Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Bagian 5


__ADS_3

Arabella masuk


kedalam vila tersebut.


“Duduklah


disini, aku akan mengambil kotak obat dulu. Kakimu terluka jadi aku harus


mengobatimu.” Kata Ji Yong.


“Tidak usah,


nanti juga akan sembuh dengan sendirinya.” Kata Abel.


“Tidak


apa-apa, bisa infeksi jika dibiarkan.” Kata Ji Yong. Lalu Ji Yong mengambil


obat dan mengobati kaki Abel yang terluka.


“Terima kasih


banyak, maaf merepotkan.” Kata Abel.


“Sama sekali


tidak. Justru aku yang bersalah karena tidak waspada saat menyetir. Sekali lagi


maafkan aku ya. Oh iya perkenalkan namaku Ji Yong, Park Ji Yong.” Kata Ji Yong.


“Ah iya,


perkenalkan namaku Arabella.” Kata Abel.


“Kamu bukan


orang Korea ya? Dari mana kamu berasal?” Tanya Ji Yong.


“Aku berasal


dari Indonesia.” Kata Abel.


Park Ji Yong


adalah pemilik JK Group Holding dimana perusahaan tersebut mengelola beberapa


gedung dan bangunan di Gangnam District, salah satu kawasan elite di ibukota.


Intinya Ji Yong memiliki beberapa gedung yang disewakan di kawasan Gangnam


District. Dia sudah berkeluarga, memiliki seorang istri yang selalu sibuk

__ADS_1


dengan perkumpulan ibu-ibu sosialita. Ji Yong memiliki satu orang anak


perempuan yaitu Park Seok Kyung dan satu anak laki-laki yang bernama Park Ha


Joon. Seok kyung berusia 17 tahun sedangkan Ha Joon baru berusia 7 tahun.


Anak-anak mereka di asuh oleh pengasuh sejak kecil karena ibu mereka selalu


sibuk dengan urusannya.


Park Ji Yong


adalah sosok laki-laki cerdas, tampan dan berkelas serta setia dan penyayang


keluarga. Namun sebenarnya dia adalah laki-laki kesepian yang butuh perhatian


lebih, oleh karena itu dia selalu menghabiskan waktunya lebih banyak di kantor,


sedangkan saat hari libur dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak


laki-lakinya. Anak perempuannya sangat dingin dan kasar serta menghalalkan


segala cara demi mencapai keinginannya, hal itu ia lakukan karena ibu dan


ayahnya yang kaya raya dan memiliki kekuasaan. Berbeda dengan anak laki-lakinya


yang penurut dan penyayang serta tampan dan lucu.


Ji Yong berusia 42 tahun, sedangkan Abel berusia 30 tahun.


**


Ji Yong


membuatkan makanan untuk Abel, sepertinya dia terlihat sangat nyaman dengan


Abel namun Abel tidak ingin membuka hatinya kepada laki-laki karena masih


trauma dengan masa lalunya dengan mantan suaminya. Lagipula Ji Yong juga sudah


berkeluarga jadi dia tidak mungkin menyukai Abel yang baru saja dia kenal.


“Makanlah, aku


membuatkanmu bubur.” Kata Ji Yong.


“Terima kasih,


aku mau kembali pulang saja.” Kata Abel.


“Makanlah

__ADS_1


dulu, nanti aku akan mengantarmu pulang. Kamu kapan kembali ke Seoul?” Tanya Ji


Yong.


“Besok siang.”


Kata Abel.


“Semoga kita


bisa bertemu lagi ya, oh iya jika kamu mau aku bisa memberimu pekerjaan di


perusahaanku.” Kata Ji Yong.


“Benarkah?


Tapi aku sudah sangat nyaman bekerja di kafe milik temanku.” Kata Abel.


“Aku tidak


memaksamu kok, hubungi aku jika butuh bantuan. Bolehkah kita saling tukar


nomor?” Tanya Ji Yong.


“Baiklah, ini


nomorku.” Kata Abel.


“Terima kasih,


senang bisa berkenalan denganmu.” Kata Ji Yong.


“Aku kembali


dulu ke penginapan. Permisi, terima kasih banyak atas jamuannya.” Kata Abel.


Setelah itu


Abel kembali ke vila.


“Dia sangat


baik dan ramah padaku tapi aku tidak boleh mudah percaya padanya. Semua


laki-laki itu sama, mereka hanya bersikap baik jika ada maunya. Apalagi dia


laki-laki kaya raya pasti hanya ingin bersenang-senang saja denganku, aku harus


hati-hati dengannya. Aku tidak akan menyukainya dan meskipun aku bertemu dengannya


lebih baik aku menjauhinya.” Kata Abel dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2