Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 121


__ADS_3

Raffa sedang menelfon seseorang yang ia kenal.


“Hallo bagaimana apakah rencana kita berhasil?” Tanya Raffa.


“Sejauh ini berhasil, ternyata Rasya sangat mudah sekali tergoda tanpa ada curiga sama sekali kepada saya,


bahkan saya yakin dia akan menandatangani surat yang bapak maksud. Sedikit lagi dia akan luluh dan pasti menandatangani surat tersebut dan aset milik Rasya akan jatuh ke tangan bapak.” Kata wanita tersebut.


“Yang penting saya bisa mendapatkan apa yang seharusnya menjadi milik saya. Saya mohon jangan sakiti


dia yak arena dia memiliki seorang istri dan anak.” Pesan Raffa.


“Semua asset ini kan memang milik bapak, Rasya merampasnya dari bapak kan. Bapak tenang saja saya hanya


mempermainkan dia saja, saya akan membuat dia semakin jatuh cinta pada saya lalu sedikit demi sedikit akan saya tinggalkan dia dan saat itu lah dia akan memohon pada saya. Lalu bagaimana dengan rencana bapak disana apakah berjalan dengan lancar?”


“Saya sedang menyiapkan beberapa berkas terkait perusahaan saya di Indonesia yang sebelumnya saya bangun yang juga telah di ambil alih oleh Rasya. Dengan berkas dan bukti yang cukup saya yakin seluruh direksi hotel A akan percaya pada saya dan dengan demikian saya yakin Rasya pasti akan di keluarkan bahkan di usir karena tindakannya yang salah itu. Terimakasih banyak atas bantuannya, saya tidak akan melupakan bantuan anda dan saya juga telah menyiapkan sesuatu yang pantas untuk anda.” Kata Raffa.


“Bapak tidak usah bingung masalah itu, saya hanya minta satu hal saja.” kata wanita tersebut.


“Apa?” Tanya Raffa.


“Saya ingin ibu saya sehat.” Kata wanita itu.


“Tenang saja, saya akan usahakan yang terbaik untuk ibu anda.” Kata Raffa.

__ADS_1


Jadi wanita tersebut adalah kenalan teman Raffa yang membantu rencana Raffa. Ibunya sedang sakit dan


membutuhkan biaya untuk perawatan akhirnya Raffa membantu biaya perawatan ibunya dan sebagai balas budi wanita tersebut, akhirnya dia membantu rencana Raffa untuk mengambil alih perusahaan yang telah dia dirikan dan juga berencana agar Rasya menyudahi semua perbuatan curangnya itu. Wanita itu bernama Min Yu


Ra.


**


Di Korea, Yura sedang menjalankan misinya, dia sedang bertemu dengan Rasya di sebuah hotel. Dia berencana untuk menggodanya agar dia mau menandatangani seluruh berkas yang telah ia rencanakan bersama Raffa.


“Kau cantik sekali hari ini Yura.” Puji Rasya.


“Aku tuangkan minuman untukmu ya, aku janji akan melayanimu hari ini sepuasnya tapi setelah tandatangan


perjanjian kerjasama kita ya.” Rayu Yura.


“Aku tidak mau kalau begitu.” Kata Yura cemberut.


Akhirnya Rasya mau menandatangani surat tersebut.


“Kok berlembar-lembar suratnya, sebentar aku mau baca dulu.” Kata Rasya.


Karena takut Rasya mengetahui isi surat tersebut akhirnya Yura memberinya minum dan membuka baju Rasya.


“Ayolah buruan tandatangannya biar kita bisa segera ena-ena.” Rayu Yura.

__ADS_1


Dan karena Rasya sudah mulai tidak sadarkan diri akhirnya dia menandatangani surat tersebut. Dan mereka pun


terlelap setelah keasyikan bercinta.


 Keesokan paginya, Rasya bangun dan melihat di sekelilingnya sangat berantakan namun Yura tidak terlihat. Lalu


pintu kamar terbuka, dan yang masuk adalah Yura.


“Kau sudah bangun?” Tanya Yura.


“Sudah, kau darimana memangnya?” Tanya Rasya.


“Aku ada urusan, sekalian mengirimkan berkas dan surat perjanjian kerjasama kita ke sekretarisku.” Kata Yura.


“Oh gitu berarti kita sudah resmi bekerjasama ya mulai saat ini ya.” Kata Rasya senang.


“Tentu. Aku mau mandi dulu ya.” Kata Yura.


“Aku temani ya.” Goda Rasya.


“Jangan ah, aku malu.” Kata Yura.


“Kenapa mesti malu sih? Bukankah kau sudah melihatku semalam? Ayolah mau ya aku temani, kita mandi bersama ya.” Rayu Rasya.


“Dasar lelaki tidak bisa menahan sama sekali, bodoh sekali kau bisa tertipu. Aku jadi kasian sama keluarganya

__ADS_1


hahahaha. Kalau bukan demi pengobatan ibuku aku juga tidak akan pernah mau melakukan ini semua. Memang kau kaya dan tampan tapi sayang kelakuanmu sangat buruk.” Kata Yura dalam hati.


Akhirnya Yura dan Rasya mandi bersama.


__ADS_2