Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 34


__ADS_3

Feya menghampiri


Viona yang sedang terbaring di rumah sakit. Disana juga terlihat Raffa,


Arabella, Kaira dan Kei.


“Jadi Viona


membohongiku? Mami baik-baik saja. Aku harus berpura-pura merasa bersedih atas


kejadian yang menimpa Viona.” Kata Feya dalam hati.


“Bunda Bunda,


apa yang terjadi padanya pa?” Tanya Feya.


“Bunda kamu


terjatuh dari rooftop di kantornya.” Kata Raffa.


“Bagaimana bisa


itu terjadi pada bunda pa?” Tanya Feya sambil menangis.


“Papi juga tidak


tau apa yang terjadi padanya, saat itu papi sedang ada meeting di luar kota dan


lagipula sudah malam jadi tidak ada yang melihat.” Kata Raffa.


“Apakah papi


mengecek cctv?” Tanya Arabella.


“Tidak ada


rekaman cctv, cctv nya rusak di bagian rooftop, sepertinya ada yang


menghapusnya. Aku harus mencari tau apa yang terjadi padanya.” Kata Raffa.


“Papi tenang ya,


yang penting sekarang bunda baik-baik saja.” Kata Feya.


“Dia sangat


kritis, papi khawatir bundamu tidak akan selamat.” Kata Raffa.


“Bagus, lebih


baik dia mati saja sekalian.” Kata Feya dalam hati.


“Bunda harus


sembuh, aku yakin dia akan baik-baik saja kok pa.” Kata Feya.


“Doakan yang


terbaik untuknya.” Kata Raffa.


“Bukankah kamu


sedang dirawat dirumah sakit? Tadi mami menghampirimu tapi dikamarmu kosong.

__ADS_1


Kamu pergi kemana? Apakah bunda pergi menghampiri dan menjemputmu?” Tanya Kaira


kepada Feya.


“Aku sore tadi


sudah keluar dari rumah sakit dan aku pulang sendiri, bunda tidak menjemputku.


Saat aku perjalanan menuju rumah tiba-tiba kak Arabella menelfonku.” Kata Feya.


“Perjalanan


menuju rumah? Tapi kok lama sekali? Apakah kamu mampir ke suatu tempat? Apa


benar bunda tidak menjemputmu? Setauku bunda menjemputmu dirumah sakit.” Kata


Arabella merasa ada yang janggal.


“Ini Jakarta kak


wajar saja jika terjebak macet, lagipula bunda tidak menemuiku.” Kata Feya.


“Apakah bunda


menelfonmu?” Tanya Arabella.


“Tidak, lihat


saja riwayat panggilanku tidak ada nomor bunda.” Kata Feya.


“Kamu menelfon


mami?” Tanya Kaira.


merindukan mami. Kenapa mami tidak menerima panggilanku?” Tanya Feya.


“Ponsel mami


sedang off.” Kata Kaira.


“Apa benar bunda


dan kamu tidak saling bertemu?” Tanya Arabella curiga.


“Kakak


mencurigaiku? Aku dan bunda tidak bertemu. Kalau tidak percaya tanyakan saja


pada perawat, aku pulang sendiri dari rumah sakit.” Kata Feya.


“Aku merasa ada


yang aneh pa dengan kecelakaan yang menimpa bunda.” Kata Arabella.


“Sudah jangan


saling menyalahkan, kita akan tau setelah bundamu sadar.” Kata Raffa.


“Gawat, kak


Arabella mencurigaiku. Aku harus bagaimana ini.” Tanya Feya dalam hati.


“Bunda, aku

__ADS_1


mohon cepatlah sadar dan cepatlah bangun. Aku tidak mau bunda seperti ini.”


Kata Feya.


**


Feya menelfon


Jerry.


“Hallo kak, kamu


dimana?” Tanya Feya.


“Aku di


apartemen, ada apa? Apakah Viona sudah sadar?” Tanya Jerry.


“Belum kak, tapi


aku takut saat dia sadar dia akan melaporkanku ke polisi,, bagaimana ini kak?”


Tanya Feya.


“Jangan


khawatir, kita harus pastikan bahwa dia tidak mengatakan apapun. Lagipula dia tidak


bisa menuntutmu karena dia tidak memiliki bukti. Aku sudah menyingkirkan


buktinya yaitu rekaman cctv, aku juga sudah menghilangkan sidik jari yang


melekat di badan dan baju milik Viona jadi kamu akan aman.” Kata Jerry.


“Benarkah?


Bagaimana cara kak Jerry menghilangkan sidik jariku?” Tanya Feya.


“Kamu tidak


perlu tau.” Kata Jerry.


“Terima kasih


banyak kak, kenapa kak Jerry menolongku? Kenapa kak Jerry melakukan hal ini


padaku? Aku sangat berterima kasih banyak pada kakak.” Kata Feya.


“Karena aku


menyukaimu sejak lama, aku merasa bersalah denganmu.” Kata Jerry.


“Apa? Kakak menyukaiku?


Lalu bagaimana dengan kak Arabella?” Tanya Feya.


“Dia hanya


memanfaatkanku saja, aku tau dia mencintaiku tapi aku kecewa dengannya. Jangan


sampai siapapun tau tentang masalah ini.” Kata Jerry.


“Baik kak,

__ADS_1


setelah semua ini beres aku akan menemui kakak.” Kata Feya.


__ADS_2