
Angel segera siap-siap untuk
pindahan, saat akan masuk kedalam mobil tiba-tiba ada yang menarik tangan Angel
dan menutup mulut si Angel. Sedangkan mobil yang akan dia tumpangi untuk
pindahan sudah berangkat.
“Mau lari kemana kau?” Tanya Raffa.
“Raffa? Apa-apaan kau? Lepaskan
aku atau aku akan teriak oh tidak atau kau akan menyesal karena aku bisa saja
menganggu si Kaira. Aku tau kalau saat ini si Kaira tengah hamil kan, bagaimana
ya rasanya jika dia harus kehilangan bayinya hahaha.” Ancam Angel.
“Jangan pernah kau berani menyentuh istriku.” Ancam Raffa.
“Apa kau bilang istriku? Aku juga pernah jadi istrimu kan dulu sayang hahaha.” Ejek Angel.
“Tutup mulutmu, aku muak melihatmu.” Kata Raffa kesal.
“Aku peringatkan kau sekali lagi
untuk tidak mengangguku dan juga keluargaku, bagaimana ya jika saat ini mobil
yang sedang ditumpangi oleh anakmu justru tidak sampai ke tujuanmu oh mungkin
saat ini mobil itu sedang menuju ke bandara dan segera terbang ke Indonesia
__ADS_1
lalu sesampainya disana akan ditampung oleh panti asuhan karena ditelantarkan
oleh orang tuanya.” Ancam Raffa. Supir yang mengantarkan Angel pindahan adalah
orang suruhan Raffa dan baby sitternya telah bekerjasama dengan Raffa pula.
“Tidak mungkin, dia sedang bersama baby sitternya.” Kata Angel tidak takut dengan ancaman Raffa.
Lalu Raffa menelfon baby sitter Kenzo.
“Hallo, kau sampai mana?” Tanya Raffa.
“Sebentar lagi akan masuk bandara pak.” Jawab baby sitter Kenzo.
“Apakah dia sedang menangis atau tertidur?” Tanya Raffa.
“Dia sedang tertidur pak.” Jawab baby sitter Kenzo.
padamu alamatnya.” Kata Raffa.
“Baik pak. Terimakasih banyak.”
“Kau lihat bayimu sedang menuju ke Indonesia. Kau ini memang bodoh ya, bisa-bisanya kau mempercayakan seorang bayi pada baby sitter mantan napi seperti dia.” Ejek Raffa.
“Kurang ajar kau, cepat kembalikan anakku.” Kata Angel kesal.
“Temui saja dia di Indonesia, bukankah kau juga ingin pergi kesana?” Ejek Raffa.
Kemudian Angel lari dan buru-buru
menuju bandara namun sayang sekali penerbangannya sudah take off, Angel
__ADS_1
menangis tersedu-sedu karena anaknya dibawa oleh baby sitternya terbang ke
Indonesia. Dia bingung harus berbuat apa, kemudian dia menelfon suaminya namun
tidak ada jawaban. Angel semakin sedih lalu dia mendatangi apartemen Raffa.
Sebelumnya dia menanyakan alamat apartemen Raffa pada suster Hana. Setibanya di
apartemen Raffa, di apartemen itu hanya ada Kaira karena Raffa sedang keluar
membeli makanan untuk istrinya. Bel berbunyi dan Kaira mengecek siapa yang
datang, karena yang datang adalah si Angel, Kaira tidak membukanya.
“Angel? Tau apartemenku dari mana? Untuk apa dia datang kesini, dia mencariku atau mencari Raffa ya, lebih baik tidak usah ku bukakan pintunya. Biarkan saja dia menunggu Raffa diluar.” Kata Kaira dalam hati.
Diluar Angel menunggu sambil mengomel tidak karuan.
“Hei buka pintunya, aku tau kau sedang didalam kan, Raffa Kaira keluar kalian.” Teriak Angel sambil menggedor
pintu.
30 menit kemudian Raffa datang dan dia kaget melihat Angel berada didepan apartemennya. Lalu Raffa
menghampirinya.
“Oh jadi kau sedang berada diluar? Kembalikan anakku!” Pinta Angel.
“Hmmm lakukan dulu apa yang aku perintahkan padamu. Tenang saja lagipula anakmu aman kok.” Kata Raffa.
“Apa maumu?” Tantang Angel.
__ADS_1
“Kau yakin akan mengabulkan permintaanku?” Tanya Raffa sambil senyum-senyum.