
Raffa dan Kaira tengah menikmati makan malam dirumah.
“Aku tadi menghubungi Mayang dan membujuknya, akhirnya dia bersedia kembali kesini.” Kata Raffa.
“Benarkah? Ah syukurlah aku jadi bisa sedikit lega karena rumah akan segera terurus dengan baik. Kapan dia akan
datang kesini? Setiap hari Kei selalu menanyakan Mayang.” Tanya Kaira.
“Lusa mungkin, nanti kita jemput dia yuk di stasiun. Dia bilang katanya dia kesini sendiri dan keluarganya tetap
tinggal di kampong bersama anaknya.” Kata Raffa.
“Oh tidak masalah jika memang itu pilihan dirinya. Dimakan dulu mas, nanti keburu dingin tidak enak loh.” Kata Kaira.
“Iya, Kei kemana?” Tanya Raffa.
“Dia tidur dengan mamaku mas, katanya dia kangen dengan neneknya.” Kata Kaira.
“Kalau begitu setelah ini kita pergi ke hotel yuk, kita enak-enak disana.” Goda Raffa.
“Astaga, memangnya kenapa kalau dirumah? Kasur kamar kita kan juga empuk dan nyaman.” Kata Kaira.
“Sudahlah, aku ingin suasana baru. Pakailah baju paling sexy sayang.” Kata Raffa.
“Hahaha malu ah. Ya nanti aku akan pakai bikini saat didalam kamar biar aku yang memuaskanmu malam ini.” Goda Kaira.
“Cepat kita selesaikan makan malam kita, aku sudah tidak sabar meremasmu dan memakanmu.” Goda Raffa.
“Hush jangan keras-keras nanti terdengar yang lain.” Kata Kaira.
__ADS_1
**
Raffa dan Kaira sudah tiba di hotel.
“Aku mandi dulu ya sayang.” Kata Kaira.
“Mandi bareng yuk.” Kata Raffa lalu melepas pakaian istrinya dan langsung mandi bersama.
Selesai mandi bersama, mereka masih terus saling berpelukan hingga berlanjut diatas ranjang dan mereka
melakukannya dengan suasana romantis di hotel tersebut.
“Sayang, kita berhenti dulu, aku lelah.” Kata Kaira.
“Sama aku juga sangat lelah, terimakasih sayang.” Kata Raffa sambil mencium istrinya.
**
Hari itu Raffa dan Kaira pergi ke stasiun untuk menjemput Mayang. Mereka sengaja tidak mengajak Kei karena ingin memberinya kejutan saat tiba dirumah.
Kaira dan Raffa perjalanan menuju stasiun.
“Kenapa Kei tidak di ajak?” Tanya Raffa.
“Biar jadi kejutan untuk Kei nanti saat Mayang tiba dirumah.” Kata Kaira.
“Oh, sekalian saja nanti belikan Kei kue kesukaannya sama es krim pasti dia semakin bahagia.” Kata Raffa.
__ADS_1
“Tenang saja, aku sudah memesan kue kok di langgananku biasanya.” Jelas Kaira.
Setibanya di stasiun.
“May.” Kata Kaira. Lalu Mayang segera menghampiri Kaira.
“Nyonya maaf merepotkan.” Kata Mayang.
“Tidak kok, justru aku senang kau kembali lagi. Kau menunggu sangat lama?” Tanya Kaira.
“Tidak nyonya, saya tiba sekitar sepuluh menit yang lalu.” Kata Mayang.
Kemudian Kaira langsung menggandeng suaminya untuk segera masuk mobil sedangkan tangan Raffa yang satunya justru bergandengan dengan Mayang dan melontarkan senyuman kepadanya. Mayang sangat kaget namun dia hanya diam saja tanpa melepas tangan Raffa.
Setibanya dirumah.
“Kei coba lihat siapa yang datang sekarang.” Panggil Kaira.
“Ibu ibu ibu, aku kangen sama ibu Mayang.” Kata Kei langsung berlari menghampiri Mayang dan memeluknya karena sangat merindukan Mayang.
“Ibu juga rindu sama Kei.” Kata Mayang.
Setelah melepas kerinduan antara Mayang dan Kei, Mayang segera menuju ke kamarnya, tiba-tiba datanglah Raffa.
“Tuan?” Kata Mayang.
“Terimakasih kau sudah kembali lagi kesini, jangan salah paham aku melakukannya karena senang bisa melihatmu
kembali lagi ke rumah ini.” Kata Raffa lalu pergi meninggalkan Mayang.
__ADS_1
“Apa dia bilang? Jangan salah paham? Bagaimana mungkin dia melakukan itu dibelakang istrinya. Aku harus waspada.” Kata Mayang dalam hati.