Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 290 Mengamankan Diri Sendiri


__ADS_3

Mengamankan Diri Sendiri


Tetua ke 3 tidak langsung menjawab dan hanya melihat ke arah Zemi beserta orang-orangnya, kemudian dia berbalik melihat ke arah orang-orang yang berada di barisan Try Rasya.


"Untuk masalah syarat yang ke 2, aku tidak akan ikut campur… kalian bereskan saja masalahnya sendiri, karena aku datang ke sini hanya untuk membereskan masalah di antara kamu dengan Nona Muda dari keluarga kami…" Jawab Tetua ke 3 dengan santai sambil melihat ke arah Zemi dan orang-orangnya, namun dia tidak melihat ke arah teman-teman dari Try Rasya.


Raut wajah semua orang saat ini terlihat sangat rumit, mereka semua sangat tidak percaya dengan kata-kata yang mereka dengar yang di ucapkan oleh tetua ke 3 dari keluarga Try, mereka semua menatap dengan marah ke arah, Yu Jin, Try Rasya dan tetua ke 3.


Di pikiran semua orang saat ini, mereka semua berpikiran hal yang sama, bahwa setiap orang yang mempunyai status yang tinggi akan mengamankan diri mereka sendiri dan tidak akan peduli dengan apa yang akan terjadi kepada orang yang berada di bawahnya, walau pun orang tersebut adalah teman mereka sendiri, serta dalam keadaan yang sangat tidak baik sekali pun.


"Baiklah… Nona, ayo kita pulang sekarang, masalah di sini sudah selesai… dan kita segera pergi untuk. mengobati luka tuan Yu Jin…" Lanjut tetua ke 3 berkata dengan santai sambil melihat ke arah Try Rasya dan mengajaknya untuk pergi dari sana, dan mengabaikan tatapan yang sangat marah dari semua orang yang berada di sana.


"Baik paman…" Jawab Try Rasya, sambil membantu Yu Jin berdiri, karena sedari awal Yu Jin masih tersungkur di atas pasir pantai, karena pukulan yang di terima Yu Jin tadi tidak melukai tubuhnya bagian luar, melainkan luka dalam.


"Yu Jin… apa kamu akan pergi begitu saja dan tidak mau menolong kami menyelesaikan masalah ini…" Teriak salah seorang perempuan memberanikan diri, dari kerumunan dengan nada yang kesal dan juga sangat marah, karena dia sudah tidak bisa menahan lagi amarah yang ada di dalam dirinya, sambil melihat ke arah Yu Jin yang sedang di bantu berdiri oleh Try Rasya.


"Iya benar… apa kamu akan pergi begitu saja, dan meninggalkan kami semua dengan masalah yang kamu buat…" Timpal yang lain dengan tatapan dan nada yang sama kepada Yu Jin.


"Kamu yang berbuat masalah di sini dan kami semua yang menanggung akibat dari masalah yang kamu timbulkan… kamu sungguh keterlaluan…" Timpal yang lain, yang ikut meluapkan amarah yang ada di hati mereka.


Setelah 3 orang yang berkata tersebut, banyak dari kerumunan yang meluapkan amarahnya kepada Yu Jin dan Try Rasya, dan tidak sedikit dari mereka yang mengutuk kepada mereka ber 2.


"Apa kalian semua tahu, kalian sedang berbicara dengan siapa…? aku bukan tidak mau menyelamatkan kalian, tapi jika aku menyelamatkan kalian semua maka masalah ini akan semakin besar… jadi aku berharap kalian semua bisa mengerti dan berkorban sedikit untuk memperkecil masalah ini…" teriak Tetua ke 3 sambil mengeluarkan auranya, karena dia sudah tidak tahan lagi dengan cacian dan kata-kata yang mengutuk semua orang kepada Nona muda dan calon suami dari Try Rasya.


Semua orang langsung terdiam setelah mendengar kata-kata dari tetua ke 3, mereka semua sangat ketakutan, karena mereka juga merasakan aura yang keluarga dari tubuh tetua ke 3 dan hal itu terlihat sangat menyeramkan bagi semua orang.

__ADS_1


Sebenarnya tetua ke 3 juga sangat bingung harus mengambil keputusan yang seperti apa, di sisi lain bahwa semua orang yang ada di sana adalah teman-teman dari calon suami dari Nona muda keluarga Try, dan di sisi kemanusiaan dia juga tidak tega melihat generasi muda mengalami kesulitan di depan dia, namun dia juga tidak bisa berbuat banyak, karena jika dia ikut campur lebih dalam lagi, maka masalahnya akan menjadi lebih besar dan kerugian yang akan di alami keluarga Try juga tidak akan sedikit.


"Bagus… Bagus… tetua ke 3, kamu melakukan hal yang benar, jika kamu ikut campur terlalu dalam atas masalah ini, maka masalah ini tidak akan sesederhana seperti ini lagi…" Ucap Zemi berkata, sambil mengacungkan jempolnya ke arah tetua ke 3, namun matanya melihat ke arah lain, dan tetua ke 3 tidak menanggapi kata-kata dari Zemi dan segera berbalik untuk pergi dari sana.


Dan memang sedari awal, keinginan Zemi memang seperti ini, jika pun tetua ke 3 dari keluarga Try ingin ikut campur lebih maka dia akan tetap melawan tetua ke 3, namun akibat dari melawan tetua ke 3 dari keluarga Try akan berdampak besar padanya setelah ini, bahkan bisa jadi tuannya yang bernama Prasetyo akan sangat marah kepadanya, karena berani memulai perang dengan keluarga Try dengan alasan yang sepele dan untuk situasi saat ini juga bahkan bisa di bilang keuntungan yang di dapat oleh Zemi sudah lebih dari cukup, karena bisa mendapatkan uang 100 juta secara cuma-cuma.


Walau dengan berperang pun sudah bisa di tentukan siapa pemenangnya, tapi kerugian yang di dapat dari ke 2 belah pihak pun tidak akan sedikit, tapi Zemi bisa sedikit bernapas lega karena tetua ke 3 tidak ikut campur lebih atas masalahnya, jadi dia bisa dengan leluasa menjalankan niat awalnya, walau pun tidak bisa bersenang-senang dengan Try Rasya yang cantik dan seksi, tapi masih banyak wanita yang tidak kalah cantik dan juga seksi dari Try Rasya.


"Kalian semua pilihlah beberapa wanita, tapi jangan terlalu banyak, karena tempat kita juga tidak akan cukup jika membawa terlalu banyak orang… aku akan mencari sendiri, siapa tahu ada wanita yang lebih cantik dari Nona muda dari keluarga Try…" Lanjut Zemi berkata, sambil berjalan ke arah kerumunan orang-orang yang berada di depannya, sambil di ikuti oleh adiknya yang di pukul oleh Yu Jin di belakangnya.


Raut wajah para wanita yang ada di sana, semuanya terlihat sangat ketakutan dan terlihat sangat pucat, di saat ini mereka semua menginginkan wajah mereka terlihat sangat jelek, dia mata semua orang, dan ada beberapa wanita yang cukup cantik mereka semua bersembunyi di wilayah yang kurang cahaya, bahkan Falmia pun melakukan hal yang sama, dia bersembunyi di belakang Hitters yang mana cahyanya yang tidak terlalu terang juga.


Walau pun para wanita yang memiliki wajah yang cukup cantik bersembunyi di tempat yang kurang cahaya, tapi di mata para bajingan yang haus dengan wanita, mereka masih bisa terlihat dengan jelas, dan mereka juga bisa membedakan mana wanita yang cantik dan mana wanita yang terlihat biasa-biasa saja.


Semua para pria yang ada di sana, mereka hanya bisa diam tidak berdaya sambil mengepalkan tangannya mendengar jeritan dari para wanita yang di ambil oleh orang-orang dari Zemi, mereka semua ingin menyelamatkan para wanita teman-teman mereka tersebut, tapi apa daya, mereka semua tidak mempunyai kemampuan apa pun untuk melawan, mereka semua hanya bisa memendam kemarahan dan juga sakit hati mereka serta keinginan untuk melawan di dalam diri mereka masing-masing.


Try Rasya, Yu Jin, dan tetua ke 3 beserta bawahannya terus berjalan sedikit demi sedikit menjauh, dengan setiap langkahnya di iringi dengan suara jeritan memohon dari para wanita yang akan di bawa oleh Zemi dan orang-orangnya.


Di saat semua orang tengah dalam keadaan yang sangat rumit, dan berharap ada seseorang yang akan membantu mereka semua.


"Praak…" terdengar sebuah suara seperti gelas pecah yang terjauh ke atas lantai tembok.


Semua orang dengan rasa penasaran karena di sana tidak ada tembok maka, semua orang dengan serempak melihat ke arah sumber suara tersebut, untuk melihat apa yang terjadi.


Try Rasya dan Yu Jin beserta yang lainnya pun menghentikan langkahnya, karena mendengar suara tersebut, walau mereka berada cukup jauh serta ada suara deburan ombak pantai, tapi suara tersebut bisa terdengar karena suara tersebut sangat keras, mereka semua berbalik melihat ke arah sumber suara tersebut untuk melihat apa yang terjadi di sana.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2