Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Season 3 Part 20


__ADS_3

Keesokan harinya


Viona mengajak Arabella dan Feya


pergi ke pantai.


“Sebelum kita kembali ke Jakarta,


bunda akan mengajak kalian berdua pergi ke pantai.” Kata Viona.


“Yes, tunggu sebentar kenapa mami


tidak mengabariku sama sekali ya dari kemarin.” Kata Feya.


“Sama mami juga tidak menelfon


atau mengirim pesan apapun kepadaku. Biasanya dia sering menelfonmu kan Fe?”


Tanya Arabella.


“Mungkin dia sibuk, lagipula


kalian kan bersama bunda. Ayo kita pergi sekarang.” Kata Viona.


“Apakah mami menelfon atau


mengirim pesan kepada bunda?” Tanya Arabella.


“Tidak, mungkin dia sibuk dan


sedang menyelesaikan masalah di kantornya papi. Jangan khawatir mereka


baik-baik saja kok.” Kata Viona.


“Bagaimana mungkin bunda sangat


yakin bahwa mami dan papi baik-baik saja?” Tanya Arabella.


“Feeling bunda kuat, percaya deh


sama bunda mami dan papi kamu baik-baik saja.” Kata Viona.


“Baiklah kalau begitu.” Kata


Arabella.


Lalu mereka bertiga segera pergi


menuju pantai. Setibanya disana mereka asyik bermain dipinggir pantai sambil


bermain air.


“Rasakan ini.” Kata Viona.


“Hahahaha seru sekali.” Kata


Arabella.


“Bunda tolong fotoin aku sedang


berbaring di atas pasir.” Kata Feya.

__ADS_1


“Astaga, ok ok bunda akan


mengambil foto untukmu.” Kata Viona.


“Aku akan mengambil foto bunda.”


Kata Arabella.


“Yang bagus ya.” Kata Viona.


“Coba lihat hasilnya, bagus kan.”


Kata Arabella.



“Wah bagus sekali, bunda akan


mengunggahnya di social media bunda.” Kata Viona.


“Hahaha baiklah. Aku haus bunda.”


Kata Arabella.


“Bunda akan membelikanmu minuman,


mau minum apa?” Tanya Viona.


“Minuman bersoda bunda.” Kata


Arabella.


“Baiklah, tunggu sebentar ya.”


Kata Viona.


Viona, Arabella dan Feya sedang


menikmati makan siang dipinggir pantai.



“Wah sejuk banget makan disini,


keren pokoknya. Terima kasih banyak ya bunda, aku benar-benar sangat


menikmatinya.” Kata Arabella.


“Sama-sama sayang, lagipula bunda


tinggal sendiri jadi bunda sangat senang bisa berlibur dengan kalian berdua.”


Kata Viona.


“Makanannya enak bunda pasti


sangat mahal.” Kata Feya.


“Tidak mahal kok, mau tambah lagi


nggak?” Tanya Viona.

__ADS_1


“Memangnya boleh bunda?” Tanya


Feya.


“Tentu saja boleh, pesan saja


makanan yang kalian suka.” Kata Viona.


“Terima kasih bunda.” Kata


Arabella dan Feya sambil memeluk Viona.


Viona pergi ke toilet lalu


menelfon Kaira.


“Hallo Kaira, bagaimana kabarmu


disana? Baik-baik saja kan?” Tanya Viona.


“Ah syukurlah aku baik-baik saja,


aku kok tidak bisa menghubungi Feya atau Arabella ya? Memangnya disana sedang


tidak ada sinyal ya? Tapi tidak mungkin sih.” Kata Kaira.


“Ponsel anak-anak sedang off,


jangan khawatir mereka aman kok denganku.” Kata Viona.


“Syukurlah kalau begitu, aku


sangat berhutang budi padamu Viona.” Kata Kaira.


“Tidak kok, aku senang bisa


berlibur bersama anak-anakmu. Mereka juga sangat menikmatinya.” Kata Viona.


“Tentu saja mereka menyukaimu


karena kamu sangatlah baik dan perhatian pada mereka. Aku titip mereka berdua


ya, oh ya kapan kalian akan kembali ke Jakarta?” Tanya Kaira.


“Nanti malam, setelah ini aku


perjalanan menuju bandara.” Kata Viona.


“Baiklah, nanti supirku akan


menjemput anak-anak di bandara. Oh ya kenapa aku juga susah untuk menelfonmu


ya?” Tanya Kaira.


“Maaf aku tidak tau kalau kamu


sedang menelfonku, mungkin karena saking asyiknya dengan anak-anakmu. Sudah


dulu ya setelah ini aku akan segera pergi ke bandara.” Kata Viona.


“Baik, sekali lagi terima kasih

__ADS_1


banyak ya Viona.” Kata Kaira.


“Iya sama-sama.” Kata Viona.


__ADS_2