Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 79 Makan Besar


__ADS_3

Makan Besar


Terlihat Seorang pelayan dengan berpakaian rapih berjalan menghampiri meja Viky dengan membawa menu makanan di tangannya.


"Tuan… Nyonya silahkan, ini menu makanan yang ada di restoran kami…" Ucap Pelayan tersebut dengan sopan dan memberikan menu makana kepada setiap orang.


Semua orang hanya melihat menu tanpa ada seorang pun yang berkata untuk memesan, karena mereka bingung mau pesan makanan apa, dari namanya saja sudah susah untuk di ucapkan dan lagi harganya juga sangat mahal untuk setiap satu porsi harga terendah saja lebih dari 500 ribu.


Mereka semua saling menunggu satu sama lain, dan biarkan yang lain memesan terlebih dahulu baru mengikuti apa yang di pesan yang lain. namun beberapa saat menunggu tidak ada seorang pun yang memesan.


"Kak… aku bingung mau pesan makanan yang mana… dan juga aku tidak mengerti dengan tulisan yang ada di menu…" Ucap Lisa dengan polos melihat ke arah Viky dan meminta bantuan.


"Kamu pesan saja mana yang terlihat enak menurut kamu, yang berada di menu …" Jawab Viky dengan santai.


Pelayan yang menunggu dari tadi pun mengerti, kenapa sudah sekian lama menunggu belum ada yang memesan.


"Tuan… jika tuan bingung ingin memesan yang mana, Restoran kami mempunyai menu baru yang sangat enak dan juga menjadi menu unggulan di restoran kami…" Ucap Pelayan itu menawarkan kepada Viky, karena dia pikir Viky lebih sedikit mengerti.


"Baiklah… kalau begitu pesankan satu untuk setiap orang… dan aku ingin anggur terbaik yang ada di restoran ini…" Ucap Viky kepada pelayan tersebut.


"Baik Tuan… apa tuan mau mencoba juga hidangan utama restoran kami…?" Tanya kembali pelayan tersebut.


"Masih ada menu lain yah… kalau begitu kamu hidangkan saja menu terbaik yang restoran kalian miliki… satu porsi untuk setiap orang…" Ucap Viky dengan santai.


"Viky apa tidak terlalu berlebihan dengan memesan begitu banyak makanan…" Ucap Rere kepada Viky.


Sebenarnya bukan masalah terlalu banyak atau tidak, tapi Rere berpikir bahwa harga 1 porsi hidangan istimewa di sana pasti sangat mahal, karena hidangan bisa saja harga terendahnya saja tidak kurang dari 500 ribu.


"Benar apa yang di katakan Rere… Nak Viky, apa tidak akan terlalu banyak jika memesan semua hidangan istimewa di sini…" Ucap Novi.

__ADS_1


Walau di hati Novi sedikit senang karena sudah lama tidak makan makana yang enak yang berada di restoran, tapi dia takut jika Viky tidak bisa membayarnya, Novi juga bukan orang bodoh dan bisa melihat harga yang tertera di menu yang harganya sangat begitu fantastis.


"Tidak apa-apa… toh ini kali pertama kita makan bersama, mungkin kedepannya kita akan sangat jarang untuk bisa makan bersama seperti ini…" Jawan Viky yang mengerti maksud dari Novi dan Rere.


Pelayan tersebut tercengang mendengar kata-kata yang Viky katakan, sebab menu sebelumnya yang dia tawarkan jika di jumlahkan dengan orang yang berada di sana, mungkin tidak kurang dari 50 juta dan jika di tambah semua menu istimewa di restoran ini setiap orang bisa menghabiskan sekitar 30 sampai 40 juta per orang, jika di total kan mungkin akan lebih dari 150 juta.


Tanpa mereka tahu semua orang di saat ini sedang memperhatikan ke arah meja Viky. meja Viky dalam sekejap menjadi pusat perhatian dan pembicaraan semua orang yang berada di sana, setelah Viky berkata seperti itu.


"Kenapa… apa ada masalah… " Ucap Viky yang melihat pelayan tersebut tertegun.


"Tidak… tidak Tuan… akan segera saya siapkan semua pesanan tuan…" Ucap pelayan tersebut dengan sedikit terbata-bata, dan terngiang kata-kata Viky tentang kali pertama makan bersama.


Setelah berkata, pelayan tersebut pergi meninggalkan meja Viky dan segera menunju tempat penyetoran makanan yang di pesan, walau dia sedikit ragu-ragu apa Viky sanggup membayar atau tidak, karena dia teringat dengan orang yang terakhir kali tidak bisa membayar makan yang di pesan.


Pelayan tersebut bertindak profesional dan segera mengirim pesanan yang Viky pesan ke dapur, karena dia pikir masalah sanggup bayar atau tidak itu bukan urusannya, dan juga jika Viky sanggup membayar semua makanan yang di pinta, dimana jika dia merubah pesanan dari Viky, akibat yang di timbulkan bukan hanya dia saja yang akan menerimanya tapi restoran juga akan mendapatkan citra yang buruk


Dari meja yang tidak terlalu jauh terdengar beberapa orang tengah membicarakan Viky,


"Kamu lihat saja… pakaian yang mereka pakai, akau yakin mereka baru pertama kali ke sini dan aku juga yakin mereka pasti tidak akan bisa membayar makanan yang mereka pesan…" Timpal orang yang berada di meja yang sama.


"Yah aku juga berpikiran seperti itu… apa kamu tahu nasib orang yang terakhir kali makan di sini untuk pamer kepada pacarnya…" Ucap orang pertama.


"Aku tidak tahu… tapi aku sempat mendengar bahwa ada 2 orang pemuda bersama pacarnya makan di sini tapi mereka tidak bisa membayar makanan yang mereka makan…" Jawab orang ke dua.


"Aku tahu semuanya, karena ketika kejadian tersebut aku pun sedang makan di sini, dan yang aku tahu dari manajer di sini, katanya orang tersebut sudah di kirim ke rumah sakit, tidak tahu sekarang ini 2 orang tersebut sudah mati atau masih hidup…" Ucap orang pertama menjelaskan.


"Lantas apa yang terjadi dengan 2 wanita yang bersama pemuda tersebut…" orang kedua bertanya.


"Aku tidak tahu… kabarnya 2 wanita tersebut menghilang entah kemana…" Ucap orang pertama.

__ADS_1


"Sudahlah… sekarang mari kita lihat pertunjukan yang akan terjadi nanti…" Timpal orang kedua.


"Sungguh kasihan orang itu… pamer untuk sesaat kepada keluarganya tapi konsekuensi yang dia dapat nanti akan lebih besar bahkan tidak pernah dia bayangkan…" Ucap orang pertama menatap kasihan kepada Viky.


Setelah menunggu beberapa saat, makanan yang di pesan pun akhirnya datang, dan dalam sekejap semua makanan telah siap di sajikan di atas meja, dan memenuhi meja tersebut.


Semua orang sekarang melihat ke arah meja Viky dan berpikir bahwa Viky tidak akan bisa membayar semua makan yang tersaji di atas meja. karena orang kaya kelas atas di Kota Taraka pun tidak akan sebodoh itu menghabiskan uang yang banyak hanya untuk sekali makan saja, bahkan bukan hanya di kota Taraka melainkan di seluruh Montana.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2