Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 63


__ADS_3

Arabella dan


Daniel datang ke acara pesta pernikahan Jerry dan Feya. Seluruh keluarga Raffa


kaget melihat kedatangan Arabella dan Daniel, bahkan Feya dan Jerry sangat syok


melihatnya.


“Hai, selamat ya


atas pernikahan kalian.” Kata Arabella sambil menggandeng Daniel.


“Kak Arabella?”


Kata Feya sangat syok.


“Bagaimana kamu


bisa tau kalau kami menikah hari ini?” Tanya Jerry.


“Bagaimana bisa


kalian menyembunyikan kabar bahagia ini dariku?” Tanya Arabella.


“Saya


mengucapkan selamat atas pernikahan adikku Feya dan Jerry mantan pacarku,


kalian benar-benar pasangan yang sangat luar biasa.” Kata Arabella di hadapan


seluruh keluarga dan tamu undangan sehingga para tamu undangan langsung


membicarakan pernikahan Feya dan Jerry.


“Oh jadi


mempelai prianya menggoda adiknya wanita itu, wah wah tidak beres keluarga


ini.”


“Sangat


memalukan, laki-laki itu berselingkuh dengan adik wanita itu.”


“Kasian sekali


wanita itu.”


Kemudian Raffa


mengajak Arabella ke suatu tempat.


“Lepaskan


tanganku.” Kata Arabella.


“Jangan membuat


para tamu undangan malu, makanya papi dan mami tidak memberitahumu karena takut


terjadi suatu hal. Papi juga sebenarnya tidak menyetujui hubungan Jerry dan


Feya tapi mau bagaimana lagi mereka tetap ingin menikah. Papi tau bagaimana


perasaan kamu, papi juga bingung mau bagaimana lagi. Maafkan papi.” Kata Raffa.


“Untuk apa papi


meminta maaf padaku, yang salah itu mereka berdua karena memiliki hubungan di


belakangku dan sekarang memutuskan untuk menikah.” Kata Arabella.

__ADS_1


Kemudian Feya


menghampiri Raffa dan Arabella.


“Lebih baik


kakak pergi dari sini, aku memang sengaja untuk tidak memberitahu kakak tapi


tiba-tiba kakak datang dan membuat suasana menjadi kacau.” Kata Feya.


“Wanita murahan,


perebut laki orang, tega sekali kamu melakukan ini padaku.” Bisik Arabella.


Karena kesal Feya mendorong Arabella, beruntung Daniel menangkapnya. Jerry pun


datang pula.


“Jangan kasar


padanya.” Kata Daniel.


“Apa yang kamu


lakukan? Kenapa membuat suasana jadi semakin kacau?” Kata Jerry.


“Urus istrimu


dengan baik, ingat ya aku hanya mengucapkan selamat tidak mendokan kalian


berdua bahagia. Bye!” Kata Arabella kepada Jerry dan Feya.


“Dasar


menyebalkan, pergi kamu dari sini. Mulai sekarang kita bukanlah saudara.” Kata


Feya.


pernah menganggapmu sebagai adikku setelah mengetahui hubungan kalian.” Kata


Arabella, lalu dia pergi bersama Daniel.


“Tunggu.” Kata


Kaira.


“Aku harus


pergi.” Kata Arabella.


“Ada yang ingin


mami bicarakan denganmu.” Kata Kaira.


“Bicaralah


dengan keluargamu, aku akan menunggumu diluar.” Kata Daniel.


“Baiklah, maaf


karena saya sungguh merepotkan bapak.” Bisik Arabella.


Kemudian Daniel


pergi, sedangkan Arabella berbicara dengan Kaira.


“Bagaimana


kabarmu? Sepertinya kamu sangat baik-baik saja. mami senang melihatmu bisa


sukses seperti ini, bahkan kamu semakin terlihat sangat cantik. Apakah lelaki

__ADS_1


yang bersamamu tadi adalah kekasihmu? Mami harap begitu, kamu berhak marah atau


membenci mami, mami tidak akan pernah menyalahkanmu. Tapi ingat satu hal mami


tetaplah ibumu.” Kata Kaira.


“Jaga diri mami


dengan baik, aku harus pergi.” Kata Arabella.


“Bolehkah mami


memelukmu? Mami sangat merindukanmu.” Kata Kaira, lalu Arabella memeluk Kaira.


“Mami senang melihatmu bisa hidup dengan bahagia di Singapore. Mami selalu mendoakan


yang terbaik untukmu karena bagaimanapun juga aku tetaplah ibumu.” Kata Kaira.


“Terima kasih


mami telah menyayangiku selama ini. Aku pergi sekarang ya.” Kata Arabella.


“Bolehkah mami


bertanya suatu hal padamu?” Tanya Kaira.


“Tanya apa?”


Tanya Arabella.


“Siapa lelaki


tadi? Mami hanya mempercayaimu. Mami tidak percaya perkataan orang.” Kata


Kaira.


“Dia atasanku,


aku tidak ada hubungan khusus dengannya. Dia hari ini membantuku, dia


menemaniku datang kesini.” Kata Arabella.


“Sepertinya dia


menyukaimu, mami doakan yang terbaik untukmu.” Kata Kaira.


“Mana mungkin


atasanku menyukaiku.” Kata Arabella.


“Tidak ada yang


tidak mungkin di dunia ini sayang. Pergilah, dia pasti sedang menunggumu.” Kata


Kaira.


“Aku pergi dulu,


jaga diri mami ya.” Kata Arabella.


"Lain kali tolong kabari mami ya." Kata Kaira, Arabella pun mengangguk.


 


 


Info :


Jangan lupa mampir juga ke cerita terbaruku yang berjudul "Terpaut Usia 15 Tahun".


Ditunggu like nya ya, terima kasih. Setiap hari update loh.

__ADS_1


__ADS_2