
Lima belas tahun kemudian
Arabella berusia 22 tahun, Raffa
sangat memanjakan putri sulungnya itu karena dia merasa bersalah telah
menitipkannya di panti asuhan saat Arabella bayi, selain itu mendiang Angel
juga berpesan kepada Raffa untuk menyayangi dan mencintai putrinya itu.
Sehingga terkadang Arabella menjadi sombong dan semena-mena karena ayahnya yang
selalu memanjakan dan membelanya. Hari itu tepat Arabella berulang tahun yang
ke 22 tahun. Raffa mengadakan pesta ulang tahun yang sangat mewah untuk Arabella karena
permintaan Arabella. Tentu saja hal ini membuat Kaira menjadi sangat sibuk hari itu.
“Papi terima
kasih banyak ya, Arabella senang sekali akhirnya bisa mengadakan pesta ulang
tahun yang sangat mewah dan meriah ini. I love u papi.” Kata Arabella.
“Sama-sama
sayang, kamu hari ini sangat cantik sekali.” Kata Raffa.
“Benarkah?
Terima kasih gaunnya pa, aku suka sekali. Hanya papi yang selalu mengerti dan
sayang sama Arabella.” Kata Arabella.
“Loh kan mami
juga sayang kamu.” Kata Raffa.
“Iya sih tapi
papi jauh lebih peduli denganku daripada mami. Mami sibuk mengurus keperluan
Kei dan Feya. Bahkan gaun ini yang membelikan papi.” Kata Arabella sambil
cemberut.
“Mami sayang
sama semua anak-anaknya kok.” Kata Raffa.
“Mungkin karena
Arabella hanyalah anak angkat kan jadi mami masih belum bisa menerima Arabella
seutuhnya. Aku bisa mengerti itu kok pa.” Kata Arabella sedih, lalu Raffa
__ADS_1
memeluk anaknya.
“Sudah jangan
berfikir yang negatif ya, mami dan papi tidak pernah membedakan anak-anaknya,
papi sama mami sayang sama kamu, Kei dan juga Feya.” Kata Raffa.
Raffa pergi
untuk berganti baju, Kaira menghampiri Arabella.
“Wah hari ini
anak mami sangat cantik.” Kata Kaira sambil membelai rambut anaknya.
“Tentu saja
karena gaun ini aku jadi terlihat sangat cantik.” Kata Arabella.
“Tolong bantu
mami menyiapkan makanan dan kue untuk tamu yuk.” Kata Kaira.
“Apa? Tidak mau,
aku sudah ganti baju dan tampil cantik seperti ini. Nanti kalau bajuku kotor
bagaimana? Bisa kacau dong, suruh saja pembantu, lagipula mami kenapa
repot-repot kan ada pembantu.” Kata Arabella.
itu saja kok tidak mau sih.” Gerutu Kaira.
“Oh jadi mami
marah sama aku, memang benar bahwa mami tidak pernah menyukaiku sejak awal. Apa
salahku sih ma, bukankah mami yang membawaku ke rumah ini. Dikeluarga ini hanya
papi yang peduli dan sayang padaku.” Kata Arabella sambil meneteskan air
matanya.
“Hei hei anak
papi kenapa sedih sih, jangan menangis nanti nggak cantik lagi deh, acaranya
sebentar lagi mau dimulai loh.” Kata Raffa sambil menenangkan anaknya.
“Ini semua
gara-gara mami.” Kata Arabella.
“Sudah sudah,
ayo kita temui para tamunya.” Kata Raffa.
__ADS_1
Lalu Arabella
menuju ruang tamu bersama ayahnya, saat dia berjalan didepan ibunya, dia
tersenyum sinis ke arah ibunya.
“Astaga kenapa
sih Arabella jadi membenciku seperti itu, ini karena mas Raffa selalu
memanjakan Arabella, aku harus memberi pengertian kepada Arabella.” Kata Kairadalam hati.
Acara pun
dimulai, tamu yang hadir cukup banyak diantaranya ada kekasih Arabella yang
juga teman kuliahnya yaitu Jerry, lalu ada teman-temannya yang lain, keluarga besar Raffa dan
tentunya tante Intan.
“Selamat ulang
tahun ya sayang.” Kata Raffa dan Kaira. Raffa mencium putrinya begitu juga
dengan Kaira.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemotongan kue, namun dengan sengaja Jerry
mendorong Feya ke arah kue ulang tahun sehingga kue ulang tahun tersebut
hancur. Arabella sangat kesal namun dia menahan emosinya.
“Apa yang kamu
lakukan Feya? Kenapa kamu menghancurkan kue ulang tahunku?” Tanya Arabella
dengan ekspresi sedih.
“Maaf aku tidak
sengaja kak, tadi ada yang mendorongku lalu aku terjatuh kak.” Kata Feya.
“Kenapa kamu
melakukan ini padaku? Apa salahku? Aku bahkan belum memotong kue nya dan
sekarang kamu menghancurkannya, lihat gaunku juga menjadi kotor seperti ini.
Papi bagaimana ini, aku sangat malu.” Kata Arabella.
“Mohon maaf
sebelumnya, ini hanyalah ketidaksengajaan.” Kata Kaira.
“Mohon maaf
__ADS_1
sebelumnya, acara ini akan tetap berlangsung. Sekali lagi kami mohon maaf.”
Kata Raffa sambil menunduk memohon maaf kepada para tamu undangan.