
Tempat Yang Aneh, Tanpa Penghuni
Viky, Igor Long dan Luis serta yang lainnya mengobrol santai sambil menikmati hidangan yang tersaji di meja, namun sesekali Ovi Long mencuri pandang kepada Viky, dan dia juga sering menawari anggur kepada Viky, di saat dia melihat gelas anggur Viky kosong, Igor Long dan juga istrinya tidak melarang sikap Ovi Long yang seperti itu kepada Viky, karena di pikiran mereka kehidupan Ovi akan lebih baik jika bisa bersama dengan Viky, walau hanya berhubungan dekat saja.
"Tuan Igor… bukan aku tidak mau tinggal lebih lama di sini, tapi masih ada sesuatu yang harus aku kerjakan…" Ucap Viky mengakhiri pembicaraan yang terjadi di sana, dan secara tidak langsung Viky berpamitan.
"Iya Tuan Lord… maaf aku hanya bisa memberikan jamuan makan yang sederhana seperti ini… dan juga terima kasih atas Tuan Lord yang sudah menyempatkan waktu yang berharganya untuk datang ke sini…" Jawab Igor Long sedikit merendah.
"Tidak apa-apa Tuan Igor… bagi aku jamuan makan yang seperti apa pun tidak menjadi masalah, dengan di sambutnya aku di sini dengan baik pun aku sudah senang…" Jawab Viky merendah sambil berdiri dari kursinya, dan di ikuti oleh yang lainnya berdiri pula.
"Saya antar Tuan Lord sampai ke depan…" Ucap Igor Long setelah dia berdiri dan menawarkan diri untuk mengantar Viky sampai ke depan.
"Tidak usah Tuan Igor, cukup Lidya saja yang mengantar aku ke depan, jika tuan Igor yang mengantar aku maka akan timbul pertanyaan dari orang-orang keluarga Long yang melihat…" Jawab Viky, menolak tawaran dari Igor Long.
"Bagaimana kalau aku yang mengantar kak Viky… apa boleh…?" Ucap Ovi Long bertanya.
Namun raut wajah Igor Long, istrinya dan Luis langsung berubah rumit, bukan karena Ovi bertanya dan menawarkan diri tapi karena Ovi memanggil Viky dengan sebutan kakak, karena Luis yang mana teman sekelas Viky saja tidak berani manggil nama Viky secara langsung jika tidak di perintah oleh Viky, mereka ber 3 dengan serempak melihat ke arah Viky, dengan maksud meminta maaf atas ke tidak sopanan Ovi Long.
"Boleh saja jika kamu tidak keberatan…" Jawab Viky dengan santai. kemudian Viky bersama yang lain berjalan pergi dari ruangan tersebut.
Sesampainya di tempat parkir, Viky berpamitan kepada Lidya dan juga Ovi Long yang mengantarnya.
"Lidya… besok kamu kembali ke tempat tadi, dan temui Tiger, bilang kepadanya aku yang menyuruh kamu untuk mengikuti pelatihan…" Ucap Viky di saat dia sebelum naik ke dalam mobil.
Lidya tidak mengatakan apa pun, dia hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
……
"Aldo… kita pergi lihat ke tempat yang di maksud oleh Igor Long… jika tempatnya cocok, kita bisa mulai memindahkan sebagian alat-alat yang kita punya ke sini…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Aldo, di saat mobil Viky keluar dari gerbang kediaman keluarga Long.
"Baik Lord…" Jawab Aldo, sambil mengemudikan mobilnya menuju ke arah belakang kediaman keluarga Long.
Tidak lama mobil Viky sudah sampai di sebuah gerbang yang cukup besar dan juga terlihat gelap karena tidak ada penerangan sama sekali, setelah memarkirkan mobilnya di tepi jalan, kemudian Viky turun dari dalam mobilnya untuk melihat-lihat dari luar, di ikuti oleh Aldo dan juga Cheetah yang ikut turun dari dalam mobil.
__ADS_1
"Jika ini tempat yang di maksud oleh Igor Long… dari luar terlihat cukup bagus… hanya memerlukan sedikit renovasi maka akan tampak lebih lagi…" Ucap Viky sambil melihat-lihat sekeliling.
"Aldo… Cheetah… bagaimana menurut kalian…?" Lanjut Viky bertanya.
"Cukup bagus Lord… tapi kita belum tahu bagai mana kondisi di dalamnya, apa butuh banyak renovasi atau tidak… kalau dari luar hanya butuh sedikit penyesuaian saja sudah cukup…" Jawab Aldo.
"Aku juga sependapat dengan Aldo Lord… tapi ada yang menarik dari tempat ini, yaitu ada sebuah tiang pemancar yang cukup tinggi, entah bekas di gunakan untuk apa, tapi dengan tiang pemancar setinggi itu, aku bisa menutupi Kota Taraka ini dari intaian musuh, dan juga bisa melancarkan lacakan seluas Montana tanpa peminjam peralatan orang lain…" Jawab Cheetah, sambil menunjuk ke arah tiang pemancar yang sangat tinggi dan berada kira-kira tepat di tengah-tengah tempat tersebut.
"Baguslah kalau begitu… jika menurut kalian tempat ini bagus, besok kalian ber 2 temui Igor Long, dan kalian cek bagaimana kondisi di dalam tempat ini… aku berharap kondisi di dalam tidak mengecewakan…" Ucap Viky, kemudian dia berbalik berjalan kembali ke arah mobilnya, karena bagi Viky, selain melihat keadaan luar tempat tersebut tidak ada yang lain, dan tidak ada yang menarik bagi Viky.
Aldo dan Cheetah pun mengikuti Viky yang kembali menuju mobil, mobil Viky pun pergi meninggalkan tempat tersebut.
"Aldo… di depan putar balik…" Ucap Viky, menyuruh Aldo untuk memutar balikan mobilnya karena dia melihat sesuatu yang dia butuhkan, namun dia tidak terlalu yakin karena posisi di luar cukup gelap dan juga karena mobil yang melaju jadi hanya bisa melihat sepintas.
"Baik Lord…" Jawab Aldo dengan singkat dan tanpa bertanya kenapa putar balik, kemudian dia mencari tempat untuk memutar balikan mobilnya, dan tempat memutar balik mobil berada tidak jauh dari saat Viky memberikan perintah tadi.
"Aldo… kamu lihat gapura di depan itu, jika memungkinkan, kita pergi masuk ke dalam tempat itu…" Ucap Viky dengan menunjuk sebuah gapura yang terlihat gelap.
"Baik Lord…" Jawab Aldo, sambil mengemudikan mobilnya, dan dia juga masih belum tahu dengan tujuan dari Viky, kenapa Viky ingin pergi ke tempat itu.
"Tempat yang aneh, kenapa perumahan sebesar ini tidak ada penghuninya sama sekali…? sejauh mata memandang hanya tampak rumah yang gelap dan tidak berpenghuni…" Ucap Viky sambil melihat sekeliling dengan raut wajah yang sedikit bingung dan juga jarak pandangan dia tidak bisa terlalu jauh karena di dalam tempat itu sangat gelap sekali, tidak ada satu pun lampu yang menyala, dan juga terlihat tidak ada orang satu pun yang tinggal atau berada di sana.
Tempat yang di tuju oleh Viky tadi adalah sebuah perumahan, dan perumahan tersebut terlihat kosong, namun bentuk bangunan di sana terlihat sangat baru, karena tidak ada rumput yang tinggi atau pun bangunan yang sudah rusak, jika perumahan tersebut belum jadi, maka di jalan masuk tadi pasti akan di jaga baik itu oleh orang atau pun oleh sebuah penghalang jalan, dan juga pastinya ada orang yang berada di sana yaitu pekerja kontruksi yang bertugas membangun, tapi saat ini semua itu tidak ada,
Jika orang lain yang pergi ke sana, mungkin orang tersebut tidak akan berani berkeliling di sana karena tempat tersebut sangat menyeramkan, tapi berbeda dengan Viky, Aldo dan Cheetah, mereka ber 3 sudah pernah tinggal di tempat yang lebih menyeramkan seperti ini, jadi mereka tidak takut bahkan mereka ber 3 terlihat biasa saja.
Perumahan tersebut seperti perumahan yang sengaja di tinggalkan begitu saja setelah jadi, tapi di pikiran Viky tidak akan ada yang membuat tempat ini tanpa ada tujuan yang pasti, dan juga siapa pula yang akan membuang begitu saja setelah dibangun tanpa di distribusikan untuk di jual dan di huni oleh orang lain.
Aldo dan Cheetah tidak menjawab pertanyaan dari Viky, karena di pikiran mereka juga sama menanyakan hal tersebut.
"Aldo… kita kembali saja sekarang, aku akan bertanya kepada Deky besok, mungkin Deky tahu tentang tempat ini, dan kenapa tempat ini di tinggalkan begitu saja…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Aldo untuk keluar dari tempat tersebut.
"Baik Lord…" Jawab Aldo, kemudian dia menjalankan mobilnya keluar dari perumahan tersebut.
__ADS_1
"Lord… apa kita langsung menuju ke rumah Lord…? atau pergi ke tempat lain terlebih dulu…?" Ucap Aldo bertanya ketika mobil yang dia kemudikan sudah keluar dari perumahan tersebut.
"Langsung kembali ke rumah saja… untuk kalian ber 2, mau tinggal atau kembali ke tempat latihan…?" Jawab Viky dan balik bertanya kepada Aldo dan Cheetah.
"Jika di perbolehkan, aku akan kembali ke tempat latihan Lord… aku ingin mempercepat pelatihan aku dalam memperkuat pondasi tingkat kekuatan aku…" Jawab Aldo, yang meminta ijin kepada Viky untuk kembali ke tempat pelatihan.
"Aku Juga Lord… karena ada sesuatu yang harus aku cari informasi kebenarannya, dan sedikit lagi akan mendapatkan hasil…" Jawab Cheetah, yang mana terdengar dari nadanya, dia sedang menyelidiki sesuatu yang sangat penting.
"Yah sudah… kalian kembali dengan memakai mobil ini saja, besok aku bisa pergi ke Octa Grup bersama dengan Ayah…" Jawab Viky menyuruh Aldo dan Cheetah untuk memakai mobilnya untuk kembali, namun dia tidak bertanya apa yang sedang Cheetah kerjakan, karena jika sudah ada hasilnya, Cheetah pun akan langsung memberitahukannya kepada Viky.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...