
Setelah Kaira makan bersama
suster Hana, mereka pun kembali ke rumah masing-masing. Sesampainya di
apartemen Kaira segera menghubungi kedua orang tuanya untuk memberikan kabar
bahagia mengenai rencana pernikahannya dengan Raffa. Kedua orang tua Kaira pun
sangat gembira mendengarnya dan akan menghadiri pernikahannya.
Dalam hati Kaira, “Akhirnya mama papa bisa tertawa lagi dan
tidak kecewa lagi denganku, terimakasih Tuhan.”
**
Dirumah Angel dan Rasya.
“Kau kenapa kok pipimu merah seperti itu?” Tanya Rasya.
“Aku habis kena tampar mas.” Jawab Angel.
“Siapa yang berani menamparmu?” Tanya Rasya.
“Si Kaira, tadi aku pergi ke supermarket tiba-tiba dia menghampiriku dan menamparku didepan banyak orang.
Aku sangat malu.” Jawab Angel.
“Jadi dia disini, ada apa dia kesini.” Kata Rasya.
“Ya mana aku tau mas. Aku harus balas dia, harusnya waktu itu ku bunuh saja dia.” Jawab Angel dengan lirih
namun Rasya mendengarnya.
“Apa kau bilang? Membunuh siapa? Kaira?” Tanya Rasya.
“Apa kau tidak takut jika dia tau keberadaanmu disini?” Tanya Angel.
“Kau diam saja jangan melakukan hal bodoh biar aku yang atasi semua.” Kata Rasya.
**
Prewedding day. Hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh Raffa dan Kaira. Mereka melakukan sesi foto prewedding
dengan sangat antusias. Setibanya di lokasi foto prewedding mereka.
“Mas aku tiba-tiba gemetaran ya.” Kata Kaira.
__ADS_1
“Kita kan dulu pernah melakukannya. Tarik nafas yang panjang lalu lepaskan. Lihat aku! Semua akan
baik-baik saja dan berjalan dengan lancar, ini hanyalah sesi foto prewedding
yang sesungguhnya tanpa ada paksaan dan kita sama-sama saling mencintai jadi
tidak ada yang perlu di khawatirkan ok.” Kata Raffa sambil memeluk Kaira.
“Iya mas.” Jawab Kaira.
Kemudian mereka segera melakukan
sesi foto prewedding dengan bantuan dan arahan dari fotografer dengan tema yang
simple namun tetap terlihat elegan.
Setelah selesai, mereka pergi ke restoran untuk makan siang.
“Mau makan dimana?” Tanya Raffa.
“Aku pengen makan mie ramen mas.” Kata Kaira.
“Ok, aku tau salah satu restoran
“Iya mas. Aku kapan hari makan
mie ramen di samping apartemen kita mas dan disana nggak sengaja aku bertemu
dengan suster Hana, jadi aku makan bersama dengannya.
“Oh gitu, bagus deh jadinya kan kau tidak makan sendirian.” Kata Raffa.
“Iya, aku juga mengundang dia
untuk datang ke acara pesta pernikahan kita. Boleh kan mas?” Tanya Kaira.
“Iya boleh kok.” Jawab Raffa.
“Oh ya mas bagaimana apa kau
sudah dapat kabar tentang keberadaan Rasya dan Angel disini?” Tanya Kaira.
“Iya memang benar Angel tinggal
__ADS_1
disini, kalau untuk Rasya aku belum dapat memastikan apakah dia berada disini
atau tidak, kemungkinan sih dia mengganti identitas dia.” Kata Raffa.
“Bagaimana kau tau bahwa Rasya kemungkinan mengganti identitasnya?” Tanya Kaira.
“Karena Angel juga mengganti
namanya menjadi Haruka.” Jawab Raffa.
“Oh jadi dia mengganti namanya
menjadi sakura. Lalu apakah kita juga perlu mengganti nama kita agar mereka
tidak mengetahui keberadaan kita mas. Aku sangat yakin bahwa mereka berdua itu
bersekongkol mas.” Kata Kaira.
“Kenapa kamu sangat yakin?” Tanya Raffa.
“Kau tau feeling seorang wanita itu sangat kuat.” Jawab Kaira.
“Hmmm. Kalau aku memang memiliki nama
Jepang disini. Jadi identitasku memakai nama jepang. Kalau begitu nama jepang
mu adalah Mika. Bagaimana?” Tanya Raffa sambil tertawa.
“Hahaha boleh juga, baiklah tidak
masalah. Mika bagus juga kok. Kalau nama jepangmu apa mas? Kenapa aku tidak
mengetahuinya dan kenapa juga kau tidak memberitahuku?” Tanya Kaira.
“Namaku Hiro. Aku hanya memakai
nama itu di tempat kerjaku saja jadi aku tidak perlu memberitahumu.” Jawab
Raffa.
“Hmmm baiklah. Jawab Kaira.
Pengumuman :
Terimakasih atas opsi dan sarannya ya teman-teman readers. Author akan memilih suara terbanyak ya yaitu akan update setiap hari, one day one episode dan nanti di akhir minggu author akan usahakan untuk update dua episode sekaligus.
__ADS_1
Selamat membaca dan tetap jaga kesehatan ya.
Terimakasih banyak.