Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 316 Surat Misterius


__ADS_3

Surat Misterius


Setelah keluar dari mobil, Viky langsung menuju ke ruangannya, untuk mengecek apakah Rere ada di sana atau tidak, namun ketika dia masuk ke dalam ruangannya, di sana tidak ada siapa-siapa.


Viky mencoba menelpon Rere dari kemarin namun tidak dapat tersambung, dan kemarin dia juga sempat menghubungi Nayla menanyakan kepada Nayla tentang keberadaan Rere, namun Nayla bilang bahwa Rere sudah pulang.


Tapi Viky berpikir positif bahwa Rere baik-baik saja, dan saat ini Rere sedang dalam keadaan sibuk, jadi tidak sempat untuk mengisi baterai ponselnya.


Viky menghubungi Deky, dan menyuruhnya untuk datang ke ruangannya, dan dia mengecek beberapa dokumen yang ada di meja, sambil menunggu kedatangan Deky, tidak lama Deky datang ke ruangannya.


"Maaf Tuan… apa ada yang bisa saya bantu…?" Ucap Deky bertanya setelah dia berada di dekat meja Viky.


"Deky… apa kamu tahu tentang sebuah perumahan yang berada tidak jauh dari kediaman keluarga Long, kemarin aku ke sana, namun di sana semuanya gelap dan tidak ada satu orang pun yang menghuni rumah tersebut, dan bangunan di sana juga semuanya terlihat tampak baru selesai di bangun…?" Ucap Viky bertanya dan memberitahu Deky sedikit yang dia tahu tentang perumahan yang Viky maksud.


"Perumahan yang kosong yang berada tidak jauh dari kediaman keluarga Long, Jika saya tidak salah menebak tentang perumahan yang tuan maksud… perumahan tersebut memang belum sempat di pasarkan, karena ketika perumahan tersebut selesai di bangun, ada sebuah pemeriksaan dan ijin dari pembangunan tempat tersebut adalah palsu, oleh karena itu, perumahan tersebut tidak bisa di pasarkan, dan di sita sementara oleh pemerintah setempat, sampai ijin dari pembangunan tempat tersebut selesai baru bisa di pasarkan…" Jawab Deky menjelaskan tentang perumahan yang kosong yang berada tidak jauh dari kediaman keluarga Long, itu pun jika tidak salah menebak, karena Deky tidak tahu pasti dengan perumahan yang Viky maksud.


"Oh… seperti itu… Deky, apa kamu bisa mengambil alih perumahan tersebut, aku berencana menempatkan orang-orang dari Divisi perang yang sedang berlatih dan juga orang-orang dari pasukan Magnium yang datang ke sini untuk tinggal di sana…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Deky, namun maksud dia mengambil alih adalah membeli perusahaan tersebut.


"Untuk membeli perumahan tersebut sangat mudah tuan… karena perusahaan yang membangun tempat tersebut adalah perusahaan yang sudah sering bekerja sama dengan kita… namun ada sedikit masalah yang bisa di bilang sangat rumit, yaitu tentang perijinan dari pembangunan tempat tersebut, karena apa yang aku tahu adalah, bahwa surat ijin yang mereka punya di palsukan, oleh orang yang tidak bertanggung jawab dari pemerintahan… oleh karena itu, jika kita membuat surat ijin baru maka orang-orang tersebut bisa terancam di keluarkan, karena semua kebusukan mereka akan terbongkar ke hal layak umum dan mereka juga tidak akan membiarkan hal itu terjadi, serta akan mempersulit aku dalam mengurus surat ijinnya…" Jawab Deky, menjelaskan kepada Viky, tentang masalah yang harus di hadapi, namun dengan maksud dia meminta bantuan kepada Viky, siapa tahu Viky mempunya akses ke tingkatan yang lebih tinggi.


"Aku mengerti masalah yang kamu maksud… jadi untuk hal itu, biar aku yang berbicara dengan Edi Zhou secara pribadi… dan biarkan dia yang mengurus surat perijinannya…" Ucap Viky yang mengerti masalah yang tidak bisa Deky selesaikan, karena memang dari awal, Viky sudah melarang Deky untuk masuk ke dalam pemerintahan, jadi Deky tidak punya koneksi yang kuat di dalam pemerintahan, namun Deky juga sangat di pandang oleh pemerintahan, karena apa yang Deky lakukan adalah untuk membangun Kota Taraka menjadi lebih maju lagi.


"Baik Tuan… surat kepemilikan tanah dari perumahan tersebut, akan ada di meja tuan sebelum makan siang nanti…" Jawab Deky, dengan nada yang sedikit tenang, karena masalah yang tidak bisa dia hadapi akan di handel oleh Viky.


"Besok… suruh semua orang untuk tidak memarkirkan mobilnya di tempat biasa mereka menyimpan mobil, karena akan datang banyak mobil yang sudah aku pesan… dan mobil tersebut akan di berikan kepada orang yang berprestasi, baik itu yang ada di Octa Grup atau pun yang ada di Siren Country…" Ucap Viky dengan memberikan tugas lain kepada Deky, dan beberapa hari yang lalu, dia sudah memesan mobil kepada manajer Lily untuk di jadikan hadiah untuk orang-orang yang memiliki keberhasilan kerja yang baik, baik itu di Octa Grup atau di Siren Country.


"Baik tuan… apa ada hal lain lagi yang harus saya kerjakan…?" Ucap Deky bertanya.

__ADS_1


"Kamu hubungi sopir yang membawa Rere kemarin atau orang yang aku tugaskan untuk menjaga Rere… tanyakan kepada mereka, dimana Rere saat ini, karena ponsel Rere tidak bisa aku hubungi… dan kamu juga bisa pergi sekarang…" Jawab Viky dengan memberikan perintah terakhir kepada Deky.


"Baik tuan…" Jawab Deky, Kemudian Deky berjalan pergi dari ruangan tersebut setelah mendapatkan ijin dari Viky, namun ketika dia membuka pintu ruangan tersebut, dari arah luar berdiri seorang penjaga keamanan dengan membawa sebuah amplop coklat di tangannya.


"Tuan Deky… apa Tuan besar ada di dalam…?" Ucap si penjaga keamanan tersebut bertanya kepada Deky.


"Ada… memangnya ada keperluan apa…?" Jawab Deky dengan balik bertanya.


"Ini tuan… aku mendapatkan kiriman surat yang di tujukan secara langsung untuk Tuan besar…" Jawab orang tersebut sambil memperlihatkan sebuah amplop coklat yang ada di tangannya.


"Yah sudah… biar aku saja yang memberikannya sendiri kepada Tuan Besar…" Jawab Deky, dengan mengambil amplop yang ada di tangan si penjaga keamanan tersebut.


Dan si penjaga keamanan tersebut, menyerahkan amplop tersebut kepada Deky, walau pun amplop tersebut di tujukan secara langsung kepada Tuan Besar, namun Deky adalah orang kepercayaan dari Tuan besar, jadi dia pikir akan sama saja.


Namun setelah melihat nama yang tertulis di atas amplop tersebut, raut wajah Deky langsung bingung, karena di Kota Taraka ini hanya sedikit orang yang tahu dengan identitas yang sebenarnya tentang tuan besar dari Octa Grup, namun di atas amplop tersebut tertulis dengan jelas untuk Viky Tuan Besar dari Octa Grup, Deky tidak berpikir hal lain, dan langsung berbalik dan berjalan kembali ke arah meja Viky, untuk memberikan amplop tersebut.


"Di sini tidak tertulis nama pengirimnya tuan…" Jawab Deky dengan menyodorkan amplop coklat tersebut kepada Viky.


Viky mengambil amplop yang di berikan oleh Deky tersebut, namun raut wajahnya sedikit bingung dan bertanya, siapa yang mengirim surat ini, karena di sana tidak ada nama pengirimnya dan juga di sana tertulis dengan jelas nama Viky, dan si pengirim juga mengetahui tentang identitas Viky.


Dengan pemasaran Viky membuka amplop tersebut, dia ingin tahu siapa yang mengirim amplop tersebut dan apa tujuannya mengirimkan amplop ini, serta apa isi dari amplop ini.


Isi dari amplop tersebut adalah selembar kertas dan ada sebuah tulisan tangan di atas kertas tersebut, kemudian Viky membaca isi pesan yang ada di atas kertas tersebut, namun raut wajahnya langsung berubah setelah membaca surat tersebut, dan dia juga sedikit tersenyum setelah membaca isi surat tersebut.


"Deky… kamu siapkan dengan segera sebuah mobil…" Ucap Viky dengan meletakan kertas yang dia baca tadi dan melihat ke arah Deky.


"Baik tuan… tapi maaf jika boleh saya tahu, dari siapa surat ini tuan…?" Ucap Deky bertanya dengan raut wajah yang lebih bingung dari sebelumnya karena dia melihat raut wajah Viky yang sedikit berseri-seri.

__ADS_1


"Ini adalah pesan dari Rere… dia bilang ingin memberikan sebuah kejutan kepada aku… dan dia juga sekarang sedang berada di sebuah kamar hotel…" Jawab Viky, dengan mengatakan inti dari isi surat yang Viky baca kepada Deky.


"Baik tuan… kalau begitu, saya ijin pergi terlebih dulu, untuk menyiapkan mobil yang tuan butuhkan…" Jawab Deky, yang tidak bertanya lebih karena dia mengerti apa yang di maksud dari isi surat tersebut.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...

__ADS_1


...R"Azk 🥇...


__ADS_2