Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 45


__ADS_3

Sore harinya Kaira memasak steak favorit suaminya.



Dalam hati Kaira, “Gue nggak tau ini medium atau


nggak, setauku ya cuma mateng enak itu aja. Ribet amat deh mau makan daging.


Uda jam 5 tapi kok Raffa belom pulang juga ya. Ok masak uda selesai, sekarang gue mau


mandi dulu kalo gitu sekalian mau luluran biar si Raffa nggak jijik lagi sama


gue haha.”


Jam menunjukkan pukul 7 PM, Raffa pulang ke rumah.


Kaira menunggunya di ruang tamu sambil nonton tv.


“Uda pulang mas? Sini aku bawakan tas nya, sekarang


kamu mandi dulu terus makan malam yuk.” Kata Kaira.


“Aku uda makan, aku capek banget aku langsung ke


kamar.” Jawab Raffa.


“Tapi mas aku kan uda masakin buat kamu, kamu nggak


mau makan masakanku ya?” Tanya Kaira.


“Aku capek seharian ini kerja, lagian aku uda makan


sebelum pulang kerja tadi.” Jawab Kaira.


“Terus yang makan makanan nya sapa mas? Aku juga belom


makan ini nunggu kamu pulang.” Kata Kaira.


“Yauda kau makan saja kalo nggak habis buang aja,

__ADS_1


repot banget sih. Uda aku mau ke atas. Oh ya badanku capek banget, pijitin aku


sekarang juga.” Perintah Raffa.


“Iya, kamu ke atas dulu saja. Aku mau makan sebentar.”


Kata Kaira.


“Jangan lama-lama.” Bentak Raffa.


Setelah makan, Kaira segera menuju ke kamar untuk memijit Raffa.


“Mau dipijit sekarang mas?” Tanya kaira.


“Iya.” Jawab Raffa.


Lalu Kaira mengambil minyak aromatherapy untuk pijit


namun Raffa tertidur di sofa. Akhirnya Kaira tidak jadi memijit suaminya. Dalam


hati Kaira, “Lah kok uda tidur sih. Pasti kecapekan deh, yauda kalo gitu. Selamat


Tiba-tiba ponsel milik Raffa berbunyi ada telfon masuk


dari nomor yang tidak dikenal, namun Kaira hanya melihatnya karena takut untuk


menerimanya. Setelah ponselnya tidak bordering lagi, dia melihat tas kerja


milik Raffa, ingin sekali Kaira membuka dan melihat isinya karena dia dipenuhi


dengan rasa curiga yang berlebihan terhadap suaminya. Lalu Kaira memberanikan


diri untuk membuka tas milik Raffa secara diam-diam. Didalam tas tersebut ada


dua buah ponsel berwarna hitam dan putih serta terdapat dua dompet, Kaira


kemudian membuka ponselnya yang berwarna putih. Betapa terkejutnya ketika dia


melihat wallpaper ponselnya yang memakai foto seorang wanita cantik yang tidak

__ADS_1


lain adalah si Angel dan di ponsel berwarna hitam terdapat foto si Amelia.




Seketika Kaira


langsung meneteskan air matanya. Selain itu didalam tas kerja milik suaminya


juga terdapat lipstick dan bedak wanita. Kaira semakin yakin bahwa itu milik


kedua wanita tersebut, yang paling membuat Kaira menangis adalah ternyata si Angel


adalah teman sekolahnya saat SMA dulu. Dalam hati Kaira, “Ya Tuhan apa-apaan ini semua, ternyata suamiku memiliki dua wanita sekaligus. Aku juga tidak menyangka bahwa Angel yang dulu dikenal polos dan


pendiam saat SMA adalah wanita simpanan suamiku. Cobaan apalagi ini Tuhan.”


Kemudian Kaira


menggeledah tas kerja milik Raffa kembali, lalu menemukan diary milik Raffa. Didalam


diary tersebut terdapat foto seorang wanita yang sepertinya diambil beberapa tahun


lalu .



Dalam hati


Kaira, “Jadi ini yang namanya Alina. Dia sangat


cantik dan mereka sepertinya saling mencintai. Aku harus cari tau ketiga wanita


ini. Gue adalah istri sah nya Raffa jadi gue lebih berhak memiliki Raffa


seutuhnya dan gue nggak boleh kalah dari ketiga wanita ini. Apa gue mending


ketemu sama adiknya Raffa si Renata ya, pasti dia tau semua tentang Raffa.”

__ADS_1


__ADS_2