Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 248 Pergi Ke Kediaman Keluarga Long


__ADS_3

Pergi Ke Kediaman Keluarga Long


"Ayo sekarang kita berangkat… kalian mau naik mobil aku atau mau naik mobil masing-masing…?" Jawab Viky dengan berdiri dan bertanya kepada Vanteko Ma dan Dewi.


Aku tidak bawa mobil ke sini… tadi juga ikut dengan mobil Vanteko Ma… jika boleh aku ikut bersama kakak…" Jawab Dewi.


"Aku pakai mobil aku saja kak… jadi nanti setelah dari sana kakak tidak usah mengantar aku pulang atau mengambil mobil…" Jawab Vanteko Ma.


"Yah sudah kalau begitu… Teko kamu sendiri di mobil tidak apa-apa kan… dan Dewi, kamu jangan macam-macam yah…" Ucap Viky kembali, namun sedikit memperingatkan kepada Dewi.


"Tidak apa-apa kak…" Jawab Vanteko Ma.


"Baik kak… aku janji tidak akan macam-macam…" Jawab Dewi dengan mengangkat tangannya yang di kepalkan tapi jari telunjuk dan jari tengah di keluarkan, membentuk tanda V.


Kemudian mereka ber 3 keluar dari ruangan Viky menuju ke tempat parkir dan susana di Octa Grup juga masih terlihat sedikit ramai walau sudah jam pulang kerja, karena mereka semua sedang membereskan penyeleksian kekosongan yang ada di Octa Grup.


Mobil Viky dan mobil Vanteko Ma pergi meninggalkan Octa Grup, awalnya Vanteko Ma dan Dewi sedikit kaget dengan mobil yang akan Viky pakai, karena mobil Viky adalah mobil khusus yang di pakai oleh orang dari Divisi perang, tapi rasa penasaran mereka ber 2, mereke hilangkan, karena nanti juga mereka akan tahu dengan yang sebenarnya.


Tidak butuh waktu lama untuk Viky dan Vanteko Ma serta Dewi untuk sampai di kediaman keluarga Long, karena jalanan yang tidak terlalu padat dan juga karena mobil yang Viky pakai, walau pun Viky mengendarai mobilnya dengan santai, tapi orang-orang yang berada di depan Viky hampir semua memberikan jalan agar mobil Viky untuk jalan terlebih dulu.


Tibalah Viky di sebuah Villa yang cukup besar, dengan gerbang yang besar pula dan juga dengan beberapa penjaga keamanan yang berjaga di sana, dan terlihat penjagaan yang cukup ketat, walau tidak bisa di lihat dengan mata bisa karena ada beberapa penjaga yang mengawasi di dalam kegelapan, untuk Dewi dan Vanteko Ma mereka tidak akan tahu, tapi untuk Viky dia bisa merasakan dari aura serta energi yang ada di dalam tubuh orang tersebut.


Seorang penjaga keamanan menghentikan mobil Viky dan berjalan ke arah pintu kemudi mobil Viky.


"Maaf Tuan… apa tuan adalah Lord Viky…" Ucap si penjaga setelah pintu kaca mobil Viky terbuka.

__ADS_1


"Benar… aku adalah Viky, apa aku tidak di sambut di sini…?" Jawab Viky dengan dingin dan balik bertanya kepada Si penjaga keamanan.


"Tidak… tidak Lord… Lord sudah di tunggu oleh semua orang di dalam… silahkan Lord…" Ucap si penjaga dengan terburu-buru dan dia segera berbalik memerintahkan orang yang ada di dekat gerbang untuk membukakan pintu dengan cepat dengan sebuah kode.


Kemudian mobil Viky memasuki kawasan villa kediaman keluarga Long dan di ikuti oleh mobil Vanteko Ma di belakangnya, setelah melewati gerbang masuk, di dalam sudah ada seseorang yang menunggu dan mengarahkan mobil Viky untuk di parkir di sebelah mana.


"Tuan… silahkan ikut saya…" Ucap orang yang mengarahkan mobil Viky tadi, setelah Viky keluar dari dalam mobil.


"Hemmm…" Viky hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, dan si orang tersebut berjalan terlebih dahulu untuk memimpin jalan, kemudian Viky mengikuti orang tersebut dan Vanteko Ma juga berjalan di belakang Viky, tapi Dewi dengan sangat cepat menyambar tangan kanan Viky untuk berada di dalam pelukannya.


"Kenapa…? apa tidak boleh aku memeluk lengan kamu seperti ini…?" Ucap Dewi, di saat Viky melihat ke arahnya dengan tatapan yang tidak bisa.


"Bukan tidak boleh… tapi sikap kamu ini akan menjadi kesalahpahaman untuk orang lain yang melihatnya…" Jawab Viky, yang mana dia tidak mau di bilang bahwa Dewi adalah calon istrinya oleh orang-orang keluarga Long.


"Tidak akan kok… dengan status yang kamu miliki sebenarnya sudah tidak aneh jika memiliki wanita lebih dari satu di sisinya… dan semua orang juga tidak akan berpikir yang aneh tentang kamu…" Jawab kembali Dewi, dan memang apa yang Dewi katakan adalah sebuah rahasia umum, karena dia juga tahu bahwa ayahnya sendiri memiliki wanita lebih dari satu, tapi yang di nikahi oleh ayahnya hanya satu yaitu ibunya.


"Kalau kakak… mencoba melepaskan pelukan aku, besok aku akan berbicara dengan kakak Rere tentang kita…" Ucap Dewi yang tidak mau melepaskan tangan Viky dan balik mengancam Viky.


"Tentang kita…? memangnya ada apa dengan kita…? toh kita tidak ada apa-apa, hanya saja kamu teman Teko dan itu pun secara tidak langsung menjadi teman aku juga…" Jawab Viky balik bertanya dengan raut wajah dan bingung, dan dia juga tidak mengerti dengan isi pikiran dari Dewi, yang sangat sulit di tebak.


"Aku bisa sedikit mengarangnya… aku yakin kakak Rere pasti akan percaya kepada aku dari pada kepada kakak…" Jawab Dewi dengan sedikit bangga sambil tersenyum manis dan juga dengan niat tersembunyi dan hanya dia saja yang tahu.


"Terserah kamu saja lah… yang penting kamu tidak bersikap yang aneh-aneh nanti… jika kamu berani bersikap aneh-aneh… aku akan bilang kepada ayah kamu untuk menghukum kamu…" Ucap Viky dengan sedikit pasrah dan dia juga memperingatkan Dewi untuk tidak berkata atau bersikap yang aneh, apa lagi kalau dia sampai minum anggur.


"Ok… kakak tenang saja, aku tidak akan berbuat yang aneh-aneh kok… aku janji…" Jawab kembali Dewi dengan tersenyum lebih manis kepada Viky.

__ADS_1


Di pintu aula kediaman keluarga Long, terlihat ada beberapa orang yang sedang berdiri untuk menyambut kedatangan Viky. namun raut wajah mereka semua terlihat sangat tegang, tidak ada satu pun dari mereka yang menunjukan wajah yang senang akan kedatangan Viky atau Lord Jendral, awalnya mereka semua menantikan kedatangan Viky ke kediaman keluarga Long, bahwa mereka semua berencana akan mengundang Lord Jendral ke kediaman keluarga Long, tapi ketika mereka tahu dengan cerita yang Luis ceritakan kepada semua orang tadi siang, mereka semua sangat bingung dengan apa yang harus mereka lakukan selanjutnya dan mereka juga sangat ketakutan, takut semua orang terkana imbasnya dari kemarahan Lord Jendral yang akan menuntut balik kepada Luis, walau Luis adalah teman masa sekolah Lord Jendral tapi sikap Luis sangat tidak bersahabat dengan Lord Jendral, karakter Luis sendri pada dasarnya sangat baik, tapi sikap dia berubah setelah mengenal seorang wanita yang bernama Nadia Silva.


Sikap Lusi berubah menjadi arogan dan menjadi sangat angkuh setelah mengenal Nadia, entah karena Nadia atau memang ada hal lain yang merubah sikap Luis tersebut.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2