
Alat-alat Perang Telah Datang
Viky, Aldo, Eagle, Lion, Cheetah mereka semua sambil menunggu ke datangan orang-orang dari pasukan Magnium dan juga menunggu hasil penyelidikan dari Jaguar, serta menunggu orang-orang dari Divisi perang selesai makan, mereka semua membicarakan tentang kemajuan pelatihan mereka masing-masing, dan Viky juga memberikan arahan kepada mereka agar bisa lebih cepat untuk memperkuat pondasi kekuatan mereka.
Setelah memerintahkan orang-orang dari Divisi perang untuk makan terlebih dulu, dan mengarahkan mereka agar nanti setelah pasukan Magnium datang, agar mereka bisa bergabung dengan yang lain, Tiger kembali ke Viky untuk menunggu pasukan Magnium datang, dan dia juga ikut mengobrol di sana.
Tidak terasa waktu 30 menit berjalan dengan cepat, namun pasukan Magnium yang membawa alat-alat perang belum juga datang.
"Eagle… waktu sudah berlalu 30 menit, kenapa orang-orang kita belum juga datang…?" Ucap Viky bertanya kepada Eagle dengan melihat jam tangannya dan juga berbalik melihat ke arah Eagle.
"Aku tidak tahu Lord… akan aku hubungi mereka dan bertanya kepada mereka kenapa mereka belum juga datang ke sini…" Jawab Eagle, dengan mengeluarkan ponselnya sambil berjalan pergi dari sana, karena di saat Eagle berkata ponsel Viky juga berdering.
"Nak… apa yang sedang terjadi…? kenapa begitu banyak sekali panggilan masuk ke menara pengawas untuk meminta masuk ke wilayah Montana…?" Ucap orang di balik telpon bertanya setelah telponnya tersambung dengan Viky, dan orang yang menelpon Viky adalah pimpinan 1 Divisi perang Montana.
"Tidak ada apa-apa kakek… aku berniat memindahkan sebagian alat-alat aku ke sini… dan sebuah kebetulan juga kakek menghubungi aku… aku ingin meminta ijin dari kakek untuk mendirikan sebuah pangkalan perang di sini…" Jawab Viky, yang tidak memberi tahukan kepada Pimpinan 1 tentang apa yang sedang terjadi, melainkan dia mengalihkan pembicaraan, agar tidak di ketahui oleh pimpinan 1 bahwa Rere di culik, karena jika pimpinan 1 tahu maka masalahnya akan semakin besar dan akan menarik perhatian orang.
"Jika kamu mendirikan pangkalan perang di sana… lantas bagaimana dengan nanti, di saat kamu menjadi pimpinan tertinggi Divisi perang Montana…" Jawab Pimpinan 1 dengan maksud bertanya kepada Viky, karena secara tidak langsung jika Viky sudah mengambil tanggung jawab sebagai pimpinan tertinggi Divisi perang Montana maka dia juga harus mau tinggal di dalam kawasan Envio Tobacco Center Divisi Perang Pusat.
"Untuk hal itu… aku masih ingin tetap tinggal di Kota Taraka ini, dan yang nanti menjadi pemimpin di sana, bisa di lakukan oleh Ritz atau aku akan memberikan tugas kepada orang kepercayaan aku untuk tinggal di sana…" Jawab Viky yang mengerti maksud dari kata-kata pimpinan 1.
"Baiklah jika itu keinginan kamu… aku tidak akan bisa memaksa, yang terpenting kamu masih berada di dalam wilayah Montana… jika kamu membutuhkan sesuatu, kamu jangan sungkan untuk menghubungi aku…" Jawab Pimpinan 1 dengan nada yang sedikit lemas, dan hanya bisa memberikan ijin atas apa yang akan Viky lakukan.
__ADS_1
"Baiklah… sebelumnya aku ucapkan banyak terima kasih… dan nanti, ketika aku selesai membuat pangkalan perang di sini, aku akan segera berkunjung ke sana, sebelum pernikahan aku di langsungkan…" Jawab Viky, dengan memberitahukan kepada Pimpinan 1, bahwa dalam jangka yang tidak lama Viky akan pergi ke Envio Tobacco Center, dan secara tidak langsung Viky juga akan menerima tanggung jawab sebagai pimpinan tertinggi Divisi perang.
"Aku sudah tidak sabar menanti hari dimana kamu akan berkunjung ke sini…" Jawab Pimpinan 1 mengakhiri pembicaraan mereka dengan nada yang terdengar sangat bahagia, kemudian pimpinan 1 mematikan sambungan telpon dengan Viky.
"Lord… orang-orang kita saat ini, sudah ada di bandara Kota Taraka, namun itu pun tidak sampai sebagian hanya seperempat dari yang kita bawa, karena tempat di sana kurang memadai untuk memuat semua alat-alat yang kita bawa dari pangkalan Pasukan Magnium…" Ucap Eagle melaporkan kepada Viky tentang kenapa orang-orang dari pasukan Magnium belum datang ke sana.
"Memang seberapa banyak alat-alat yang di bawah, sampai-sampai bandara Kota Taraka tidak dapat menampung alat-alat perang yang di bawa…?" Jawab Viky dengan balik bertanya kepada Eagle.
"Sesuai perintah dari Lord tadi… yaitu sebagian alat-alat yang kita miliki…" Jawab Eagle.
"Memang sebanyak itukah alat-alat perang yang kita punya…? terakhir aku lihat, tidak sebanyak itu, bahkan bandara yang ada di Kota Taraka sanggup menampung semua alat-alat yang kita miliki di dalam pangkalan Pasukan Magnium…" Ucap Viky bertanya namun tidak bermaksud bertanya kepada Eagle melainkan bertanya kepada dirinya sendiri, dengan raut wajah yang sedikit bingung.
"Iya Lord… karena alat-alat perang yang kita miliki sudah sebagian kembali ke pangkalan… setelah kita berhasil mengalahkan Danone King, banyak dari musuh-musuh kita yang meminta damai dan menjadi bagian dari kita, oleh karena itu, karena tidak terlalu di butuhkan maka, alat-alat tersebut kembali ke pangkalan…" Jawab Eagle menjelaskan kepada Viky kenapa alat-alat perang yang datang sangat banyak.
"Baik Lord… kalau begitu saya pergi dulu untuk mengurus semuanya…" Jawab Eagle, kemudian dia pergi dari sana untuk menjalankan perintah dari Viky.
Setelah Eagle pergi dari sana, tidak lama datang beberapa helikopter dengan berbagai tipe ke tempat Viky berada karena di saat Eagle pergi dari sana dia segera memerintahkan orang-orang dari pasukan Magnium untuk membawa beberapa Helikopter ke sana dan juga alat-alat perang tipe darat yang di butuhkan, ada Helikopter bertipe penyerang dan ada juga Helikopter tipe pembawa pasukan atau bisa di sebut dengan Helikopter tipe Boeing. dan ada juga Helikopter yang membawa tank baja serta masih banyak tipe Helikopter yang berbeda datang ke sana, serta ada juga alat-alat perang darat yang di angkut oleh Helikopter tipe pengangkut alat perang.
Helikopter tersebut mendarat di lapangan satu persatu dan berbaris dengan sangat rapih… lapangan yang ada di sana pun dengan seketika penuh dengan Helikopter perang dan juga alat-alat perang tipe darat, karena tempat pelatihan di sana cukup luas jadi bisa menampung cukup banyak alat-alat perang, dan juga karena letak tempat tersebut berada di atas bukit jadi tidak mengganggu penduduk sekitar, namun suara dari banyaknya Helikopter yang datang tetap menjadi perhatian banyak orang yang berada tidak jauh dari sana.
...****************...
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...