Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 112


__ADS_3

Keesokan paginya Angel pergi ke hotel suaminya untuk bertemu dengan Raffa. Setibanya disana


Raffa sudah menunggu di lobby, lalu Raffa mengajaknya untuk berbicara di restoran dekat hotel


tersebut.


“Apa maumu?” Tanya Angel dengan kasar.


“Mudah sekali. Kau yakin akan melakukan apapun?” Tanya balik Raffa.


“Sebutkan apa maumu? Karena aku sangat khawatir dengan anakku.” Kata Angel.


“Aku ingin seluruh saham maupun aset milik Rasya kembali padaku, karena itu semua adalah milikku


yang kalian rampas.” Kata Raffa.


“Apa kau bilang? Tidak bisa, aku tidak mau jatuh miskin.” Kata Angel.


“Hei apa kau lupa Rasya bisa mendapatkan ini semua karena hasil merampas perusahaanku kan?


Kalau kau tidak setuju aku tidak bisa menjamin keselamatan anakmu.” Ancam Raffa.


“Hei sekarang saja Rasya tidak bisa dihubungi bahkan dia tidak tau kondisiku saat ini bahkan dia juga


tidak tau kalau Kenzo sedang berada di Indonesia. Dompetku dan kartu kreditku semua ada di tas ku


dan tertinggal di mobil itu. Kau memang sengaja kan melakukan hal ini padaku?” Bentak Angel.


“Oh jelas aku sengaja melakukan hal ini padamu karena kau juga tega melakukan penghianatan


padaku bahkan lebih dari itu.” Kata Raffa.


“Kau benar-benar kurang ajar ya. Tidak aku tidak bisa, aku sudah berusaha keras dengan Rasya

__ADS_1


hingga bisa sesukses ini tiba-tiba aku harus mengembalikannya padamu, jangan harap aku mau


melakukan hal itu.” Kata Angel.


“Ok aku akan kasih kau waktu tiga hari dari sekarang, jika kau masih tidak mau aku juga tidak segan-


segan untuk menelantarkan anakmu.” Ancam Raffa.


“Aku tidak takut dengan ancamanmu mengerti kau.” Kata Angel melawan.


Lalu Raffa menelfon baby sitter Kenzo.


“Hallo bagaimana kondisi Kenzo?” Tanya Raffa.


“Dia sedang menangis, apa bapak bisa mendengarnya?”


“Iya aku mendengarnya, kenapa dia menangis?” Tanya Raffa.


“Oh biarkan saja, tidak usah dibawa ke rumah sakit.” Perintah Raffa.


“Baik pak, apa saya perlu beri dia susu?”


“Tidak perlu, biarkan saja kalau perlu buat dia tertidur bagaimana caranya.” Perintah Raffa.


“Baik pak.”


Angel yang mendengar percakapan mereka menjadi menangis karena kondisi anaknya sedang sakit,


dia memohon kepada Raffa untuk membawanya ke rumah sakit.


“Aku mohon bawa Kenzo ke rumah sakit, aku aku janji akan melakukan semua permintaanmu.” Kata


Angel sambil menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


“Aku akan perintahkan baby sitter itu untuk membawanya ke rumah sakit setelah kau tanda tangani


surat persetujuan ini. Surat ini menerangkan bahwa kau dan juga Rasya akan segera mengembalikan


seluruh saham dan aset kalian kepadaku dalam waktu dekat, jika tidak aku tidak akan


mengembalikan anakmu dan aku juga akan melaporkan kepada pihak berwajib atas tuduhan


penipuan serta percobaan pembunuhan.” Ancam Raffa.


“Percobaan pembunuhan?” Tanya Angel heran.


“Kau dan Rasya kan merencanakan akan mencelakaiku bahkan ingin membunuhku saat kau kabur


dengan Rasya kan?” Kata Raffa.


“Tidak, aku tidak melakukan hal itu.” Bantah Angel.


“Jangan banyak bicara, segera tanda tangani surat ini jika kau ingin anakmu dalam keadaan sehat


dan baik-baik saja.” Paksa Raffa.


Akhirnya Angel menandatangani surat perjanjian itu.


“Hallo, tolong rawat Kenzo dengan baik dan bawa dia ke rumah sakit, kasih dia susu juga.” Kata Raffa


menelfon baby sitter Kenzo.


Angel lega mendengarnya, lalu Raffa segera pergi meninggalkan Angel. Angel semakin marah dan


dendam dengan Raffa namun dia tidak tau harus berbuat apa karena dia sangat khawatir dengan


kondisi anaknya.

__ADS_1


__ADS_2