
Keesokan harinya
Viona mengajak Arabella dan Feya
pergi ke pantai.
“Sebelum kita kembali ke Jakarta,
bunda akan mengajak kalian berdua pergi ke pantai.” Kata Viona.
“Yes, tunggu sebentar kenapa mami
tidak mengabariku sama sekali ya dari kemarin.” Kata Feya.
“Sama mami juga tidak menelfon
atau mengirim pesan apapun kepadaku. Biasanya dia sering menelfonmu kan Fe?”
Tanya Arabella.
“Mungkin dia sibuk, lagipula
kalian kan bersama bunda. Ayo kita pergi sekarang.” Kata Viona.
“Apakah mami menelfon atau
mengirim pesan kepada bunda?” Tanya Arabella.
“Tidak, mungkin dia sibuk dan
sedang menyelesaikan masalah di kantornya papi. Jangan khawatir mereka
baik-baik saja kok.” Kata Viona.
“Bagaimana mungkin bunda sangat
yakin bahwa mami dan papi baik-baik saja?” Tanya Arabella.
“Feeling bunda kuat, percaya deh
sama bunda mami dan papi kamu baik-baik saja.” Kata Viona.
“Baiklah kalau begitu.” Kata
Arabella.
Lalu mereka bertiga segera pergi
menuju pantai. Setibanya disana mereka asyik bermain dipinggir pantai sambil
bermain air.
“Rasakan ini.” Kata Viona.
“Hahahaha seru sekali.” Kata
Arabella.
“Bunda tolong fotoin aku sedang
berbaring di atas pasir.” Kata Feya.
__ADS_1
“Astaga, ok ok bunda akan
mengambil foto untukmu.” Kata Viona.
“Aku akan mengambil foto bunda.”
Kata Arabella.
“Yang bagus ya.” Kata Viona.
“Coba lihat hasilnya, bagus kan.”
Kata Arabella.
“Wah bagus sekali, bunda akan
mengunggahnya di social media bunda.” Kata Viona.
“Hahaha baiklah. Aku haus bunda.”
Kata Arabella.
“Bunda akan membelikanmu minuman,
mau minum apa?” Tanya Viona.
“Minuman bersoda bunda.” Kata
Arabella.
“Baiklah, tunggu sebentar ya.”
Kata Viona.
Viona, Arabella dan Feya sedang
menikmati makan siang dipinggir pantai.
“Wah sejuk banget makan disini,
keren pokoknya. Terima kasih banyak ya bunda, aku benar-benar sangat
menikmatinya.” Kata Arabella.
“Sama-sama sayang, lagipula bunda
tinggal sendiri jadi bunda sangat senang bisa berlibur dengan kalian berdua.”
Kata Viona.
“Makanannya enak bunda pasti
sangat mahal.” Kata Feya.
“Tidak mahal kok, mau tambah lagi
nggak?” Tanya Viona.
__ADS_1
“Memangnya boleh bunda?” Tanya
Feya.
“Tentu saja boleh, pesan saja
makanan yang kalian suka.” Kata Viona.
“Terima kasih bunda.” Kata
Arabella dan Feya sambil memeluk Viona.
Viona pergi ke toilet lalu
menelfon Kaira.
“Hallo Kaira, bagaimana kabarmu
disana? Baik-baik saja kan?” Tanya Viona.
“Ah syukurlah aku baik-baik saja,
aku kok tidak bisa menghubungi Feya atau Arabella ya? Memangnya disana sedang
tidak ada sinyal ya? Tapi tidak mungkin sih.” Kata Kaira.
“Ponsel anak-anak sedang off,
jangan khawatir mereka aman kok denganku.” Kata Viona.
“Syukurlah kalau begitu, aku
sangat berhutang budi padamu Viona.” Kata Kaira.
“Tidak kok, aku senang bisa
berlibur bersama anak-anakmu. Mereka juga sangat menikmatinya.” Kata Viona.
“Tentu saja mereka menyukaimu
karena kamu sangatlah baik dan perhatian pada mereka. Aku titip mereka berdua
ya, oh ya kapan kalian akan kembali ke Jakarta?” Tanya Kaira.
“Nanti malam, setelah ini aku
perjalanan menuju bandara.” Kata Viona.
“Baiklah, nanti supirku akan
menjemput anak-anak di bandara. Oh ya kenapa aku juga susah untuk menelfonmu
ya?” Tanya Kaira.
“Maaf aku tidak tau kalau kamu
sedang menelfonku, mungkin karena saking asyiknya dengan anak-anakmu. Sudah
dulu ya setelah ini aku akan segera pergi ke bandara.” Kata Viona.
“Baik, sekali lagi terima kasih
__ADS_1
banyak ya Viona.” Kata Kaira.
“Iya sama-sama.” Kata Viona.