Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 207 Sedikit Mengungkapkan


__ADS_3

Sedikit Mengungkapkan


Viky mengeluarkan 2 buah kota berwarna merah dari dalam bungkusan yang dia letakan di atas meja tadi.


"Ini hadiah untuk kamu… dan ini hadiah untuk ibu…" Ucap Viky dengan menyerahkan sebuah kotak untuk Lisa dan satu kotak lagi untuk ibu.


"Terima kasih kak… eh tapi apa ini isinya kak…?" Ucap Lisa bertanya sambil membolak-balikkan kotak tersebut.


"Kamu bisa saja kotaknya dan lihat apa yang ada di dalamnya…" Jawab Viky dengan lembut kepada Lisa.


"Wah… kak cantik banget hadiahnya…" Ucap Lisa setelah dia membuka kotak tersebut dengan wajah berbinar.


"Coba kamu pakai…" Ucap Viky menyuruh Lisa memakai apa yang ada di dalam kotak tersebut.


Lisa menyimpan kotak itu di tas meja dan mengeluarkan sebuah kalung kalau ukurannya kecil tapi sangat cantik.


"Bagaimana kak…? apa aku terlihat lebih cantik memakai kalung ini…" Ucap Lisa bertanya kepada Viky setelah memakai kalung tersebut.


"Kamu sangat cantik… bahkan jika tidak memakai kalung tersebut kamu sudah sangat cantik…" Jawab Viky memuji Lisa.


"Ibu… coba buka kotak hadiahnya… aku harap ibu menyukai apa yang aku belikan untuk ibu…" Lanjut Viky berkata.


"Nak… apa barang ini tidak terlalu mahal… ibu tahu seberapa besar gaji kamu di Divisi perang… kamu jangan membuang-buang uang kamu untuk membeli hal-hal yang tidak terlalu berguna, kamu simpan lah uang tersebut untuk masa depan kamu…" Jawab Ibu Viky memberikan sedikit nasihat kepada Viky, nasihat dari seorang ibu untuk anaknya.


"Hadiah itu tidak terlalu mahal kok ibu… barang itu aku beli murah dari seorang teman, jadi tidak terlalu menghabiskan banyak uang… dan aku juga sudah menabung untuk masa depan aku bersama Rere nanti…" Jawab Viky, sedikit berbohong untuk menutupi identitas dia secara sementara dari ibunya.


"Nak… sebenarnya ada hal yang ingin ibu tanyakan kepada kamu… tapi ibu mencari waktu yang pas untuk menanyakan hal ini…" Ucap Ibu Viky, sambil memegang sebuah kotak yang di berikan oleh Viky kepadanya.


"Hal apa itu ibu… kenapa ibu tidak bertanya dari kemarin-kemarin kepada aku…" Jawab Viky.

__ADS_1


"Nak… sebenarnya pekerjaan apa yang kamu lakukan di luar sana…? ibu tahu seberapa gaji kamu di Divisi perang… jika kamu mengumpulkan uang hanya dalam 5 tahun, ibu tidak yakin kamu mampu membeli rumah mewah seperti ini, belum lagi kamu juga membeli sebuah mobil, yang ibu perhatikan bahwa mobil tersebut tidaklah murah, walau ibu sudah lama tidak merasakan kemewahan seperti ini, tapi ibu sedikit tahu dan bisa menebak berapa harga total dari semua yang kamu miliki sekarang…" Ucap Ratna atau ibu Viky bertanya dengan ekspresi yang berbeda dari bisanya, dan dia juga menjelaskan alasannya dia bertanya seperti itu. dan ibu Viky juga sebenarnya dulu adalah kalangan dari orang kelas atas,


"Ibu… apa yang ibu katakan… aku tidak mengerti maksud dari apa yang ibu bicarakan…?" Ucap Lisa bertanya, karena dia penasaran ibunya bertanya seperti itu, dan dia juga baru pertama kali melihat ekspresi dari ibu yang sangat serius.


"Lisa sayang… mungkin suatu saat nanti kamu akan mengerti apa yang ibu katakan barusan… tapi untuk saat ini, kamu belum saatnya tahu semua hal… yang terpenting kamu fokuslah dulu untuk belajar, jika saatnya tiba ibu akan menceritakan semuanya kepada kamu…" Jawab Ratna, dengan suara yang lembut dan melihat ke arah Lisa dengan tatapan yang penuh kasih sayang.


"Maksud ibu…? aku menjadi tambah bingung lagi… memang hal apa yang belum saatnya aku ketahui…" Jawab Lisa dengan raut wajah yang bingung sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Setelah kamu sedikit lebih dewasa lagi… Nanti juga kamu akan dapat mengetahui dan mengerti semua hal yang selama ini tidak kamu ketahui…" Jawab Ratna.


"Ibu… aku belum bisa menjelaskan semuanya kepada ibu, tapi mungkin ibu akan sedikit memahami apa yang aku lakukan di luar setelah aku mengenalkan orang-orang aku kepada ibu…" Jawab Viky memotong pembicaraan antara Ratna dan juga Lisa.


"Tidak apa-apa jika kamu tidak mau menceritakan semuanya kepada ibu sekarang… tapi perlu kamu ingat kamu jangan berbuat tidak baik di luar sana… dan kamu juga jangan melakukan hal yang akan merugikan orang lain…" Jawab Ratna yang sedikit memberikan peringatkan kepada Viky.


"Baik bu… ibu bisa percaya kepada aku… oh iya bu ini adalah saudara seperjuangan aku ketika di medan perang dulu… ini adalah Eagle, Lion, Tiger, Jaguar, Cheetah, dan ini adalah AS.35, dan satu lagi adalah si kuda Hitam atau ibu sering memanggilnya Aldo…" Ucap Viky memperkenalkan semua orang kepada ibunya, dengan menunjuk satu persatu semua orang yang berada di sana.


"Saudara-saudaraku… ini adalah ibu dan juga adikku…" Lanjut Viky berkata memperkenalkan ibu dan adiknya kepada orang-orangnya.


"Itu hanyalah sebuah panggilan saat di medan perang dulu dan saat di Divisi perang… dan nama-nama tersebut mewakili kemampuan orang tersebut, seperti AS.35… dia adalah urutan ke 35 teratas dari semua orang, dan nama aslinya adalah Ritz…" Jawab Viky sedikit menjelaskan kepada Lisa, tapi maksud dari Viky bukan hanya menjelaskan kepada Lisa tapi kenapa ibunya


"Terus panggilan kakak apa…?" Ucap Lisa kembali bertanya.


"Dan panggilan untuk kakak adalah Lord… atau bisa di bilang pemimpin dari semua orang… oleh sebab itu Aldo sering memanggil kakak dengan kata-kata Lord…" Jawab Viky.


"Wow hebat sekali, jadi kakak adalah seorang pemimpin di Divisi perang… pantas saja dulu kakak tidak merasa takut saat berhadapan dengan Dacheng… ternyata Dacheng tidak ada apa-apanya di bandingkan kakak…" Jawab Lisa dengan mata yang berbinar, dan apa yang menjadi pertanyaan besar di pikirannya terjawab Sudah.


……


"Salam kenal Nyonya dan Nona muda… aku adalah Eagle nama asliku adalah Angga, senang bisa dapat mengenal keluarga Lord atau Viky…" Ucap Eagle menyapa ibu Viky dan memperkenalkan dirinya, jika tidak dia yang pertama berkata, tidak akan ada yang akan memulai perkenalan semua orang, jadi dia berinisiatif memperkenalkan terlebih dahulu agar ibunya Viky tidak curiga akan sesuatu yang masih menjadi rahasia bagi Viky.

__ADS_1


Setelah Eagle berkata memperkenalkan dirinya kemudian di susul oleh yang lain dengan kata-kata yang hampir sama… Lion yang mempunyai nama asli Bondes… Tiger atau Vigar… Jaguar adalah Noval… Cheetah adalah Galang, untuk AS.35 dia hanya menyapa biasa saja karena tadi sudah di jelaskan oleh Viky, dan untuk Aldo, dia hanya diam saja, karena selama ini mereka sudah saling mengenal satu sama lain.


"Salam kenal semuanya… aku juga senang bisa mengenal semua orang-orang seperjuangan anakku Viky saat di medan perang… nama aku adalah Ratna, aku adalah ibu Viky… kalian bebas memanggil aku apa… atau kalian bisa memanggil aku ibu, sama seperti Aldo…" Jawab Ratna memperkenalkan dirinya setelah semua orang selesai memperkenalkan diri.


Namun di kalimat terakhir, semua orang menatap ke arah Aldo, karena mereka pikir bahwa Aldo sudah membuat star lebih awal untuk mendapatkan perhatian dari ibunya Viky.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2