Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 46


__ADS_3

Setibanya di Bali, Arabella segera menelfon Jerry.


“Hallo kamu dimana sayang?” Tanya Arabella.


“Tentu saja lagi berlibur bersama saudaranya.” Kata Jerry.


“Coba lihat mana saudaramu?” Tanya Arabella.


“Dia sedang dipinggir pantai, kenapa memangnya?” Tanya Jerry.


“Tidak apa-apa, kamu di pantai mana sekarang sayang?” Tanya Arabella.


“Aku sedang menikmati sunset di pantai seminyak sayang. Kenapa sih? Kangen


ya?” Tanya Jerry.


“Tentu saja aku rindu sekali denganmu, baiklah kalau begitu.” Kata Arabella


lalu mengakhiri panggilan videonya.


“Aku harus menyusulnya kesana, aku harus melihat langsung dia sedang


berlibur dengan siapa.” Kata Arabella. Lalu dia segera pergi ke pantai tersebut


untuk menyusul kekasihnya. Sedangkan Jerry tidak curiga sama sekali dengan


Arabella.


“Kenapa tiba-tiba kak Arabella melakukan panggilan video? Aku sangat takut


kak jika sampai kita ketahuan.” Kata Feya.


“Tidak apa-apa, tenanglah dia juga tidak akan senekat itu untuk datang


kesini.” Kata Jerry sambil tidur di pangkuan Feya.


“Baiklah kalau begitu, setidaknya aku lega. Kak kita foto berdua disana yuk


lalu tolong fotoin aku sendiri ya.” Kata Feya.


“Baiklah sayang, tapi jangan diposting ya.” Kata Jerry.


“Aku akan mengunggah fotoku sendiri kok kak, jangan khawatir.” Kata Feya.


Setelah itu, mereka berdua menikmati makan malam romantis bersama.



“Wah romantis sekali ya kak, berasa di luar negeri. Terima kasih banyak

__ADS_1


kak, aku sangat menyukainya.” Kata Feya sambil tidur di pangkuan Jerry. Lalu


Jerry mencium Feya.


“Astaga kak Jerry, ini kan tempat umum.” Kata Feya.


“Tidak apa-apa, lagipula ini Bali pasti banyak yang melakukan hal seperti


ini di tempat umum. Kamu menyukainya kan?” Tanya Jerry, Feya pun mengangguk.


Kemudian Feya memberanikan diri untuk mencium Jerry sambil berbisik “I love u


Kak Jerry.”


“I love u too baby.” Kata Jerry.


“Kak, aku ke toilet dulu ya.” Kata Feya.


“Iya, bawalah juga ponselmu.” Kata Jerry.


“Iya sayang.” Kata Feya sambil mencium kening Jerry.


“Kamu sekarang semakin berani ya haha. Jangan lama-lama aku ingin


bermesraan denganmu.” Kata Jerry sambil menggelitik Feya.


“Auuuu, iya kak sabar dong.” Kata Feya. Lalu Feya pun pergi ke toilet, saat


menghampiri Jerry lalu mengajaknya pergi dari tempat tersebut.


“Ayo kak kita pergi dari sini.” Kata Arabella.


“Loh kenapa? Ada apa sih?” Tanya Jerry.


“Cepat, ayo kita pergi sekarang, aku melihat kak Arabella disini.” Kata


Feya.


“Apa? Arabella disini? Pasti kamu salah lihat sayang.” Kata Jerry.


“Sudah jangan banyak bicara, ayo cepat kita pergi dari sini kak.” Kata Feya


sambil menarik tangan Jerry lalu mereka berhasil kabur dan masuk kedalam mobil.


“Kak, bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan? Aku takut dia akan


mengetahui kita berdua.” Kata Feya ketakutan.


“Jangan takut dan tetap tenang. Sekarang kamu pergilah ke hotel, aku akan

__ADS_1


menemui Arabella, aku akan menemuimu di hotel. Kalau aku menemuinya dia pasti


tidak akan curiga denganku. Maafkan aku ya, aku janji akan menemuimu malam ini


di hotel. Tunggulah aku, kamu bisa kembali sendiri kan?” Tanya Jerry.


“Baiklah kak, kakak hati-hati ya. Cepat temui kakakku dan jangan lupa temui


aku secepatnya. Pasword kamarku adalah 232300.” Kata Feya.


“Baiklah, aku pergi dulu.” Kata Jerry sambil mencium mesra Feya.


“Pastikan dia tidak curiga dengan kita ya kak.” Kata Feya.


 


 


 


 


Info :


Hai semuanya, jangan lupa mampir ke novel terbaruku ya judulnya "Terpaut Usia 15 Tahun"


Ini sinopsisnya


Namaku


Abella Putri, seorang gadis SMA yang baru berusia 18 tahun namun aku sudah


berstatus seorang istri. Kakekku menikahkanku dengan seorang lelaki yang tidak


pernah aku cintai dan belum pernah aku temui selama ini. Namun kakekku berteman


baik dengan ayah lelaki itu, akhirnya menikahkanku dengannya. Aku tinggal


bersama kakek dan nenekku karena kedua orang tuaku bercerai lalu mereka


memutuskan untuk menitipkanku kepada kakek dan nenekku. Lelaki itu adalah


seorang pilot dan berusia 15 tahun lebih tua dariku, oleh karena itu aku tidak


menyukainya namun karena kakek dan nenekku memaksaku akhirnya aku menerimanya.


Setelah aku menikah dengannya aku tinggal bersamanya namun kami membuat


perjanjian bahwa kita akan menjalani hidup masing-masing, dia memang menyukaiku

__ADS_1


namun aku tidak menyukainya, akhirnya dia berjanji pada dirinya tidak akan


menyentuhku apalagi tidur bersamaku.


__ADS_2