Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 351 Rencana Viky


__ADS_3

Rencana Viky


Saat ini, Viky duduk di sebuah kursi utama dengan meja berbentuk persegi panjang. Aldo Eagle, Cheetah, Lion, dan yang lainnya pun ikut duduk di meja tersebut, walau pun malam sudah sangat larut, mereka masih sangat terjaga karena adik Lord mereka masih belum di ketahui bagaimana kondisinya saat ini, oleh karena itu mereka semua belum bisa tenang untuk beristirahat.


Rere sendiri awalnya ingin bergabung dengan mereka di sana, namun karena kondisi tubuh Rere masih lemah, Viky menyuruhnya untuk beristirahat.


"Baiklah… Aldo, Eagle, kalian ber 2 tadi sudah mendengarkan apa yang aku katakan…?" Ucap Viky memulai pertemuan.


"Sudah Lord…" Jawab Aldo dan juga Eagle dengan serempak.


"Nanti… kalian pilih beberapa orang terbaik yang kita punya untuk menemani kita pergi ke kota Yako untuk menyelamatkan Lisa, untuk masalah berapa banyak orang yang harus di bawa, nanti kita cari tahu dulu informasinya dari Karev Zi, aku takut jika terlalu banyak membawa orang nanti akan membuat banyak perhatian orang-orang sekitar, aku tidak mau kita sampai melukai orang-orang biasa yang ada di wilayah target kita…" Lanjut Viky berkata.


"Dan untuk kalian ber 2, Cheetah, Lion atur siapa yang bisa tinggal di kota taraka terlebih dulu dan siapa yang harus pulang ke markas Pasukan Magnium, serta alat-alat perang mana saja yang di tinggalkan di kota taraka atau di bawa kembali ke markas, namun jangan terlalu banyak alat-alat perang yang di tinggalkan di sini, karena sudah ada sebagian alat-alat perang dari hasil rampasan untuk di buat kita berlatih di sini, dan juga tempat yang kita punya juga tidak akan dapat menampung terlalu banyak alat-alat untuk saat ini…" Lanjut Viky berkata memerintahkan Cheetah dan juga Lion.


"Baik Lord…" Jawab Cheetah dan juga Lion dengan serempak.


"Karena Tiger dan 9 Panglima saat ini sedang berada di rumah aku… jadi kalian ber 2 nanti akan di bantu oleh No 1, 2, 3, 4, dan juga 5 serta Dadan Ling…" Lanjut Viky memberikan perintah kepada ke 5 orang yang dia latih secara khusus.


"Baik Lord…" Jawab No 1, 2, 3, 4, 5 dan juga Dadan Ling dengan serempak.


"Dan untuk kamu Dewi… besok kamu temani Rere di sini dan kamu juga ajak dia pulang ke kota Taraka…" Lanjut Viky memberikan perintah kepada Dewi untuk menemani Rere, karena akan tidak mungkin untuk Viky mengajak Rere pergi ke kota Yako, karena semuanya masih samar-samar.


"Baik Kak… eh maaf baik Lord…" Jawab Dewi yang mana dia merasa sedikit bingung untuk memanggil Viky dengan sebutan apa.


"Kamu tidak perlu sungkan seperti itu jika kita tidak sedang di muka umum, kamu santai saja, akan lebih enak jika kamu memanggil aku kakak, sama seperti Vanteko Ma…" Jawab Viky dengan sedikit tersenyum karena raut wajah Dewi terlihat sangat canggung.

__ADS_1


"Baiklah kak… kakak bisa percayakan keselamatan kakak ipar kepada aku, kakak sudah lihat sendirikan tadi saat di dalam pertempuran aku bagaimana…" Jawab kembali Dewi yang mana rasa percaya dirinya sudah kembali.


"Yah aku tahu kamu memang mempunyai kemampuan dalam bertarung, namun perlu kamu ingat kamu jangan terlalu menganggap enteng siapa pun yang menjadi lawan kamu, karena mereka pasti akan berpikir keras untuk dapat mengalahkan kamu, walau pun kekuatan kamu berada jauh di atas mereka…" Jawab Viky, dengan memberikan nasihat kepada Dewi, namun kata-katanya tersebut tidak hanya di tujukan kepada Dewi saja, melainkan kepada semua orang yang hadir di sana.


"Baiklah… karena kalian sudah mendapatkan tugas dari aku, maka kalian bisa pergi dan beristirahat sekarang…" Lanjut Viky berkata dengan melihat ke arah Cheetah, Lion, Dewi dan juga Dadan Ling serta ke 5 orang lainnya untuk pergi dari sana dan beristirahat, agar besok stamina mereka akan pulih dan akan mudah untuk mengatur semua orang


"Baik Lord… terima kasih…" Jawab semua orang dengan serempak, kemudian mereka semua pergi dari sana dan hanya menyisakan Aldo, Eagle, Viky dan juga Vanteko Ma.


"Kalau aku bagaimana kak…? kok aku tidak di berikan tugas sama seperti yang lainnya…" Ucap Vanteko Ma, dengan raut wajah yang bingung menatap ke arah Viky dengan menunjuk dirinya sendiri.


"Jadi kamu mau di berikan tugas oleh aku dan tidak mau ikut menyelamatkan adik kamu juga hah…?" Jawab Viky dengan nada yang sedikit marah namun bukan marah yang serius hanya sekedar bercanda untuk menggoda Vanteko Ma.


"Kalau untuk hal itu, tidak perlu di berikan perintah oleh kakak pun aku sudah pasti akan maju terlebih dulu… karena kakak sudah menganggap aku sebagai adik kakak sendiri jadi bagaimana pun adik kakak juga adalah adik aku sendiri…" Jawab Vanteko Ma dengan nada yang sedikit malu karena salah sangka namun dia bisa menyembunyikan rasa malu tersebut dengan semangat yang lebih besar yang dia keluarkan.


"Baguslah kalau begitu… kita tunggu dulu Karev Zi dan juga Jaguar, mungkin akan ada informasi yang akan mereka sampaikan kepada kita semua…" Jawab kembali Viky, walau pun sebenarnya dia sudah sedikit mengetahui informasi dari Cheetah namun hanya untuk lebih memastikannya lagi informasinya atau bisa mendapatkan informasi lebih detail orang lokal seperti Karev Zi atau orang yang di kirim oleh Jaguar untuk memata-matai pihal yang menahan Lisa.


"Jaguar… apa pekerjaan Karev Zi sudah selesai…?" Ucap Viky bertanya kepada Jaguar, setelah Jaguar berada di dekat meja.


"Sudah selesai Lord… semuanya sudah di jalankan sama seperti yang Lord perintahkan… dan Karev Zi juga saat ini sedang menunggu ijin untuk masuk ke sini dari Lord…" Jawab Jaguar.


"Baiklah… kamu ajak dia masuk ke sini… tapi apa orang kamu yang di kirim untuk memata-matai orang yang menangkap Lisa sudah kembali…?" Ucap Viky dengan menyuruh Jaguar untuk mengajak Karev Zi masuk ke dalam tenda dan juga bertanya tentang orang dari Jaguar sudah mendapatkan hasil atau belum atas penyelidikannya.


"Baik Lord… orang yang aku kirim untuk mencari informasi tentang pihak yang menahan Adik Lord, dia juga sudah kembali beberapa saat yang lalu dan membawa beberapa informasi yang aku rasa cukup penting, apa orang aku bawa ke sini juga sekalian…" Jawab Jaguar.


"Tidak usah… nanti saja, biarkan dia untuk beristirahat terlebih dulu, untuk sekarang kita cari tahu dulu informasi dari Karev Zi, jika informasi yang di berikan oleh Karev Zi sama dengan orang yang kamu kirim maka biarkan dia dan orang-orangnya mengikuti kita, namun jika dia memberikan informasi yang salah, maka kita harus secara diam-diam menyingkirkan dia, karena di masa depan orang seperti itu akan menjadi duri dalam daging, dan akan sangat merugikan kita…" Jawab Viky.

__ADS_1


Jaguar menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, dan dia juga mengerti dengan maksud dari perkataan Viky, kemudian dia segera berdiri dan berjalan keluar untuk memanggil Karev Zi.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2