Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 100


__ADS_3

Sesampainya dikamar hotel, Kaira


mengganti pakaiannya namun dicegah oleh Raffa.


“Kenapa mas?” Tanya Kaira.


“Biarkan aku yang melepasnya.”


Kata Raffa. Lalu Raffa melepas baju Kaira sambil mencium kening, pipi dan bibir


Kaira.


“Sebentar mas.” Kata Kaira.


“Ada apa lagi sih?” Tanya Raffa


kesal.


“I love u suamiku.” Kata Kaira


lalu mencium Raffa dan merebahkannya ke ranjang.


“Aku ingin memiliki anak denganmu


sayang. Aku ingin memiliki empat orang anak, apa kau tidak keberatan?” Tanya


Raffa.


“Tidak mas, semakin banyak akan


semakin ramai rumah kita dan pastinya akan selalu membawa kebahagiaan untuk


keluarga kita. Lakukan mas aku sudah tidak bisa menahannya lagi.” Kata Kaira.


Kemudian mereka melakukannya


hingga berkali-kali.


Keesokan paginya.


Kaira bangun terlebih dahulu


kemudian segera mandi dan setelah itu membuatkan suaminya kopi.


“Sayang bangun yuk, sudah siang.”


Kata Kaira.


“Beri aku ciuman dan pelukan


dulu.” Kata Raffa manja.


“Astaga kau semakin manja deh


mas.” Kata Kaira, lalu Kaira menurutinya dengan mencium dan memeluk suaminya.


“Uda kan, ayo bangun. Aku sudah


buatkan kamu kopi tuh mas.” Kata Kaira.


“Terimakasih istriku. Kau sudah

__ADS_1


berdandan?” Tanya Raffa.


“Sudah, kita bukannya akan keluar


hari ini?” Tanya Kaira.


“Iya gpp sih, mau kemana


memangnya?” Tanya Raffa.


“Aku ingin pergi kemana saja mas


asalkan bersamamu.” Kata Kaira.


“Bagaimana jika ke Tokyo


Disneyland saja?” Tanya Raffa.


“Memangnya kita anak kecil pergi


kesana mas.” Gerutu Kaira.


“Loh jangan salah, biasanya


banyak pasangan muda yang berkencan disana. Kesana yuk!” Ajak Raffa.


“Ehmmm baiklah kalau begitu.”


Kata Kaira.


“Pakai baju simple saja tidak


“Hahaha iya sayang. Cepat bangun


dan pergi mandi sana.” Perintah Kaira.


“Siap sayang.” Kata Raffa sambil


mencium kening istrinya.


Setelah itu mereka langsung pergi


menuju Tokyo Disneyland, setibanya disana. Mereka langsung mencoba hampir semua


wahana permainan.


“Mas beli bandana itu yuk lucu


banget loh, aku mau yang mickey mouse, kau mau yang apa?” Tanya Kaira.


“Aku tidak mau memakainya, seperti


anak-anak saja memalukan sekali.” Kata Raffa.


“Ayolah mas, banyak juga kok


orang dewasa yang memakainya. Please mau ya.” Kata Kaira memohon.


“Hmmm baiklah.” Jawab Raffa


pasrah.

__ADS_1


Mereka sangat menikmati berbagai


wahana yang ada disana dan mencoba hampir seluruh wahana hingga tidak terasa


malam pun tiba.


“Huft capek sekali tapi aku


sangat menikmati semua wahananya, makasih sayang.” Kata Kaira sambil mencium


pipi Raffa.


“Sebenarnya aku agak takut dengan


wahana yang ada disini, tapi aku lakukan demi kau tau.” Gerutu Raffa.


“Hahaha makasih sayang. Jam


berapa ya sekarang? Sepertinya sudah malam deh.” Tanya Kaira.


“Sudah jam 08.30 malam. Mau


pulang? Kita sudah seharian loh disini.” Kata Raffa.


“Boleh deh mas, lalu kita makan


malam dimana?” Tanya Kaira.


“Didekat hotel saja ya.” Kata


Raffa.


“Ok, yah malam ini terakhir kita


di hotel, besok kita sudah harus checkout, aku ingin tinggal lebih lama di


hotel mas.” Kata Kaira.


“Aku lusa kan harus kerja,


lagipula apartemen kita sudah terlalu lama kita tinggal pasti kotor. Kita kan


masih bisa bermesraan dirumah haha.” Goda Raffa.


“Tapi disini lebih enak mas.”


Kata Kaira.


“Nanti kau atur saja semua


perabot dan tata letaknya seperti apa, yang penting kau suka agar betah dirumah


dan nyaman untuk ditinggali.” Kata Raffa.


“Siap sayang, aku ingin suasana


yang estetik namun tetap bact to nature.” Kata Kaira.


“Ya nanti kau atur saja lah. Ayo


kita pulang sekarang.” Ajak Raffa.

__ADS_1


__ADS_2