
Ujian Pertama
Yang tersisa di lapangan saat ini adalah 1985 orang yang berbaris rapih, dan ada 6 orang yang masih berdiri di sana tetapi ke 6 orang tersebut berdiri secara terpisah dari 1985.
Kemudian Viky dan yang lainnya berjalan ke arah orang-orang yang masih berbaris di lapangan, ketika Viky akan berbicara Luis berlari ke arah Viky dan langsung bersujud di depan Viky.
"Viky… terima kasih kamu sudah memberikan aku sebuah kesempatan… aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan aku di masa lalu dan aku akan berubah menjadi orang yang lebih baik…" Ucap Luis dengan posisi bersujud.
"Heh… kamu kira aku akan berbuat sebaik itu… lebih baik kamu pulang sekarang, masa depan kamu tergantung dari keputusan kepala keluarga Long nanti…" Jawab Viky dengan mata yang tajam dan menyuruh Luis untuk pergi segera pergi dari sana.
"Terima kasih Lord… terima kasih Lord…" Jawab Luis yang terus berterima kasih kepada Viky, dia berkata seperti itu karena Viky memberikan 1 kesempatan untuk dia, walau hasil akhir berada di tangan kepala keluarga Long atau ayahnya sendiri tapi dia pikir itu lebih baik karena jika tidak, maka dia akan di permalukan di depan umum seperti dia mempermalukan Viky di depan umum dulu
Kemudian Luis pergi dari sana dengan perasaan yang sedikit merasa lega, tapi ada sedikit kemarahan di dalam hatinya, bukan marah kepada Viky tapi kepada seseorang yang dulu menyuruhnya untuk mengerjai Viky.
"Glen… kamu bagikan kertas yang tadi aku minta kamu untuk memperbanyak nya… kepada semua orang…" Ucap Viky menyuruh Glen untuk membagikan kertas yang sudah di perbanyak kepada semua orang yang ada di sana.
"Baik Lord…" Jawab Glen kemudian dia berjalan dan mulai membagikan kertas tersebut kepada semua orang.
Kemudian Viky berjalan ke 5 orang yang berdiri secara terpisah dari barisan orang-orang, dan menyuruh ke 5 orang tersebut untuk berkumpul di dekat Viky.
"Untuk kalian ber 5… baca surat ini baik-baik, jika kalian sudah mengerti dengan isi surat ini… kalian bisa tanda tangani surat ini… " Ucap Viky dengan menyerahkan 5 lembar kertas kepada ke 5 orang tersebut.
Kemudian ke 5 orang tersebut mengambil kertas dari Viky secara bergantian dan membaca dengan baik isi dari surat tersebut, mereka ber 5 sedikit tercengang dengan salah satu poin yang terdapat di dalam surat tersebut, karena poin tersebut berisi jika mereka ingin mengikuti pelatihan maka mereka harus keluar dari Divisi perang.
"Ijin bertanya Lord…" Ucap Salah seorang dari ke 5 orang tersebut setelah mengetahui tentang salah satu poin yang sangat merugikan mereka, dengan mengangkat salah satu tangannya.
"Baik… kamu di ijinkan untuk bertanya…" Jawab Viky dengan memberikan ijin bertanya kepada orang tersebut.
__ADS_1
"Maaf Lord… untuk poin-poin yang lain yang tertulis di sini saya tidak ke beratan dan saya juga siap menanggung semua akibat dari pelatihan yang Lord berikan… tapi ada satu poin yang membuat saya bertanya-tanya, mengapa kami semua harus keluar dari Divisi perang untuk mengikuti latihan yang Lord berikan…?" Ucap orang tersebut menjelaskan dan bertanya kepada Viky.
"Baik… akan saya jawab pertanyaan kamu kenapa kalian semua harus keluar dari Divisi perang… karena selama pelatihan kalian harus fokus pada latihan kalian… jika kalian masih berada di Divisi perang maka kalian tidak akan bisa memenuhi tanggung jawab kalian sebagai seorang prajurit di dalam Divisi perang… oleh karena itu kalian harus keluar dan fokus berlatih… tetapi jika kalian bisa berhasil melewati semua itu, tanggung jawab kalian akan lebih tinggi dari seorang komandan Divisi perang kota… dan pangkat yang kalian berikan kepada aku tadi, semua itu sudah tidak berlaku lagi untuk kalian…" Jawab Viky menjelaskan tentang alasannya harus keluar dari Divisi perang dan juga apa yang akan mereka dapatkan setelah selesai melewati latihan yang akan Viky berikan kepadanya.
Ke 5 orang tersebut berpikir sebentar tentang baik dan buruknya langkah yang akan mereka ambil kedepannya, baiknya sudah jelas mereka tahu karena Viky sudah menjelaskannya, tapi buruknya jika mereka gagal, maka nyawa mereka jadi taruhannya dan juga mereka sudah keluar dari Divisi perang, maka tidak ada apa pun yang bisa mereka tinggalkan untuk keluarga mereka nanti.
"Baik Lord… saya setuju dengan semua perjanjian ini… dan saya akan berusaha sekuat tenaga untuk dapat melewati pelatihan yang Lord berikan kepada aku…" Ucap salah seorang dari ke 5 orang tersebut, dengan penuh tekad dan semangat yang membara, dia berpikir kesempatan tidak akan datang 2 kali dan jika dia tidak mengambil kesempatan itu, maka mereka tidak tahu masa depan mereka di Divisi perang akan seperti apa, bahkan bisa jadi sampai dia pensiun akan tetap seperti ini.
"Aku juga Lord…"
"Aku juga siap Lord…"
"Aku juga siap…" Timpal yang lain secara bergantian setelah orang pertama tadi mengatakan kesiapannya dan akan mengikuti pelatihan dan arahan dari Lord Jendral yang ada di depannya.
Ke 5 orang tersebut tidak asal berkata siapa, karena mereka semua juga berpikir bahwa Lord Jendral tidak akan menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu jika tidak punya alsan dan rencana untuk kedepannya.
"Prok…"
"Prok…"
"Prok…"
"Baiklah… untuk poin itu, itu hanyalah sebuah ujian pertama yang aku berikan kepada kalian ber 5… arti dari ujian ini adalah, kalian harus rela mengorbankan sesuatu demi mencapai tujuan yang kalian inginkan tanpa merugikan orang lain… tujuan kalian adalah mendapatkan pelatihan secara khusus dari aku, dan kalian rela mengorbankan sesuatu yang berharga untuk mencapai tujuan tersebut…" Ucap Viky menjelaskan kepada ke 5 orang yang berada di depannya yang terlihat sangat bingung.
Setelah mendengar penjelasan dari Viky, mereka bisa mengerti apa yang Viky maksud, sebab jika mereka menolak poin tersebut dan terus berlatih dengan Viky, maka yang ada di rugikan adalah Divisi perang, karena selama pelatihan mereka tidak akan bisa kembali ke Divisi perang.
"Aku akan memberikan waktu 2 hari untuk kalian kembali ke rumah kalian masing-masing untuk berpamitan dengan keluarga kalian dan bersama-sama untuk yang terakhir kalinya… dan kalian bilang kepala keluarga kalian akan mengikuti pelatihan yang sangat beresiko tinggi jadi keluarga kalian bisa menganggap kalian sudah mati… dalam 2 hari tersebut kalian nikmatilah kebersamaan kalian dengan keluarga kalian… setelah 2 hari kalian bisa pergi menemui aku di gedung Octa Grup untuk menerima tugas selanjutnya yang akan kalian lakukan…" Lanjut Viky berkata.
__ADS_1
"Siap Lord…" Jawab ke 5 orang tersebut dengan kompak dan dengan posisi siap.
Kemudian mereka ber 5 memberikan hormat kepada Viky sebelum mereka pergi dari sana, dan Viky pun membalas hormat mereka ber 5.
Setelah ke 5 orang tersebut pergi dari sana Viky kembali berjalan ke arah orang-orangnya yang sedang berdiri di depan orang-orang yang sedang berbaris dan membaca kertas yang di berikan oleh Glen kepada semua orang.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...