
Luky Handoko Ketakutan
Keterkejutan semua orang belum berakhir dari belakang rumah kayu melesat energi yang lebih kuat menuju ke tengah-tengah pertempuran " Saya adalah Komandan Tertinggi Pasukan Ksatria Magnium, Letnan Jendral Eagle…"
Kemudian Aldo berjalan ke arah samping Eagle " Saya adalah Kuda Hitam Pasukan Ksatria Magnium, Aldo Sun Zu.
Sedangkan orang- orang keluarga Handoko yang melihat hal ini, termasuk ke Mike dam Tyson yang di undang oleh keluarga Handoko itu, dari awal sudah ketakutan hingga tergeletak di atas lantai dengan celana basah entah basah kenapa....
Luky terlihat lebih terkejut dan ketakutan, melihat ke arah Viky yang masih memegang rambut Yanto, hatinya bergetar tiba- tiba di dalam hatinya muncul sebuah ketakutan yang begitu tinggi, dengan terbata-bata dan gemetar berkata: " kamu... kamu.... kamu... siapa kamu sebenar nya? "
..."Salam Kepada Lord Jendral"...
..."Salam Kepada Lord Jendral"...
..."Salam Kepada Lord Jendral"...
..."Salam Kepada Lord Jendral"...
Sesaat kemudian, di sekitar Bukiy sebelah sungai itu, Tiga Ribu orang kuat seluruhnya berlutut satu kaki dan dengan suara keras berteriak kepada Viky, suara di penuhi dengan fanatisme, kemudian Tiga Puluh Orang kuat setingkat kesatria dan juga 4 Pilar langit ikut menundukkan kepala dan berteriak ke arah Viky, Paling Terakhir adalah Letnan Jendral Eagle dan Aldo, Seketika, Raungan suara para Prajurit dari Pasukan Ksatria Magnium terdengar hingga Puluhan mil.
Sedangkan Viky melepaskan cengkeramannya dari rambut Yanto Berdiri berbalik arah dan menarik nafas dalam-dalam, dengan bercanda melihat ke arah Luky yang terkejut bodoh dan bertanya
" Kamu .... ingin membunuhku? "
" Kamu... Siapa kamu sebenar nya? " Luky terkejut hingga kaki nya terasa lemas, sama sekali tidak dapat bangkit berdiri, di tengah- tengah ketakutan yang begitu besar, daging dan otot di dalam tubuh nya sudah secara tidak terkendali bergetar.
Viky yang mendengar nya tertawa, ia berjalan ke depan Luky kemudian sedikit membungkukkan badan nya dan perlahan berkata: " katamu tadi, aku adalah Viky, orang yang di buang oleh Divisi Perang Montana, setelah di buang aku hanya membangun sebuh Pasukan kecil Magnium, juga tidak memiliki kelebihan apa pun, hanya menghancurkan beberapa ratus organisasi luar di medan peperangan di wilayah luar, di bandingkan dengan Keluarga Handoko kalian, tidak dapat di bandingkan.... Kalian Keluarga Handoko, mempunyai segalanya, bahkan mempunyai seorang Komandan di Divisi Perang, seberapa hebat nya Kalian? Sehingga bisa membunuh seseorang untuk menutupi kesalahan kalian haha, haha, haha......"
__ADS_1
Viky berkata hingga terakhir, suaranya sudah penuh dengan aura dingin yang begitu mencekam. Sedangkan Luky saat mendengarkan Viky yang secara sendiri mengakuinya, terkejut hingga wajah nya menjadi putih pucat, sebuah cairan dengan bau menyengat mengalir keluar dari celana nya, ini memang bener- benar pantas membuat orang terkejut hingga terkencing-kencing.....
Luky dengan terbata-bata berkata: "Maaf, maaf, maaf, maaf, aku... aku benar-benar tidak tahu itu adalah Ayahmu. maaf, maaf aku mohon maaf padamu untuk melepaskan aku, lepaskan aku , aku tidak ingin mati aku benar-benar tidak ingin mati...."
"Menurutmu kamu masih bisa hidup? Atau membiarkan kamu pergi setelah melihat aku membawa lebih dari Tiga ribu orang dari Pasukan Ksatria Magnium, lusinan orang dari Ksatria Magnium bahkan aku telah bersiap untuk bertarung mati-matian dengan Divisi Perang Montana, Menurut kamu aku masih akan melepaskan kamu kah?" Ucap Viky dengan tajam menatap ke arah Luky
Setelah selesai berbicara Viky bangkit berdiri, kemudian berhenti sesaat dan melanjutkan perkataannya kepada Luky: "Tentu saja, yang paling terakhir ini aku juga bisa memberikan kamu sedikit waktu untuk menarik nafas, bernafas dengan baik udara terakhir di bumi ini...."
Viky kembali berjalan ke arah Yanto.
"Aku bersalah, maafkan aku, tolong lepaskan aku, lepaskan aku, aku mohon pada kamu lepaskan aku.... aku tidak ingin mati, aku masih belum sampai Tiga Puluh tahun, aku masih belum menikah, aku masih memiliki terlalu banyak yang belum aku lakukan, aku tidak rela, aku, aku tidak rela....." Yanto di saat menghadapi detik kematian, mulai sekuat tenaga memohon kepada Viky. Tidak memperdulikan lagi rasa sakit di kakinya, dia berlutut dan tidak hentinya menetapkan kepalanya menghadap kepada Viky.
Aura membunuh di mata Viky berkedip. Saat berikutnya ia mengepalkan tangan nya dengan keras serta penuh dengan energi melayangkan sebuah pukulan ke arah Yanto.
" Kamu.... pantas mati! aku sudah memberi kamu kesempatan beberapa kali untuk kamu mengakui kesalahan kamu, tapi kamu sendiri tidak menyadari akan kesalahan yang kamu perbuat, jika malam masih panjang, kamu kira aku akan membiarkan kamu mati begitu mudah… untung saja aku masih punya hati nurani menyisakan tubuh kamu dan hanya menghancurkan bagian kepala kamu saja…" Viky berkata dengan dingin. kemudian ia duduk kembali di kursinya. Viky menatap dengan dingin Luky yang sedang berlutut duduk di atas tanah. Luky yang berwajah abu-abu mati.
Baru saja Luky melihat dengan jelas melihat putranya sendiri mati di depan nya, Mati dengan bagian kepala yang hancur berkeping-keping, dan dia tidak bisa berbuat apa-apa. Disaat ini di dalam hati nya selain kesedihan, lebih banyak adalah ketakutan. Ketakutan akan kematian. Iya, ia tidak pernah berpikir, akan ada suatu hari ia akan jatuh dan berakhir seperti ini.
Dia adalah Lord Kota Taraka yang pertama, puluhan tahun yang lalu ia berhasil menguasai Kota Taraka, dalam beberapa tahun sejumlah bisnis telah di bangun, bahkan 4 Keluarga yang mulanya adalah Keluarga kelas atas di Kota Taraka, seluruh nya di tekan hingga tidak dapat mengangkat kepala lagi!, Sedangkan dirinya juga akan melewati tingkat master bintang Lima! Seumur hidup ini bahkan memiliki pengharapan untuk menjadi kesatri level Satu! Sedangkan Keluarga Handoko nya juga akan keluar dari Kota Taraka, pembangunan hingga ke kota Kota lain di Montana....
Tetapi sekarang mimpi nya untuk memperbesar usahanya itu, seluruhnya sudah tidak ada, tidak hanya tidak ada, dia sendiri juga akan mati. Disaat ini juga suara Viky terdengar: " Luky, menghargai kamu yang juga adalah lord, jangan berkata aku tidak memberi kamu kesempatan lagi, ambil nyawa kamu sendiri...."
Selesai Viky berkata, Aldo yang berdiri di samping nya melempar sebuah belati ke arah Luky. menyuruhnya untuk bunuh diri. Luky mengambil belati di atas tanah itu, tetapi dari awal hingga akhirnya ia tetap tidak berani turun tangan terhadap dirinya sendiri. Seketika kemudian ia berlutut di depan dan memohon ampun berkata: " Lord Jendral, maaf, kami Keluarga Handoko lah yang bersalah, tetapi Yanto sudah anda bunuh, aku akan memberikan seluruh kekayaan Keluarga Handoko kepada kamu, mohon anda melepaskan saya… baiklah?"
*Updatenya yang banyak…
__ADS_1
*Ok jika Bab ini bisa 50 like, Bab nya akan di tambah lagi.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...
__ADS_1