Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 154


__ADS_3

Setibanya dihotel, Raffa dan


Kaira segera memesan kamar suite room untuk mereka berdua.


“Tadi saya sudah pesan satu suite


room melalui aplikasi.” Kata Kaira.


“Baik, coba saya cek dahulu ya


ibu.” Kata resepsionis hotel.


“Iya.” Kata Kaira.


“Oh ini sudah masuk pesanannya,


satu suite room atas nama Kaira Andini ya?” Tanya resepsionis hotel.


“Iya betul.” Kata Kaira.


“Silahkan ini kuncinya, kamarnya


ada di lantai 7 nomor 54. Ada yang bisa dibantu lagi?” Tanya resepsionis hotel.


“Terimakasih banyak, permisi.”


Kata Kaira.


Kaira kemudian segera menuju


kamar hotel bersama suaminya.


“Ayo sayang.” Ajak Kaira.


“Iya, lantai berapa?” Tanya


Raffa.


“Lantai 7 nomor 54 sayang.” Kata


Kaira.


Kaira menggandeng lengan suaminya


dengan erat seakan takut kehilangan suaminya.


“Kau kenapa sih?” Tanya Raffa


sambil tersenyum heran melihat tingkah suaminya.


“Memangnya tidak boleh kalau


istri menggandeng suaminya ditempat umum?” Tanya Kaira.


“Ya boleh, tapi aneh aja biasanya


tidak seerat ini gandengnya.” Kata Raffa. Kemudian Kaira tiba-tiba mencium


suaminya didalam lift.


“Diamlah dan jangan bergerak.”


Kata Kaira.


“Berani sekali kau sekarang ya.”


Kata Raffa. Setelah cukup lama mereka berciuman kemudian sampailah di lantai 7.


“Ayo kita sudah sampai.” Kata


Raffa. Namun Kaira tidak segera keluar dari lift.


“Ayo kenapa tidak keluar?” Tanya


Raffa. Namun Kaira hanya diam sambil member Raffa kode tersembunyi.


“Astaga kau benar-benar ya.” Kata


Raffa, kemudian Raffa masuk kembali kedalam lift lalu mencium istrinya.


“Ayo keluar, nanti ketahuan orang


lagi. Kan lebih enak kalau didalam kamar.” Kata Raffa.


“Biar seperti di darama atau film

__ADS_1


gitu sayang kalau didalam lift.” Kata Kaira.


“Kalau di film atau drama kan


memang sengaja menambahkan bumbu romantic agar bisa menarik perhatian penonton.


Ayo cepat keluar. Itu kamar kita nomor 54 kan?” Kata Raffa.


“Hmmmm, iya nomor 54 mas.” Kata


Kaira.


Kemudian mereka masuk kamar


hotel.



“Wah bagus sekali kamarnya.” Kata


Kaira.


“Kau ini seperti tidak pernah


menginap di hotel mewah saja.” Kata Raffa.


“Berisik deh. Aku mau merekam


kamarnya dulu.” Kata Kaira.


“Kau mau jadi vlogger memangnya?


Sudah cepat mandi.” Kata Raffa.


“Buat dokumentasi sayang, jadi


ini adalah salah satu hotel mewah di Jakarta guys, kali ini saya pesan suite


room, viewnya sangat bagus, kita buka dulu jendelanya dan wah pemandangannya


sangat indah. Pokoknya hotel ini recommended sekali ya.” Kata Kaira.


“Sebenarnya kau kesini untuk


“Hahaha ya dua-duanya dong


sayang.” Kata Kaira.


“Ayo kita mandi dulu.” Kata


Raffa.


“Mandi bareng nih?” Tanya Kaira.


“Iya lah, ayo cepat.” Kata Raffa.


“Ya ampun buru-buru sekali sih.”


Kata Kaira. Lalu Raffa menggendong istrinya dari belakang, Kaira kaget dan


berteriak.


“Aaaaaa kau ini bikin kaget saja


deh.” Gerutu Kaira.


“Kaget tapi enak kan?” Goda


Raffa.


Lalu Kaira mencium suaminya dan


mereka pun akhirnya mandi bersama.


Setelah itu mereka pun


melakukannya dengan penuh kasih sayang.


“Kali ini harus jadi ya.” Kata


Raffa.


“Semoga ya sayang, aku juga ingin


memiliki anak lagi. Ayo cepat mas lakukan aku sudah sangat tidak sabar.” Kata

__ADS_1


Kaira.


“Aku akan melakukannya ya.” Kata


Raffa.


**


Malam hari, mereka terbangun.


“Jam berapa sekarang?” Tanya


Raffa.


“Jam 8 malam mas. Tidak terasa ya


kita tertidur sangat lama dari siang tadi.” Kata Kaira.


“Aku lapar, cepat pesankan


makanan.” Kata Raffa.


“Baik, tunggu sebentar ya sayang


aku mau pakai baju dulu.” Kata Kaira.


“Tidak usah, aku masih mau lagi.”


Kata Raffa.


“Iya aku juga, aku hanya akan


pakai piyama saja kok.” Kata Kaira.


Kemudian Kaira memesan makanan


melalui telfon yang ada didalam kamar mereka. Tidak lama kemudian makanannya


pun datang.


“Biar aku yang keluar, kau kan


tidak pakai apa-apa.” Kata Raffa.


“Kan kamu yang menyuruhku seperti


ini.” Kata Kaira.



“Kau pesan beef?” Tanya Raffa.


“Iya sayang, kenapa?” Tanya


Kaira.


“Aku kira kau pesan nasi.” Kata


Raffa.


“Aku lagi ingin makan steak


sayang, boleh kan?” Tanya Kaira.


“Iya tentu boleh, suapin dong.”


Kata Raffa dengan manja.


Mereka pun menikmati makan malam


dengan mesra dan saling menyuapi satu sama lain.


 


 


 


Info :


Jangan lupa bantu author untuk like, comment dan subscribe channel youtube author ya, nama channel aku "Bells Diary". Terimakasih. Ini ya teman-teman channel youtube aku, yuk segera ditonton terus di subscribe ya. Terimakasih.



__ADS_1


__ADS_2