
Sore harinya Kaira memasak steak favorit suaminya.
Dalam hati Kaira, “Gue nggak tau ini medium atau
nggak, setauku ya cuma mateng enak itu aja. Ribet amat deh mau makan daging.
Uda jam 5 tapi kok Raffa belom pulang juga ya. Ok masak uda selesai, sekarang gue mau
mandi dulu kalo gitu sekalian mau luluran biar si Raffa nggak jijik lagi sama
gue haha.”
Jam menunjukkan pukul 7 PM, Raffa pulang ke rumah.
Kaira menunggunya di ruang tamu sambil nonton tv.
“Uda pulang mas? Sini aku bawakan tas nya, sekarang
kamu mandi dulu terus makan malam yuk.” Kata Kaira.
“Aku uda makan, aku capek banget aku langsung ke
kamar.” Jawab Raffa.
“Tapi mas aku kan uda masakin buat kamu, kamu nggak
mau makan masakanku ya?” Tanya Kaira.
“Aku capek seharian ini kerja, lagian aku uda makan
sebelum pulang kerja tadi.” Jawab Kaira.
“Terus yang makan makanan nya sapa mas? Aku juga belom
makan ini nunggu kamu pulang.” Kata Kaira.
“Yauda kau makan saja kalo nggak habis buang aja,
__ADS_1
repot banget sih. Uda aku mau ke atas. Oh ya badanku capek banget, pijitin aku
sekarang juga.” Perintah Raffa.
“Iya, kamu ke atas dulu saja. Aku mau makan sebentar.”
Kata Kaira.
“Jangan lama-lama.” Bentak Raffa.
Setelah makan, Kaira segera menuju ke kamar untuk memijit Raffa.
“Mau dipijit sekarang mas?” Tanya kaira.
“Iya.” Jawab Raffa.
Lalu Kaira mengambil minyak aromatherapy untuk pijit
namun Raffa tertidur di sofa. Akhirnya Kaira tidak jadi memijit suaminya. Dalam
hati Kaira, “Lah kok uda tidur sih. Pasti kecapekan deh, yauda kalo gitu. Selamat
Tiba-tiba ponsel milik Raffa berbunyi ada telfon masuk
dari nomor yang tidak dikenal, namun Kaira hanya melihatnya karena takut untuk
menerimanya. Setelah ponselnya tidak bordering lagi, dia melihat tas kerja
milik Raffa, ingin sekali Kaira membuka dan melihat isinya karena dia dipenuhi
dengan rasa curiga yang berlebihan terhadap suaminya. Lalu Kaira memberanikan
diri untuk membuka tas milik Raffa secara diam-diam. Didalam tas tersebut ada
dua buah ponsel berwarna hitam dan putih serta terdapat dua dompet, Kaira
kemudian membuka ponselnya yang berwarna putih. Betapa terkejutnya ketika dia
melihat wallpaper ponselnya yang memakai foto seorang wanita cantik yang tidak
__ADS_1
lain adalah si Angel dan di ponsel berwarna hitam terdapat foto si Amelia.
Seketika Kaira
langsung meneteskan air matanya. Selain itu didalam tas kerja milik suaminya
juga terdapat lipstick dan bedak wanita. Kaira semakin yakin bahwa itu milik
kedua wanita tersebut, yang paling membuat Kaira menangis adalah ternyata si Angel
adalah teman sekolahnya saat SMA dulu. Dalam hati Kaira, “Ya Tuhan apa-apaan ini semua, ternyata suamiku memiliki dua wanita sekaligus. Aku juga tidak menyangka bahwa Angel yang dulu dikenal polos dan
pendiam saat SMA adalah wanita simpanan suamiku. Cobaan apalagi ini Tuhan.”
Kemudian Kaira
menggeledah tas kerja milik Raffa kembali, lalu menemukan diary milik Raffa. Didalam
diary tersebut terdapat foto seorang wanita yang sepertinya diambil beberapa tahun
lalu .
Dalam hati
Kaira, “Jadi ini yang namanya Alina. Dia sangat
cantik dan mereka sepertinya saling mencintai. Aku harus cari tau ketiga wanita
ini. Gue adalah istri sah nya Raffa jadi gue lebih berhak memiliki Raffa
seutuhnya dan gue nggak boleh kalah dari ketiga wanita ini. Apa gue mending
ketemu sama adiknya Raffa si Renata ya, pasti dia tau semua tentang Raffa.”
__ADS_1