
Para Petinggi Dari Pasukan Magnium
Viky awalnya ingin mengerjai Citra dan membawa Citra ke rungan tertinggi yang ada di Siren Country, tapi setelah di pikir-pikir dengan sikap Citra yang masih polos dan suka bertindak sembarangan, Viky tidak ingin kerepotan untuk mengurus Citra, jadi Viky menyerahkan Citra kepada Aldo, dan itu pun dia lakukan karena biar Aldo tidak terlalu kaku dan terbiasa menghadapi seorang wanita.
……
Sebelum Viky meninggalkan ruangan tadi, Aldo sempat membisikkan kepada Viky bahwa 4 pilar dewa langit dan juga Letnan Jendral Eagle sudah berada di Siren Country, beberapa saat yang lalu, Jadi Viky berniat untuk segera menemui mereka.
Ketika Viky berjalan pergi untuk menemui 4 Pilar Dewa Langit dan juga Letnan Jendral Eagle, Viky mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan kepada Aldo.
"Aldo… jika kamu sudah mengantarkan Citra, kamu kembalilah ke sini… tapi jangan terlalu terburu-buru…" Isi Pesan yang di kirim Viky kepada Aldo.
Di sebuah ruangan, terlihat ada 6 orang tengah duduk santai, sambil mengobrol, juga di tangan mereka masing-masing memegang sebuah gelas yang berisi anggur.
"Krek…" Pintu ruangan tersebut terbuka, dan semua orang dengan reflek melihat ke arah pintu masuk, orang yang membuka pintu tersebut adalah Viky, kelima orang yang ada di ruangan tersebut hendak berlutut kepada Viky tapi tangan Viky mengisyaratkan mereka untuk tidak melakukannya.
"Kalian tidak perlu melakukan itu… karena yang ada di sini sekarang hanya kita saja…" Ucap Viky kepada Lima orang yang hendak berlutut kepada Viky.
Setelah berkata, Kemudian Viky berjalan ke arah meja dan mengambil gelas yang masih kosong dan menuangkan anggur ke dalam gelas.
"Sambil menunggu Aldo kembali ke sini, dan membahas yang lain, dan juga kita semua sudah lama tidak berkumpul seperti ini, bagaimana kalau kita bersulang…" Ucap Viky setelah menuangkan anggur ke dalam gelasnya, dan kemudian mengangkat gelas ke atas untuk bersulang.
Kemudian di ikuti oleh 6 orang yang berada di ruangan tersebut, dan mengangkat gelas untuk bersulang dengan Viky.
"Benar Lord… sudah sangat lama kita semua tidak berkumpul seperti ini… bahkan aku sendiri sudah lupa kapan terakhir kita semua berkumpul…" Ucap Jaguar, setelah mereka semua selesai bersulang.
…
"Deky… bagaimana persiapan pernikahannya… dan apa saja yang sudah selesai di siapkan…" Tanya Viky melihat ke arah Deky setelah selesai bersulang.
"Untuk semua persiapan sudah selesai Tuan, hanya undangan saja yang belum, karena aku tidak tahu tepatnya tanggal berapa acara tersebut akan di langsungkan…" Jawab Deky dengan sopan kepada Viky.
__ADS_1
"Untuk masalah undangan biar aku yang mengurusnya, dan juga untuk tanggalnya, bagaimana besok, karena aku akan pergi ke kediaman keluarga Neo untuk meminta restu dari Neneknya Rere…" Jawab Viky.
"Lord… siapa yang akan menikah…? kenapa juga Lord harus pergi meminta restu ke keluarga Neo… dan siapa keluarga Neo serta Rere…" Ucap Letnan Jendral Eagle, menyela pembicaraan antara Viky dan juga Deky.
"Aku hampir lupa memberitahu kalian… aku yang akan menikah, Rere adalah calon istriku dan keluarga Neo adalah keluarga Rere, aku di beri syarat jika ingin menikah dengannya aku harus pergi ke kediamañ keluarga Neo dan meminta restu dari Nenek Rere…" Jawab Viky melihat ke arah Eagle.
"Selamat Lord… Akhirnya kita akan mempunyai seorang Ratu di pasukan Magnium…" Timpal Lion memberi selamat kepada Viky, dengan nada bahagia.
Setelah Lion memberi selamat kepada Viky. kemudian Tiger, Jaguar dan juga Cheetah, mengikuti Lion mengucapkan selamat kepada Viky.
"Selamat Lord… dan untuk masalah meminta restu dari keluarga Neo kami semua siap pergi ke sana dan pastinya akan sangat mudah…" Ucap Eagle, menawarkan diri dengan nada penuh semangat.
"Benar Lord… kita semua sudah tidak sabar untuk menyambut Ratu dan dengan segera bergabung dengan kita…" Ucap Tiger dengan penuh semangat.
Viky menggelengkan kepalanya sebagai jawaban, "Tidak bisa, kalian tidak bisa pergi ke sana untuk mewackili aku meminta restu, karena Rere sangat berbeda dengan kebanyakan perempuan yang mencoba mendekatiku selama ini…"
"Krek…" Setelah Viky selesai berkata pintu ruangan terbuka, dan terlihat Aldo berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut, dengan wajah rumit.
"Aldo… bagaimana tetang Citra menurut kamu…" Tanya Viky kepada Aldo.
"Jadi bagaimana tadi saat mengantar Citra pulang… apa yang terjadi…?" Tanya kembali Viky tanpa menjawab pertanyaan dari Aldo.
"Jadi Lord Sudah mengetahuinya…?" Ucap Aldo balik bertanya kepada Viky.
"Tidak juga… tapi aku bisa memprediksi apa yang terjadi saat kamu mengantar Citra pulang… namun aku ingin tahu yang sebenarnya terjadi dari kamu…" Jawab Viky.
"Saat tadi aku mengantar Citra, ketika di jalan dia hanya diam saja tidak berkata apa pun… hanya meminta no Hand phone aku saja, tapi ketika sudah sampai di depan rumahnya, dia berterima kasih kepadaku dan mencium pipiku, tanpa berkata apa pun di langsung pergi keluar dari mobil…" Jawab Aldo yang dengan sedikit bingung dengan apa yang terjadi.
"Baiklah akan aku ceritakan kepada kamu kenapa dia seperti itu kepada kamu…" Jawab Viky kemudian dia menceritakan semua kejadian dari awal.
Dari saat Citra merusak mobilnya dan juga tetang Maman Epson ayahnya yang meminta bantuan kepada Viky dan juga tengang masalah makan malam yang tadi terjadi.
__ADS_1
"Seperti itu lah ceritanya, dan juga kenapa aku menyerahkan Citra kepada kamu, karena biar kamu tidak terlalu kaku saat berhadapan dengan seorang wanita, dan sangat cocok dengan karakter yang di miliki oleh Citra… dengan karakter dia seperti itu, aku tidak mau di masa depan terjadi kesalahpahaman antara aku dan Rere…" Ucap Viky setelah menjelaskan semuanya kepada Aldo dan semua orang yang ada di sana.
"Yang Lord katakan memang ada benarnya… Aldo selama ini selalu dingin dan kaku terhadap wanita jadi ini bisa jadi jalan keluar untuk Aldo agar bisa sedikit lebih santai saat berhadapan dengan wanita…" Timpal Eagle.
"Ha… ha… ha… Aldo yang dingin dan kaku sekarang sudah bisa dekat dengan wanita… ha… ha… ha" Ucap Lion dengan tertawa dan merangkul Aldo.
Di saat mereka semua berada di dalam satu ruangan yang sama dan tidak ada orang luar di antara mereka, mereka semua terlihat sangat akrab, dan terlihat seperti teman bisa, yah walau di sana terdapat Deky, tapi Deky sendiri bisa di bilang setingkat dengan mereka semua saat berada di luar, jadi mereka tidak menahan untuk bersikap layaknya sebagai seorang teman antara satu dan yang lainnya.
*Karena Data Author ilang, jadi 1 bab untuk bonus besok pagi akan di up.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...