jika Keluarga Latimore tidak mau… aku bisa mencari Keluarga lain yang siap hari ini juga… " Jawab Viky.

__ADS_1


"Nak Viky, bukan aku tidak setuju untuk mengumumkan ke publik tentang Kent yang menjadi kepala Keluarga Latimore hari ini, tapi semuanya butuh persiapan, dan juga orang-orang dari Keluarga Latimore juga saat ini banyak yang terluka…" Ucap Jibsen dengan maksud menolak apa yang Viky inginkan, namun kata-katanya tersebut di hentikan oleh Viky.


"Aku tahu apa yang kamu pikirkan, tapi aku tidak memiliki banyak waktu untuk menunggunya, namun untuk masalah persiapannya, kamu bisa meminta bantuan kepada Karev Zi atau aku bisa menaruh beberapa orang di sini untuk membantu kamu…" Ucap Viky memotong perkataan dari Jibsen, sebenarnya Viky tahu bahwa Jibsen membutuhkan waktu untuk membicarakannya terlebih dulu dengan semua orang-orang dari Keluarga Latimore, dengan alasan bahwa kekurangan orang, tapi hal itu Viky bantah dengan memberikan solusi lain.


"Jika kamu tidak mau mengumumkannya sekarang, tidak apa-apa… hanya saja aku akan mengambil Kent namun bukan bagian dari Keluarga Latimore tapi sebagai diri Kent secara pribadi, dan aku juga tidak mau mengurusi perusahaan dari Keluarga Latimore…" Lanjut Viky berkata, karena Jibsen hanya diam tidak menjawab perkataan dari Viky.


Jibsen semakin bingung dan dilema, setelah mendengar perkataan dari Viky, di sisi lain, dia merasa senang, anaknya Kent akan di bimbing oleh Viky yang mempunyai kekuatan yang sangat kuat, jadi Jibsen tidak perlu khawatir lagi dengan masa depan Kent dan untuk masalah kekayaan Jibsen juga tidak perlu meragukannya lagi, sudah pasti kekayaan dari Viky melebihi apa yang Keluarga Latimore miliki, karena Viky tidak tergiur di tawari semua perusahaan yang di miliki oleh Keluarga Latimore, namun dia juga harus memikirkan nasib dari Keluarga Latimore juga.


"Aku sebagai paman kamu… aku setuju dengan apa yang kamu mau… bahkan aku sangat berterima kasih kepada kamu, karena kamu mau menjaga Kent… jadi aku tidak perlu mengkhawatirkan masa depannya lagi…" Ucap Jibsen, menanggapi perkataan dari Viky, sebagai paman Viky.


"Namun untuk masalah Keluarga Latimore, aku tidak bisa memutuskannya sendiri, jika masalah perusahaan aku bisa saja mengambil keputusan karena semua perusahaan Keluarga Latimore adalah tanggung jawab aku secara pribadi, akan tetapi jika masalah kepala keluarga yang di ganti, semuanya tergantung dari keputusan para tetua… walau pun sebenarnya aku juga ingin melepaskan tanggung jawab aku sebagai kepala Keluarga Latimore, tapi keputusan para tetua dari Keluarga Latimore lah yang membuat aku tidak bisa melepaskan jabatan sebagai kepala Keluarga Latimore…" Lanjut Jibsen berkata sebagai kepala Keluarga Latimore.


"Aku pun tidak akan sembarangan mengambil orang, aku melihat bahwa Kent mempunyai kemampuan yang tersembunyi, jika tidak di asah dengan baik, maka kemampuannya tersebut akan sia-sia… oleh karena itu, mau Keluarga Latimore setuju atau tidak dengan apa yang aku mau, aku juga akan tetap membawa Kent…" Jawab Viky, kemudian dia berbalik melihat ke arah meja para tetua dari Keluarga Latimore.


"Aku tidak memiliki banyak waktu… semua keputusan berada di tangan kalian, aku tunggu sampai nanti malam, jika Keluarga Latimore masih tidak mengumumkan kepada publik tentang pergantian kepala Keluarga Latimore… aku akan menganggap kalian tidak setuju dengan permintaan aku…" Ucap Viky dengan menatap tajam ke arah meja para tetua dari Keluarga Latimore.


"Mungkin ibu untuk sementara di sini terlebih dulu… karena ibu juga ingin pergi ke makam kakek kamu terlebih dulu sebelum kembali pulang ke kota Taraka…" Jawab Ibu Viky.


"Dan untuk kamu Lisa…?" Ucap Viky bertanya dengan melihat ke arah Lisa.


"Kak, jika boleh, aku ingin tinggal di sini… di sini aku ada teman kak Dinata dan juga kak Nara… sedangkan di kota Taraka aku di rumah hanya ber 2 saja sama ibu…" Ucap Lisa dengan manja, meminta kepada Viky untuk bisa tinggal di kediaman Keluarga Latimore.


"Kamu mau tinggal di sini… lantas bagaimana dengan kuliah kamu…?" Jawab Viky dengan balik bertanya kepada Lisa, namun dengan maksud menolak permintaan dari Lisa.


"Untuk Kuliah aku, tinggal pindah saja ke sini… di sini juga banyak kok kampus yang tidak kalah bagusnya jika di bandingkan dengan kampus yang ada di kota Taraka…" Jawab Lisa dengan santai, karena dia tidak memahami maksud arti dari kata-kata Viky.

__ADS_1


"Untuk sekarang… kakak tidak mengijinkan kamu untuk bisa tinggal menetap di sini… ini semua juga demi keamanan kamu… tapi jika hanya tinggal di sini beberapa hari saja, itu tidak masalah… untuk alasan lebih rincinya mungkin nanti kamu bisa tanyakan kepada ibu…" Jawab Viky, sedikit menjelaskan kepada Lisa, tentang alasan kenapa dia tidak mengijinkan Lisa untuk menetap di kediaman Keluarga Latimore, namun Viky juga melemparkan kepada Ibunya untuk menjelaskan lebih rinci kepada Lisa, karena jika Viky yang menjelaskannya, akan memakan waktu yang lama, sedangkan Viky tidak punya banyak waktu lagi, karena Viky harus mengurus orang-orangnya yang gugur saat bertempur melawan Fast.


Setelah mendengar jawaban dari Viky, Lisa cemberut dan juga memasang raut wajah yang kesal, namun Viky tidak memperdulikan hal itu, karena apa yang Viky lakukan juga demi kebaikan Lisa, dan hal itu tidak bisa berkompromi, karena Viky tidak mau membuat kesalahan yang dulu pernah dia lakukan, walau pun tidak sepenuhnya kesalahan dari Viky.


...***************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2